Breaking News
light_mode
Trending Tags

Reuni Alumni FEB Unud, Putri Koster Dorong Peran Akademisi Selamatkan Tenun Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster menghadiri acara Reuni Lintas Angkatan Alumni Tahun 1983 dan 1984 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana yang berlangsung di Gedung Kerthasabha, Jayasabha, Denpasar, Minggu (10/5). Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak kalangan akademisi untuk turut berkontribusi menjaga keberlangsungan tenun Bali melalui penelitian dan penguatan ekosistem UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Putri Koster menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya reuni alumni tersebut serta memaparkan perannya saat ini sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Bali yang aktif menjalankan fungsi pengawasan terhadap perkembangan UMKM di Bali, khususnya sektor kerajinan dan tenun tradisional.

Ia menegaskan bahwa identitas Bali sejak dahulu adalah menenun, bukan membatik. Namun demikian, menurutnya persoalan tenun Bali telah berlangsung puluhan tahun, mulai dari produksi hingga pemasaran. Putri Koster menyoroti kain endek Bali yang telah memiliki kekayaan intelektual komunal, termasuk kain gringsing Bali, namun penjualan di lapangan justru masih didominasi produk tenun dari luar Bali.

“Saya khawatir suatu saat endek tidak lagi dikenal sebagai endek Bali, tetapi menjadi endek Troso atau endek Jepara,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana dapat ikut mengurai persoalan tersebut melalui penelitian serta bekerja sama dengan BRIDA untuk membedah persoalan tenun Bali dari hulu hingga hilir. Menurutnya, rantai ekosistem tenun Bali saat ini sudah terputus sehingga tidak lagi sepenuhnya berbasis swadesi.

Selain endek, Putri Koster juga menyoroti keberadaan songket Bali yang kini mulai banyak diproduksi dengan teknik bordir sehingga mengurangi nilai tradisionalnya. Ia berharap hasil penelitian akademik nantinya mampu memberikan solusi dan titik terang terhadap persoalan tenun di Bali.

“Ketika Bali menjadi titik pasar utama tenun, maka Bali bisa menjadi pusat pasar tenun terbesar di Indonesia,” tambahnya.

Tak hanya soal tenun, Putri Koster juga menyinggung pelestarian bunga kasna yang mulai langka. Saat ini, pihaknya tengah mengupayakan penyusunan perarem agar bunga kasna tetap digunakan dalam setiap upacara adat sebagai langkah pelestarian.

Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya reuni alumni tersebut. Terkait yang disampaikan oleh sang istri, Ny. Putri Koster, tentang keberadaan kain tenun di Bali, ia menilai berbagai produk lokal yang terus tumbuh akan membentuk ekosistem kerajinan rakyat yang kuat di Bali.

Menurutnya, dukungan dan konsistensi Putri Koster dalam menjaga serta melestarikan UMKM lokal, khususnya tenun Bali, menjadi kekuatan penting dalam membangun ekonomi masyarakat Bali. Ia berharap UMKM Bali terus berkembang dan menjadi fondasi ekonomi daerah.

“Semoga kita bekerja lebih profesional dan ikatan alumni ini terus berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga ditampilkan fashion show dari beberapa desainer Bali yang menampilkan kain tenun UMKM lokal Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Matahukum Ingatkan Presiden Cabut Penunjukan Nanik di BGN

    Matahukum Ingatkan Presiden Cabut Penunjukan Nanik di BGN

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Menyikapi proses penyelidikan dugaan penyimpangan dan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga kajian hukum Matahukum menyampaikan sejumlah pandangan dan permintaan terkait penegakan hukum dan kebijakan kelembagaan. Sekretaris Jenderal Matahukum, Mukhsin Nasir, menyatakan bahwa penyidik Kejaksaan Agung perlu memeriksa Nanik secara mendalam. Sebagai pejabat yang […]

  • Arisan Online Twins_SJ Disorot, Puluhan Korban Rugi hingga Rp10 Miliar

    Arisan Online Twins_SJ Disorot, Puluhan Korban Rugi hingga Rp10 Miliar

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Praktik arisan online yang disertai dugaan investasi bodong kembali memicu keresahan masyarakat. Kali ini, grup WhatsApp bernama Twins_SJ menjadi sorotan setelah puluhan anggotanya mengaku mengalami kerugian dalam jumlah besar. Arisan tersebut diduga dikelola oleh seorang perempuan berinisial NNS (31), yang dikenal dengan nama Saska J. Ia disebut berasal dari Banjar Tegal Saat […]

  • Kapolda Riau Tinjau Langsung Kesiapan Jembatan Merah Putih Presisi Kota Dumai

    Kapolda Riau Tinjau Langsung Kesiapan Jembatan Merah Putih Presisi Kota Dumai

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Dumai, Matakompas. Com – Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum di dampingi Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambng S.I.K., S.H., beserta seluruh Kapolsek jajaran Polres Dumai tinjau langsung kesiapan Jembatan Merah Putih Presisi menjelang peresmian oleh Bapak Kapolri. 03/07/26 Peninjauan kesiapan jembatan Merah Putih yang dalam waktu dekat akan diresmikan juga […]

  • Gawat, Kasus Silfester Matutina Sudah Inkracht Sejak 2019 Kini Heboh Lagi

    Gawat, Kasus Silfester Matutina Sudah Inkracht Sejak 2019 Kini Heboh Lagi

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Banyak keanehan dalam sejumlah kasus atau perkara yang ditangani Jaksa di era Joko Widodo. Salah satunya, kasus yang melibatkan Silfester Matutina yang merupakan Relawan Jokowi. Perkara ini mencuat lagi di era Presiden Prabowo Subianto ini, padahal, kasus Silfester Matutina itu sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap segera dieksekusi sejak tahun 2019 lalu. […]

  • Direktur Pertamina Sidak di SPBU

    Direktur Pertamina Sidak di SPBU

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 887
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta untuk memastikan kualitas BBM yang dipasarkan oleh Pertamina. Dalam pemeriksaan yang dilakukan bersama lembaga independen PT Surveyor Indonesia dan PT TUV Rheinland Indonesia, diperoleh hasil bahwa kualitas BBM Pertamina telah sesuai […]

  • Polisi Dinilai Gagal lindungi Keselamatan Pendemo, Publik Desak Presiden Copot Kapolri

    Polisi Dinilai Gagal lindungi Keselamatan Pendemo, Publik Desak Presiden Copot Kapolri

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta — Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) mengecam keras insiden tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Peristiwa itu dinilai sebagai bukti nyata bahwa Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo gagal menjaga keselamatan rakyat dan cenderung berulang melakukan tindakan represif yang […]

expand_less