Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gas Terus, Dugaan Penyalahgunaan Bantuan Dana Desa Dule Kini Ditangani Kejari Tolitoli

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
  • visibility 835
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com JAKARTA – Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) melaporkan dugaan penyalahgunaan bantuan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Dule Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) pada 20 Februari 2025 lalu.

Menurut Kepala Seksie Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulteng Laode Abdul Sofian laporan tersebut sudah diteruskan ke Kejari Tolitoli untuk ditindaklanjuti.

“Laporannya sudah diteruskan ke Kejari Tolitoli untuk di tindaklanjuti,” ujar Sofian singkat saat di konfirmasi wartawan via whatsapp pada Selasa (18/3/2025).

Seperti yang diketahui, sebelumnya dalam laporan yang dilayangkan LAKRI pada 20 Februari 2025 lalu, ditandatangani Hernald A. Loho selaku Direktur Bidang intelijen dan investigasi. Menurutnya sehubungan dengan adanya Indikasi atau dugaan penyalahgunaan bantuan DD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan ADD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 di Desa Diule Kecamatan Tolitoll Utara, Kabupaten Tolitoli dengan uraian permasalahan sebagai berikut.

“Diduga administrasi pencairan anggaran disetiap tahapan tidak mengacu kepada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 145 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Dana Desa yang mengatur secara umum pengelolaan dana desa, seperti proses penganggaran, penyaluran, penatausahaan, dan pertanggungjawaban,” jelasnya.

Menurut Hernald diduga kegiatan fisik yang bersumber dari anggaran DD dilaksanakan tidak sesual dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) terkesan adanya penyimpangan.

“Bahwa diduga Pemerintah Desa Diule Kecamatan Tolitoli Utara Kabupaten Tolitoli dalam melaksanakan pengelolaan ADD dan DD Tahun 2023 tidak melibatkan Perangkat/Aparat Desa sebagai Pelaksana Pengelolaan Keuangan Desa (PPKD) maupun Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa. Hal ini tidak sesuai dengan Permendesa PDTT RI Nomor 7 Tahun 2023,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Desa Diule Kecamatan Tolitoli Utara Kabupaten Tolitoli dalam melaksanakan kegiatan fisik kata Hernald diduga tidak dilaksanakan secara Swakelola melainkan dengan metode borongan kepada orang tertentu. Hal ini tidak sesuai dengan Permendesa PDTT Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2023.

“Diduga dalam pelaksanaan kegiatan Pengadaan Barang tidak mengacu kepada peraturan bupati yang mengatur tentang tata cara pengadaan barang dan jasa di desa baik mengenal Dasar hukum pengadaan barang dan jasa di desa, serta Tata cara pengadaan barang dan jasa di desa,” katanya.

Hernald menjelaskan bahwa dalam pengelolaan bantuan DD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan ADD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 di Desa Diule Kecamatan Tolitoli Utara. Kabupaten Tolitoli telah diduga adanya penyimpangan dan atau penyalahgunaan baik dalam kegiatan Fisik maupun Non Fisik.

KEGIATAN FISIK

Hernald mengungkapkan bahwa dalam kegiatan pembebasan lahan pembangunan kandang ternak sapi dengan menggunakan sumber DD sebesar Rp.60 juta, dalam pelaksanaannya warga tersebut diduga tidak memiliki dokumen alas hak seperti sertifikat dan surat berharga lainnya. Namun hanya dilengkapi dengan Surat Keterangan yang dibuat oleh Kepala Desa.

Selain itu, kegiatan pembuatan kandang ternak dengan menggunakan sumber DD sebesar Rp61.384.000 diduga hingga saat ini belum sesuai dengan RAB dan belum dapat dipergunakan, karena belum tersedia instalasi air.

Lalu, kegiatan pembangunan Drainase dalam Desa dengan menggunakan sumber DD sebesar Rp43.381.800 diduga tidak dilaksanakan secara swakelola melainkan secara borongan kepada salah satu warga desa.

Dan, kegiatan pembangunan Plat Duiker (Deker) Dusun II dengan menggunakan sumber Dana Desa (DD) sebesar Rp32.193.400 diduga tidak dilaksanakan secara swakelola, melainkan secara Borongan kepada salah satu warga desa:

KEGIATAN NON FISIK

Dalam laporan tersebut juga dijelaskan bahwa kegiatan pengadaan bibit cabe, bibit alpukat, tangki semprot dan pupuk organik sebesar Rp93.232.000 diduga dipesan sekaligus kepada penyedia satu orang yang tidak dilengkapi dokumen dan terhadap pengadaan tersebut tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat (tidak ada asas manfaat).

Lalu, ada juga kegiatan pengadaan Barang Elektronik dengan menggunakan sumber DD sebesar Rp28.062.000 diduga tidak dilengkapi survey harga, berita acara negosiasi dan pembayaran Pajak.

“Bahwa diduga Pemerintah Desa Diule Kecamatan Tolitoli Utara Kabupaten Tolitoli yang mengelola Bantuan Dana Desa (DD) yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 dalam Laporan Pertanggungjawaban sampai dengan Akhir Tahun Anggaran 2024 belum selesai,” tandasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Lawan Polisi di Denpasar, WN Italia Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

    Viral Lawan Polisi di Denpasar, WN Italia Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Aksi seorang warga negara asing asal Italia berinisial GI (24) yang terekam melawan petugas kepolisian di Denpasar berujung deportasi. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai resmi memulangkan yang bersangkutan ke negaranya pada Selasa (28/4/2026) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, menggunakan maskapai Qatar Airways dengan tujuan Doha. Kasus ini […]

  • Profil Pemilik Pasar Laptop Termurah dan Terlengkap di NTT; Pengusaha Muda Inspiratif

    Profil Pemilik Pasar Laptop Termurah dan Terlengkap di NTT; Pengusaha Muda Inspiratif

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 673
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- “Terima kasih Injeksi, saya beli laptop yang 1 jutaan disana, tapi saya kira bakal rusak, tetapi saya sudah pake bertahun-tahun dan baik-baik sampai sekarang puji Tuhan,” ucap seorang pelanggan. Julukan sebagai pasar laptop dan komputer oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), melakat erat dengan Injeksi Creative Center Kupang. Satu-satunya toko laptop serta aksesoris […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 773
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOSCOM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Kaca bersama Puskesmas Nunukan menggelar pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kampung Sei Bolong, Kecamatan Nunukan Utara, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga dan anak anak di daerah perbatasan yang memiliki akses terbatas terhadap layanan medis. Minggu(9/3/2025) Dalam kegiatan ini, tim kesehatan memberikan […]

  • Aksi Sosial Bergerak & Berbagi di Gianyar, TP PKK Bali Perkuat Sinergi Layanan bagi Masyarakat

    Aksi Sosial Bergerak & Berbagi di Gianyar, TP PKK Bali Perkuat Sinergi Layanan bagi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    GIANYAR – Komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan responsif bagi masyarakat terus diperkuat Tim Penggerak PKK Provinsi Bali melalui Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di tiga desa di Kabupaten Gianyar ini menjadi wujud nyata sinergi antara TP PKK, perangkat daerah, dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan sosial hingga ke […]

  • Zarof Ricar Minta Dibebaskan, Akibat JPU Teledor Tak Uraikan Asal-Usul Uang  Rp. 920 Milyar Dalam Surat Dakwaan, Jampidsus Harus Dicopot

    Zarof Ricar Minta Dibebaskan, Akibat JPU Teledor Tak Uraikan Asal-Usul Uang  Rp. 920 Milyar Dalam Surat Dakwaan, Jampidsus Harus Dicopot

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Seperti sudah diduga, Mafia Kasus Satu Triliun, Zarof Ricar mantan Kepala Balitbang Diklat Kumdil MA RI RI dalam pembacaan eksespi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (17/02/2025) meminta kepada kepada majelis hakim menyatakan dakwan JPU batal demi hukum, dan mengeluarkan terdakwa dari tahanan. Karena Surat Dakwaan JPU tidak mengurai perbuatan terdakwa dan […]

  • Keamanan Jadi Kunci, Cok Ace Tegaskan Pentingnya Polri Mandiri Dibawah Presiden

    Keamanan Jadi Kunci, Cok Ace Tegaskan Pentingnya Polri Mandiri Dibawah Presiden

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Tokoh masyarakat Bali yang juga Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace, menilai kemandirian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya bagi sektor ekonomi dan pariwisata. Menurut Cok Ace, […]

expand_less