Breaking News
light_mode
Trending Tags

HAMI Inisiasi Aksi dan Diskusi Publik Nasional untuk Evaluasi 26 Tahun Reformasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 450
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Jakarta — Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) akan menggelar serangkaian aksi damai dan diskusi publik dalam rangka memperingati 26 tahun Hari Reformasi. Kegiatan ini direncanakan berlangsung di sejumlah kota besar di Indonesia sebagai bagian dari upaya refleksi kritis terhadap capaian dan tantangan reformasi.

Koordinator Nasional HAMI, Asip Irama, mengatakan bahwa momen 21 Mei harus dijadikan pengingat bersama atas perjuangan rakyat dalam menegakkan demokrasi, keadilan sosial, dan supremasi hukum. Menurut dia, semangat reformasi kini tengah diuji oleh sejumlah dinamika politik dan kebijakan yang menyimpang dari cita-cita awal gerakan 1998.

“Reformasi tidak boleh direduksi menjadi seremoni atau slogan kosong. Ini adalah komitmen moral dan politik untuk menyehatkan demokrasi Indonesia. Maka dari itu, HAMI merasa perlu mengajak publik untuk melakukan evaluasi terbuka dan menyuarakan kritik yang membangun,” kata Asip dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Salah satu isu utama yang disoroti HAMI dalam peringatan reformasi tahun ini adalah bangkitnya kembali praktik dwifungsi TNI dan Polri dalam ranah sipil. Asip menyebut, sejumlah regulasi dan kebijakan memberi celah bagi keterlibatan personel militer aktif di jabatan pemerintahan sipil, yang bertentangan dengan semangat reformasi.

“Ini bukan hanya soal penempatan perorangan, tetapi soal arah demokrasi kita. Supremasi sipil adalah fondasi utama negara demokratis. Kembalinya dwifungsi dalam bentuk baru merupakan ancaman serius terhadap prinsip itu,” ujar Asip.

HAMI juga menyoroti pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang semakin dirasakan sejak revisi Undang-Undang KPK tahun 2019. Menurut Asip, independensi lembaga tersebut kini diragukan, sementara komitmen negara dalam pemberantasan korupsi terlihat melemah.

“Reformasi lahir karena perlawanan terhadap korupsi dan otoritarianisme. Tapi hari ini, kita melihat praktik korupsi makin kompleks, sementara upaya pemberantasannya justru direm,” tambahnya.

Selain itu, pembatasan kebebasan sipil dan meningkatnya kriminalisasi terhadap aktivis, mahasiswa, dan jurnalis juga menjadi perhatian serius. HAMI mencatat berbagai kasus pelaporan hukum terhadap pihak-pihak yang mengkritik kebijakan negara, baik melalui media sosial maupun aksi lapangan.

“Padahal demokrasi membutuhkan kritik. Tanpa ruang ekspresi yang bebas, negara akan kehilangan kompas moral dan sosial. Demokrasi akan berubah menjadi alat kekuasaan semata,” kata Asip.

Melalui aksi damai dan diskusi publik yang akan digelar di kota-kota seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Makassar, HAMI ingin membuka ruang dialog antara masyarakat sipil, akademisi, dan tokoh muda. Diskusi ini akan membahas tema-tema seperti reformasi sektor hukum, militerisme dalam demokrasi, dan masa depan partisipasi publik.

“Diskusi akan menjadi jembatan antara generasi reformasi dan generasi digital hari ini. Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai demokrasi dan keadilan tetap relevan dan dibicarakan secara terbuka,” jelas Asip.

HAMI juga mendorong pemerintah dan parlemen untuk mengevaluasi arah kebijakan negara yang bertolak belakang dengan agenda reformasi. Termasuk, menghentikan segala bentuk militerisasi birokrasi sipil, serta menjaga independensi lembaga pengawas dan penegak hukum.

Peringatan Hari Reformasi menurut HAMI bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Keterlibatan generasi milenial dan Gen Z dinilai sangat penting untuk menjaga kualitas demokrasi dan mendorong perubahan institusional secara berkelanjutan.

“Jika kita ingin melihat Indonesia yang lebih adil, transparan, dan demokratis, maka semangat reformasi harus dirawat bersama. Ini bukan perjuangan satu kelompok, melainkan agenda kolektif rakyat Indonesia,” pungkas Asip.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Arak Bali ke-6, Pemprov Bali Resmi Terima Kado Istimewa Izin Khusus Industri Arak Bali

    Peringati Hari Arak Bali ke-6, Pemprov Bali Resmi Terima Kado Istimewa Izin Khusus Industri Arak Bali

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com |  Legalitas industri Arak Bali menandai babak baru dan momen krusial dalam peringatan Hari Arak Bali ke-6. Pada saat itu, Kementerian Perindustrian RI menyerahkan izin produksi Arak Bali kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, yang diterima secara simbolis oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Terbitnya izin industri dari Kementerian Perindustrian disebut sebagai kado besar bagi […]

  • Kejari Kota Bandung Disebut Berhasil Ciptakan Rasa Aman di Masyarakat

    Kejari Kota Bandung Disebut Berhasil Ciptakan Rasa Aman di Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Dalam penegakan hukum di Indonesia yang perlu diperhatkan adalah menciptakan rasa keamanan di masyarakat. Hal tersebut lah yang menjadi tolak ukur suksesnya penanganan penegakan hukum. Pernyataan tersebut dikatakan oleh Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, Selasa (9/6/2025). Menurut Mukhsin, memang saat ini Korupsi merupakan musuh rakyat dan negara, tapi yang paling prioritas bisa menciptakan […]

  • Dinas Kimrum Bantu 57 Unit Rumah yang Terdampak Angin Puting Beliung di desa Bugis Kecamatan Anjatan.

    Dinas Kimrum Bantu 57 Unit Rumah yang Terdampak Angin Puting Beliung di desa Bugis Kecamatan Anjatan.

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Diketahui bencana angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (16/3/2025) telah merusak ratusan rumah warga. Sesuai dengan protap yang ada bila suatu daerah terkena bencana maka tugas BPBD Indramayu yang mengeluarkan surat keterangan tanggap bencana, hal ini bertujuaan agar dinas terkait dapat mengambil langkah strategis apa yang harus dilakukan dalam pemulihan masyarakat yang […]

  • Dari Santunan Kematian Rp70 Juta hingga Satu Rumah Satu Sarjana, I Wayan Bawa Buktikan Desa Adat Seseh Mampu Sejahterakan Krama

    Dari Santunan Kematian Rp70 Juta hingga Satu Rumah Satu Sarjana, I Wayan Bawa Buktikan Desa Adat Seseh Mampu Sejahterakan Krama

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BADUNG – Desa Adat Seseh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, membuktikan bahwa desa adat tidak hanya menjadi benteng pelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali, tetapi juga mampu menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai program sosial, pendidikan, ekonomi, hingga perlindungan bagi krama yang dijalankan secara konsisten menjadikan Desa Adat Seseh sebagai salah satu model pengelolaan […]

  • Komisi I DPR RI Akan Perjuangkan RUU Keamanan Laut, Ternyata Ini Alasannya

    Komisi I DPR RI Akan Perjuangkan RUU Keamanan Laut, Ternyata Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta- Wakil ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto menyebut pentingnya pembuatan RUU Keamanan Laut, yang mana di dalamnya juga akan berisikan terkait tugas Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Hal ini diperlukan, guna memperkuat tugas dan fungsi Bakamla dalam menjalankan tugasnya di wilayah laut Indonesia. Untuk diketahui, saat ini dasar pembentukan Bakamla baru […]

  • Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti: Pertanggungjawaban APBD 2025 Akan Dikaji Menyeluruh demi Kepentingan Masyarakat

    Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti: Pertanggungjawaban APBD 2025 Akan Dikaji Menyeluruh demi Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BADUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026). Agenda utama rapat adalah penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025. Rapat paripurna dipimpin […]

expand_less