Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kejati Bali Bongkar Dugaan Akal-akalan Ruislag BTID, Pipil Warga Dipakai Tukar Guling Lahan Negara?

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARANGASEM – Dugaan praktik akal-akalan dalam proses tukar guling (ruislag) lahan mangrove yang dikaitkan dengan proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID) mulai terkuak. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali kini mendalami dugaan penggunaan pipil masyarakat untuk menguasai lahan yang disinyalir merupakan tanah negara atau kawasan hutan.

Pengusutan itu mengemuka saat Kejati Bali bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN), Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Timur, serta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali melakukan pengecekan lapangan dan pengukuran lahan di Karangasem.

Pada hari kedua joint survey, tim bergerak ke sejumlah titik di Desa Dukuh, Desa Tulamben tepatnya Dusun Batudawa, hingga Desa Baru Ringgit dengan total luas lahan sekitar 18,1 hektare.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi Tindak Pidana Khusus Kejati Bali, Anak Agung Ngurah Jayalantara, mengungkapkan informasi awal yang diperoleh di lapangan menyebut lahan-lahan tersebut sebelumnya merupakan pipil masyarakat.

“Informasi dari lapangan memang lahan pipil masyarakat sebelumnya,” ujar Jayalantara, Kamis (7/5).

Bahkan, menurutnya hampir seluruh bidang tanah yang kini masuk objek penelusuran disebut berasal dari status pipil.

“Semuanya infonya pipil,” katanya.

Namun di balik klaim tersebut, muncul dugaan lebih serius. Kejati Bali kini menelusuri kemungkinan adanya penguasaan lahan secara di bawah tangan sebelum dijadikan objek tukar guling dalam skema ruislag BTID.

Kecurigaan itu semakin menguat setelah lokasi yang diperiksa sehari sebelumnya di kawasan Banjar Dinas Badeg Dukuh, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, diduga berada dalam kawasan hutan negara yang selama ini dikelola KPH Bali Timur.

Artinya, muncul pertanyaan besar: bagaimana lahan yang diduga kawasan hutan bisa berubah menjadi objek tukar guling?

Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan adanya transaksi tidak resmi atau penguasaan lahan secara ilegal, Jayalantara menyebut hal itu masih didalami penyidik.

“Nah itu yang lagi kita cari juga,” ungkapnya.

Sebelumnya, Rabu (6/5), Kejati Bali juga telah melakukan pengecekan terhadap sekitar 22 hektare lahan di Desa Sebudi yang kini menjadi salah satu titik krusial dalam penyidikan.

Jayalantara menegaskan perkara tersebut sudah masuk tahap penyidikan umum sejak awal 2025 dan menjadi bagian dari pengusutan besar terkait sertifikat Ruang Terbuka Hijau (RTH) PT BTID.

“Penyidikan umum ya, itu sejak awal tahun 2025. Itu bagian dari sertifikat RTH PT BTID,” tegasnya.

Menurutnya, penyidikan tidak hanya menyasar satu atau dua bidang tanah, tetapi seluruh rangkaian proses tukar guling yang diduga telah berlangsung sejak tahun 1995.

“Supaya kerja kita sekaligus, bukan hanya masalah 16 sertifikat saja. Jadi semuanya kita dalami,” katanya.

Saat ini, Kejati Bali masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, hingga memverifikasi asal-usul dan status lahan yang masuk dalam skema ruislag tersebut.

“Tujuan kami mencari data objektif dan valid supaya tidak salah dalam membuat analisa yuridis terkait luasan lahan yang ada,” jelas Jayalantara.

Ia juga mengungkapkan bahwa peta areal lahan (PAL) dari BPKH telah dikoordinatkan oleh BPN berdasarkan Surat Keputusan Menteri. Meski demikian, status awal lahan masih terus diverifikasi untuk memastikan apakah benar berasal dari pipil masyarakat, Sertifikat Hak Milik (SHM), atau justru tanah negara.

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam publik Bali karena berpotensi membuka tabir lama dugaan praktik tukar guling lahan mangrove yang sarat persoalan, termasuk kemungkinan penguasaan aset negara secara tidak sah dalam proyek yang dikaitkan dengan BTID.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FPM Dorong Kejati Usut Tuntas Kasus BSPS Sumenep, Elit Politik Jangan Kebal Hukum

    FPM Dorong Kejati Usut Tuntas Kasus BSPS Sumenep, Elit Politik Jangan Kebal Hukum

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Front Pemuda Madura (FPM) mengapresiasi langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur yang mengambil alih penanganan kasus dugaan penyimpangan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya penting untuk memastikan penegakan hukum berjalan tanpa intervensi, terutama dalam kasus yang diduga melibatkan elite politik. Ketua Umum FPM, Asip […]

  • Dorong Pemberdayaan UMKM, Wabup Kuningan Resmikan Temu Rasa Resto & Cafe CiawiGebang

    Dorong Pemberdayaan UMKM, Wabup Kuningan Resmikan Temu Rasa Resto & Cafe CiawiGebang

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., Mkn menghadiri sekaligus melaunching secara resmi pembukaan rumah makan Temu Rasa Resto & Cafe yang berdiri di Jl Siliwangi No 96 Desa Ciawigebang Kecamatan Ciawigebang pada Sabtu (22/02/2025). Sebelum diresmikan, Wabup Tuti dalam sambutannya berharap agar kehadiran Temu Rasa Resto & Cafe dapat menciptakan lapangan kerja […]

  • Demam Piala Dunia 2026 Dongkrak Ekonomi Rakyat, TNI AD Gelar Nobar di 25 Ribu Titik, Tabanan Ikut Bergeliat

    Demam Piala Dunia 2026 Dongkrak Ekonomi Rakyat, TNI AD Gelar Nobar di 25 Ribu Titik, Tabanan Ikut Bergeliat

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR – Euforia Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menyatukan jutaan pecinta sepak bola di Indonesia, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Nonton bareng (nobar) yang digelar secara masif oleh TNI Angkatan Darat bersama TVRI terbukti mampu menghadirkan hiburan sekaligus mendorong aktivitas usaha mikro di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Tabanan, Bali. Berdasarkan rekapitulasi pelaksanaan […]

  • Aksi Nyata Peduli Lingkungan, Perbarindo Bali Bersihkan Pantai Yeh Gangga dan Lepas 200 Tukik

    Aksi Nyata Peduli Lingkungan, Perbarindo Bali Bersihkan Pantai Yeh Gangga dan Lepas 200 Tukik

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    TABANAN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Bali melepas 200 tukik dan aksi bersih-bersih Pantai Yeh Gangga, Kabupaten Tabanan, Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan aksi nyata peduli lingkungan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari BPR-BPRS Nasional Tahun 2026. Selain itu, DPD Perbarindo Bali juga memperkenalkan Theme Song Hari BPR-BPRS Nasional […]

  • Gubernur Koster Buka Seminar Nasional “Mawali Ring Uluning Kertha”

    Gubernur Koster Buka Seminar Nasional “Mawali Ring Uluning Kertha”

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Menghadapi modernisasi, digitalisasi, dan masuknya pengaruh eksternal, pemimpin dan masyarakat Bali dituntut untuk menjaga Dresta Bali (tradisi/adat) secara sistematis tanpa bersikap reaktif atau emosional. Langkah yang diambil harus meminimalkan risiko konflik horizontal agar tidak mengganggu stabilitas pariwisata dan ekonomi Bali. Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka seminar nasional Mewali […]

  • Kemenkum Kembali Dinobatkan sebagai Badan Publik Informatif oleh KIP

    Kemenkum Kembali Dinobatkan sebagai Badan Publik Informatif oleh KIP

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com |  Kementerian Hukum (Kemenkum) kembali menorehkan prestasi di bidang keterbukaan informasi publik. Untuk keempat kalinya secara berturut-turut, Kemenkum berhasil meraih predikat sebagai badan publik yang informatif berdasarkan penilaian Komisi Informasi Pusat (KIP). Penghargaan tersebut diterima dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang digelar di Jakarta, Senin, 15 Desember 2025. Capaian ini menjadi bukti […]

expand_less