Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tegaskan Komitmen Disiplin dan Penegakan Hukum Prajurit, Kodam IX/Udayana Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi.

  • account_circle Redaksi Matakompas
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, MataKompas.com – Kodam IX/Udayana kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam membangun prajurit yang disiplin, profesional, dan taat hukum. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Upacara Gelar Pasukan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026 yang dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jalan PB. Sudirman, Denpasar, Jumat (20/2/2026).

Mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju,” operasi ini menjadi simbol sekaligus komitmen nyata seluruh prajurit untuk senantiasa menjunjung tinggi hukum, menjaga kehormatan diri, serta memperkuat profesionalisme di tengah kompleksitas tantangan era modern.

Dalam amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang dibacakan Pangdam, ditegaskan bahwa Operasi Gaktib dan Yustisi merupakan langkah strategis berkelanjutan dalam membangun budaya disiplin dan kepatuhan hukum di lingkungan TNI.

“Pelaksanaan operasi ini harus terus dikembangkan melalui peningkatan profesionalisme petugas dan subjek hukum dengan pendekatan edukatif. Operasi ini bukan hanya penindakan, tetapi juga bagian penting dari upaya pencegahan dan pembinaan untuk meminimalkan pelanggaran hukum,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengapresiasi capaian tahun 2025 yang menunjukkan tren penurunan pelanggaran. Namun demikian, Panglima TNI mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah. Pembinaan disiplin, menurutnya, harus dilaksanakan secara konsisten, sistematis, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas institusi.

Menjawab tantangan era digital, Panglima TNI menginstruksikan jajaran untuk mengoptimalkan modernisasi sarana, prasarana, dan teknologi informasi. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan perkara secara transparan, sekaligus mencegah pelanggaran yang berkaitan dengan penyalahgunaan media sosial maupun kejahatan siber.

“Tema TNI Prima, Taat Hukum Berdaulat, Indonesia Maju,” merupakan mandat bagi kami untuk terus berbenah. Prajurit Polisi Militer harus unggul secara intelektual, kokoh secara ideologi, dan profesional dalam bertugas. Sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya juga harus terus diperkuat guna mencegah gesekan dan memastikan supremasi hukum benar-benar tegak,” tegasnya.

Sebagai penutup, Panglima TNI menekankan pentingnya pelaksanaan tugas dengan landasan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, integritas, dan seluruh prajurit Polisi Militer agar bekerja dengan niat ibadah, tulus, ikhlas, serta tetap responsif, solid, integratif, adaptif, fleksibel dalam menghadapi dinamika tugas di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, menegaskan bahwa Operasi Gaktib dan Yustisi tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan yang strategis dalam membentuk karakter prajurit profesional dan berintegritas.

“Operasi Gaktib dan Yustisi merupakan bagian dari komitmen Kodam IX/Udayana untuk memastikan setiap prajurit senantiasa memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Melalui operasi ini, kami ingin membangun budaya disiplin yang kuat, meningkatkan kesadaran hukum, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara,” ujar Kapendam.

Upacara tersebut turut dihadiri pejabat utama Kodam IX/Udayana, unsur Kepolisian Polda Bali, serta perwakilan instansi penegak hukum lainnya. Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026 secara serentak di seluruh wilayah hukum Kodam IX/Udayana sebagai bagian dari komitmen menjaga disiplin, profesionalisme, dan kehormatan prajurit TNI. (Red).

Sumber ; Pendam IX/Udayana.

  • Penulis: Redaksi Matakompas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wayan Bawa: Rahina Kuningan Momen Teguhkan Dharma dan Harmoni Bali

    Wayan Bawa: Rahina Kuningan Momen Teguhkan Dharma dan Harmoni Bali

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Menjelang perayaan Rahina Kuningan, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Bawa, S.H., memberikan pesan spiritual yang menekankan pentingnya keteduhan batin dan penguatan nilai dharma. Ia mengajak umat Hindu menjadikan Kuningan sebagai momen penyelarasan diri di tengah dinamika kehidupan modern. Dalam pesannya, Wayan Bawa menyampaikan doa untuk […]

  • Kepemimpinan Gubernur Koster Berbasis Kearifan Lokal, Arah Pembangunan Bali dalam Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

    Kepemimpinan Gubernur Koster Berbasis Kearifan Lokal, Arah Pembangunan Bali dalam Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Kepemimpinan Gubernur Bali, Dr Ir Wayan Koster M.M, menegaskan arah pembangunan Pulau Dewata yang tidak semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menempatkan keseimbangan antara alam, manusia, dan kebudayaan sebagai fondasi utama. Melalui visi besar “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, pemerintah provinsi mengusung konsep pembangunan semesta berencana yang menyeluruh, terintegrasi, dan berbasis […]

  • Arus Mudik dan Balik di Magelang Aman, Sekaligus Menandakan Operasi Ketupat Candi 2025 Berakhir

    Arus Mudik dan Balik di Magelang Aman, Sekaligus Menandakan Operasi Ketupat Candi 2025 Berakhir

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gelaran Operasi Ketupat Candi 2025 (OKC 2025) menjelang, selama, dan pasca Idul Fitri 1446 Hijriah mulai tanggal 23 Maret sampai dengan 8 April 2025 berakhir. Situasi pengamanan arus mudik dan arus balik di wilayah hukum Polresta Magelang berlangsung aman dan lancar. Hal itu disampaikan Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, S.I.K., […]

  • Petronela Tilis Layak Mendapatkan Perlindungan Hukum Represif

    Petronela Tilis Layak Mendapatkan Perlindungan Hukum Represif

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.312
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Laporan polisi Petronela Tilis LP/43/XII/2024/SPKT/Polsek Noemuti/Polres TTU/Polda NTT, tanggal 24 Desember 2024 yang kini semakin viral diberitakan sejumlah media, sudah selayaknya mendapatkan perlindungan hukum represif. Penjelasan dan penegasan tersebut disampaikan Gabriel Suku Kotan, S.H.M.Si kepada media ini, Selasa (25/02/2025), setelah mengikuti dan mengetahui secara persis proses non litigasi atau pendekatan perdamaian antara Terlapor […]

  • Audensi DPW NCW Bali Di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai

    Audensi DPW NCW Bali Di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasional Corruption Watch (NCW) Provinsi Bali melaksanakan audiensi resmi di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai sebagai bagian dari agenda penguatan kelembagaan dan sinergitas pengawasan partisipatif. Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPW NCW Bali, Donnox Wong, memaparkan pengenalan kelembagaan, visi-misi, serta program kerja DPW NCW Bali. Audiensi […]

  • Mulai Agustus TPA Suwung Tutup, 1 April Hanya Menerima Sampah Residu

    Mulai Agustus TPA Suwung Tutup, 1 April Hanya Menerima Sampah Residu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan seluruh desa, kelurahan, dan Desa Adat di Kabupaten Badung harus segera berkoordinasi dan mensosialisasikan kewajiban pemilahan sampah dari hulu kepada masyarakat. “Sampah organik, sampah non-organik dipisah, dan residu agar dipisah. Kemudian dikelola dengan proses yang ada,” kata Gubernur Koster dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Persampahan guna […]

expand_less