Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Jembrana Desak BTID Tuntaskan Sertifikat Lahan, Status 35 Bidang Dipertanyakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBRANA, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengungkap temuan krusial dalam inspeksi mendadak (sidak) terkait dugaan tukar guling lahan mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Sidak yang berlangsung di Kantor Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Rabu (22/4/2026), menemukan adanya ketimpangan serius antara kewajiban perusahaan dengan kondisi riil di lapangan.

Kegiatan ini dipimpin Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (C) I Made Supartha, didampingi Wakil Ketua Gede Harja Astawa serta anggota pansus lainnya, yakni I Wayan Bawa, I Nyoman Oka Antara, dan Komang Dyah Setuti. Turut hadir pula jajaran DPRD Kabupaten Jembrana dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam forum tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Artini, menyoroti langsung progres penyelesaian sertifikat lahan yang menjadi kewajiban BTID. Ia mengungkapkan, dari total 35 bidang lahan yang menjadi bagian dari kewajiban perusahaan, baru 15 sertifikat yang terdata dengan luasan sekitar 18,2 hektare.

“Atas apa yang disampaikan, dari 35 bidang itu baru 15 yang terdata dengan luas 18,2 hektare. Ini yang kami tekankan agar segera diselesaikan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan di daerah, pihaknya menegaskan pentingnya kejelasan status seluruh sertifikat tersebut. Menurutnya, penyelesaian administrasi pertanahan menjadi hal mendasar yang tidak bisa ditunda.

Ia juga mengingatkan bahwa terdapat aturan tegas terkait tanah negara yang tidak dapat dimohonkan atau disertifikatkan secara sembarangan. Hal ini menjadi perhatian serius dalam proses tukar guling yang tengah disorot.

“Tanah negara itu sudah jelas aturannya, tidak boleh dimohon dan tidak bisa disertifikatkan. Ini harus dipatuhi,” tegasnya.

Ni Made Artini menambahkan, DPRD Kabupaten Jembrana akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pihak terkait untuk memastikan proses ini berjalan sesuai ketentuan.

Ia kembali menekankan agar BTID segera menuntaskan seluruh kewajiban, khususnya terkait kejelasan status 35 bidang lahan yang menjadi bagian dari tukar guling.

“Intinya, kami minta status sertifikat dari 35 bidang itu segera diperjelas dan diselesaikan,” pungkasnya.

Temuan ini semakin memperkuat dorongan agar proses tukar guling lahan mangrove dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Cirebon Bantu Mediasi Pekerja dan Manajemen PT Yihong Novatek Indonesia

    Pemkab Cirebon Bantu Mediasi Pekerja dan Manajemen PT Yihong Novatek Indonesia

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 781
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya dalam memfasilitasi penyelesaian permasalahan antara pekerja dan manajemen PT Yihong Novatek Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas investasi sekaligus melindungi hak-hak tenaga kerja. Selain Bupati Cirebon Imron, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto, dalam audiensi tersebut turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat […]

  • Bertemu Pramono Anung, Gubernur Koster Jajaki Penerbitan Obligasi Daerah

    Bertemu Pramono Anung, Gubernur Koster Jajaki Penerbitan Obligasi Daerah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara khusus menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Kantor Gubernur DKI Jakarta, Selasa (4/8). Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal, salah satunya skema pembiayaan kreatif (creative financing) melalui penerbitan obligasi daerah. Dalam jumpa pers, Gubernur Koster menyampaikan bahwa audiensi dengan Pramono Anung […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Pembangunan Gereja

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Pembangunan Gereja

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 806
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Bukit Keramat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat perbatasan dengan turut serta membantu pembangunan Gereja Santo Petrus Lourdes di Desa Sei Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta bentuk dukungan terhadap kehidupan beragama di wilayah perbatasan. Para prajurit bahu-membahu […]

  • Langgar Tata Ruang, Investor Lift Kelingking Malah Menang di PTUN, Gung Cok: “Ini Aneh!”

    Langgar Tata Ruang, Investor Lift Kelingking Malah Menang di PTUN, Gung Cok: “Ini Aneh!”

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DENPASAR — Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar yang mengabulkan seluruh gugatan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group terkait polemik pembangunan Lift Kaca Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, menuai sorotan dari DPRD Bali. Majelis Hakim PTUN Denpasar dalam perkara Nomor 17/G/2026/PTUN.DPS menjatuhkan putusan yang dibacakan secara elektronik pada Kamis (3/9/2026). Ketua […]

  • Ketua Pansus TRAP Bali Tegaskan Kewenangan Tata Ruang Ditangan Provinsi Bali, Gugatan Investor Dinilai Tipis

    Ketua Pansus TRAP Bali Tegaskan Kewenangan Tata Ruang Ditangan Provinsi Bali, Gugatan Investor Dinilai Tipis

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha menilai gugatan investor proyek Lift Kaca di Kelingking Beach, Nusa Penida, ke PTUN Denpasar tidak akan menggoyahkan posisi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Investor yang menggugat adalah PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group, pengelola […]

  • Oka Antara Semprot BTID di DPRD Bali: “Tanah Belum Jelas, Mangrove Ditebang, Ini Sudah Tidak Benar Semua!”

    Oka Antara Semprot BTID di DPRD Bali: “Tanah Belum Jelas, Mangrove Ditebang, Ini Sudah Tidak Benar Semua!”

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait proyek reklamasi dan pengembangan kawasan KEK Kura-Kura Bali oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5/2026), berlangsung panas. Anggota Pansus TRAP DPRD Bali, I Nyoman Oka Antara, melontarkan kritik tajam terhadap dugaan carut-marut proses […]

expand_less