Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mangrove Ditukar, Data Tak Sinkron: Gede Harja Astawa Minta Kasus Diusut Tuntas

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBRANA, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengungkap temuan krusial dalam inspeksi mendadak (sidak) terkait dugaan tukar guling lahan mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Dalam sidak yang digelar di Kantor Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Rabu (22/4/2026), pansus menemukan adanya ketimpangan signifikan antara kewajiban perusahaan dan realisasi di lapangan.

Dari total kewajiban penyediaan lahan pengganti seluas sekitar 44 hektare kepada pemerintah, PT BTID baru mampu menunjukkan 15 sertifikat hak milik (SHM) dengan luasan sekitar 18,2 hektare. Ironisnya, sertifikat tersebut belum tercatat atas nama perusahaan.

Temuan ini semakin memperkuat sorotan terhadap dugaan ketidaksesuaian dalam proses tukar guling kawasan mangrove di Jembrana.

Wakil Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Gede Harja Astawa, menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai sekadar urusan administratif. Ia menilai, kasus ini menyentuh aspek mendasar terkait kedaulatan negara atas kawasan konservasi dan keberlanjutan lingkungan.

“Ini bukan sekadar soal prosedur. Ini menyangkut keberanian negara menjaga kawasan lindung dari kepentingan tertentu,” tegasnya.

Gede Harja yang juga Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali itu menekankan pentingnya transparansi dalam seluruh proses perubahan fungsi kawasan, termasuk dugaan tukar guling mangrove. Ia mengingatkan, setiap kebijakan harus memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Menurutnya, keterbukaan menjadi kunci untuk mencegah munculnya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan aset negara.

Lebih jauh, ia menggarisbawahi bahwa kawasan mangrove memiliki nilai ekologis yang tidak tergantikan. Menukar kawasan tersebut dengan lahan lain dinilai tidak sepadan, baik dari sisi lingkungan maupun keberlanjutan jangka panjang.

Mangrove, kata dia, merupakan benteng alami yang melindungi wilayah pesisir dari abrasi, dampak perubahan iklim, hingga menjaga keseimbangan ekosistem laut di Bali.

Atas dasar itu, ia mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam proses tukar guling tersebut.

“Kalau ada pelanggaran, jangan ragu. Hukum harus ditegakkan tanpa kompromi, siapa pun yang terlibat,” ujarnya.

Selain itu, Gede Harja juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait membuka seluruh dokumen perizinan kepada publik. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pengelolaan kawasan strategis tetap berada dalam koridor hukum dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Baginya, menjaga kawasan mangrove bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut masa depan Bali.

“Jangan sampai kita kehilangan benteng ekologis hanya karena kepentingan jangka pendek,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Korban Mobil Masuk Jurang di Pakpak Bharat Belum Ditemukan, Wakil Wali Kota Subulussalam dan Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upaya Pencarian

    Tiga Korban Mobil Masuk Jurang di Pakpak Bharat Belum Ditemukan, Wakil Wali Kota Subulussalam dan Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upaya Pencarian

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Subulussalam, jarrakpos.com | Tiga orang korban kecelakaan mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi D 1217 SHJ yang masuk ke jurang di Dusun Lae Mbentar, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU Jehe), Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, pada Rabu sore (23/4), hingga kini belum ditemukan. Mobil tersebut dilaporkan tergelincir dan terjun ke jurang […]

  • Putri Koster Ajak Warga Buleleng Kelola Sampah dari Sumber Lewat Aksi Sosial TP PKK

    Putri Koster Ajak Warga Buleleng Kelola Sampah dari Sumber Lewat Aksi Sosial TP PKK

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengajak masyarakat Kabupaten Buleleng untuk mulai mengelola sampah dari sumbernya sebagai langkah penting menjaga kebersihan lingkungan dan keberlanjutan Bali. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Bergerak dan Berbagi” yang digelar di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni […]

  • Perjalanan Keluarga Tidak Pakai APBN: Aktivis Apresiasi Klarifikasi Kementerian PU

    Perjalanan Keluarga Tidak Pakai APBN: Aktivis Apresiasi Klarifikasi Kementerian PU

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Anshor Mukmin, Aktivis Anti Korupsi menyoroti polemik mengenai rencana kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Amerika Serikat perlu disikapi secara jernih dan proporsional. Masyarakat seharusnya tidak terpengaruh dengan opini yang tampak digiring oleh pihak tertentu menjadi polemik yang sifatnya asumtif dan spekulatif. “Persoalan perjalanan dinas yang menjadi polemik sesungguhnya hanya persoalan isu administratif […]

  • Kuota Terbatas! Pendaftaran Lango Wedana Festival #3 Dibuka 1 Maret – Segera Amankan Slotmu

    Kuota Terbatas! Pendaftaran Lango Wedana Festival #3 Dibuka 1 Maret – Segera Amankan Slotmu

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com – Komunitas Seni Manduka Asrama kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya Bali dengan menggelar Lango Wedana Festival #3. Ajang bergengsi ini akan menjadi panggung bagi para penari muda dan seniman topeng se-Bali untuk menunjukkan bakat dan taksu mereka. Festival tahun ini menghadirkan tiga kategori lomba utama yang menargetkan berbagai kelompok usia, mulai dari […]

  • Bongkar Sampai Tuntas, Kuasa Hukum APSP Kembali Laporkan Astra Agro Lestari di Bareskrim Polri

    Bongkar Sampai Tuntas, Kuasa Hukum APSP Kembali Laporkan Astra Agro Lestari di Bareskrim Polri

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta — Polemik hukum yang melibatkan grup raksasa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) kembali memanas. Kantor Hukum HJ BINTANG dan PARTNERS, selaku kuasa hukum Asosiasi Petani Sawit Pasangkayu (APSP), resmi melaporkan tiga anak perusahaan AAL ke Bareskrim Polri. Pelaporan tersebut atas dugaan tindak pidana di sektor perkebunan dan korupsi di wilayah Kabupaten […]

  • Wisatawan Tiongkok Meningkat, Gubernur Koster Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pariwisata Bali

    Wisatawan Tiongkok Meningkat, Gubernur Koster Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pariwisata Bali

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri Resepsi Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang berlangsung di Hongkong Garden, Denpasar, Selasa malam, 10 Februari 2026. Kehadiran keduanya menjadi simbol penguatan hubungan budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, serta pengembangan sumber daya manusia antara Bali dan Tiongkok. Dalam sambutannya di […]

expand_less