Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pariwisata Jatiluwih Booming, Adi Wiryatama Desak Pembagian Manfaat Lebih Adil

Pariwisata Jatiluwih Booming, Adi Wiryatama Desak Pembagian Manfaat Lebih Adil

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com – Kawasan wisata Jatiluwih, Tabanan kembali menjadi sorotan setelah Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Adi Wiryatama, menyampaikan kritik keras terkait ketimpangan kesejahteraan yang terjadi di balik pesatnya perkembangan pariwisata di kawasan World Heritage tersebut.

Sosok yang dijuluki “CEO Politik Bali” ini menegaskan bahwa Jatiluwih tidak boleh menjadi panggung keuntungan sepihak bagi investor, sementara petaninya justru tetap terjebak dalam jerat kemiskinan.

Tokoh senior kelahiran 9 Januari 1953 itu bukan nama baru dalam upaya menjaga warisan budaya Subak. Pernah menjabat Bupati Tabanan dua periode (2000-2010), Ketua DPRD Bali (2019-2024), hingga kini Anggota DPR RI sejak 1 Oktober 2024, Adi Wiryatama mengaku memahami betul dinamika pembangunan Jatiluwih yang kini menjadi ikon pertanian Bali di mata dunia.

Adi Wiryatama mengungkapkan bahwa penetapan Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO bukanlah perjalanan singkat. Ia menyebut proses panjang itu dimulai pada awal 2000-an ketika ia masih menjabat Bupati Tabanan, meski sempat mengalami beberapa kali kegagalan. “Mendapatkan predikat World Heritage memerlukan usaha yang panjang. Dari zaman saya Bupati 2000-2010, beberapa kali kita gagal di UNESCO dan baru di era Bu Eka, Jatiluwih ditetapkan jadi World Heritage,” kata Adi Wiryatama.

Predikat UNESCO membuat Jatiluwih mendadak menjadi magnet wisata kelas dunia. Berbagai restoran, kafe, vila hingga resort bermunculan mengikuti tren pariwisata yang menguntungkan. Namun, Adi Wiryatama menilai perkembangan yang terlalu cepat justru memunculkan persoalan serius bagi masyarakat asli penjaga Subak.

“Investor bangun restoran, villa, banyak yang bermunculan dan tidak memperhatikan aturan yang ada. Disisi lain, banyak petani kita disana yang lestari miskinnya,” tegasnya.

Baginya, Subak bukan sekadar sistem irigasi, tetapi warisan nilai gotong royong, harmoni, dan kesetaraan yang menjadi filosofi hidup masyarakat Bali.

Ia memperingatkan apabila petani terus ditekan beban produksi, harga lahan, dan tekanan sektor wisata, maka Jatiluwih hanya menjadi keindahan visual tanpa roh budaya. “Warisan alam dan budaya Subak wajib kita lestarikan, tetapi kemiskinan tidak boleh lestari,” tegasnya lagi.

Untuk itu, ia meminta seluruh stakeholder, dimulai pemerintah daerah, pengelola wisata, investor, tokoh adat, hingga petani duduk bersama merumuskan solusi konkret dan mekanisme pembagian manfaat yang lebih adil.

“Saya harap semua stakeholder disana bisa duduk bersama pemerintah, investor, dan masyarakat mencari solusi agar warisan budaya tetap ajeg dan semua pihak dapat asas manfaat, satisfy to all apart,” ujarnya.

Adi Wiryatama menekankan bahwa predikat World Heritage bukan hanya simbol prestise internasional. Yang utama adalah manfaatnya harus terasa nyata bagi masyarakat, terutama petani yang menjadi penjaga tradisi Subak selama ratusan tahun.

Baginya, Jatiluwih bukan sekadar ikon Tabanan, tetapi kebanggaan Indonesia. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi rakyat, bukan justru meninggalkan mereka di tengah pertumbuhan bisnis wisata yang terus melaju. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Akmil Dampingi Mendagri Sambut Kepala Daerah Peserta Retreat

    Gubernur Akmil Dampingi Mendagri Sambut Kepala Daerah Peserta Retreat

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Drs. Jenderal Pol (Purn) Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., bersama Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Arnold A.P. Ritiauw dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, menyambut kedatangan para kepala daerah yang akan mengikuti Retreat 2025 Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung pada 21–28 Februari 2025 di tenda […]

  • CSR PT Kristalin Ekalestari, Nelayan Laut di Desa Nifasi dapat Rumah

    CSR PT Kristalin Ekalestari, Nelayan Laut di Desa Nifasi dapat Rumah

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com PAPUA – Nelayan Laut ini tidak menyangka bakal menghuni sebuah rumah yang layak bersama istri dan anaknya di Desa Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Yustinus Monei merasa sangat Bahagia mendapatkan rumah yang layak dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Kristalin Ekalestari. Pasalnya dirinya memang belum mendapatkan rumah selama menjadi Nelayan […]

  • Kejati Bali Siap Panggil BTID, Polemik Tukar Guling Mangrove Serangan Makin Terang Benderang

    Kejati Bali Siap Panggil BTID, Polemik Tukar Guling Mangrove Serangan Makin Terang Benderang

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik tukar guling lahan mangrove di kawasan Serangan memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali memastikan akan memanggil PT Bali Turtle Island Development (BTID) untuk dimintai klarifikasi terkait pengembangan KEK Kura Kura Bali. Langkah ini diambil setelah tim penyelidik lebih dulu menelusuri validitas data lahan pengganti di Kabupaten Jembrana dan Karangasem. Dua wilayah […]

  • Kreativitas Pemuda, Aset Bangsa: Dispora Bengkulu Galakkan Program Pengembangan

    Kreativitas Pemuda, Aset Bangsa: Dispora Bengkulu Galakkan Program Pengembangan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Generasi muda memiliki peran strategis dalam memajukan bangsa melalui kreativitas dan inovasi. Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu terus menggalakkan berbagai program pengembangan kepemudaan, salah satunya melalui Pekan Kreativitas Pemuda Indonesia (Kreativinesia). Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Bengkulu, Indara Jaya Syam, menegaskan bahwa pemberdayaan pemuda merupakan langkah […]

  • Legislator Demokrat Dorong Pemerintah Buat Regulasi Soal Pemda Rapat di Hote

    Legislator Demokrat Dorong Pemerintah Buat Regulasi Soal Pemda Rapat di Hote

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi mendorong Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan surat edaran terkait keputusan yang memperbolehkan pemerintah daerah (Pemda) menggelar kegiatan atau rapat di hotel dan restoran. Dede Yusuf sapaanya meminta, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dapat membuat aturan main melalui peraturan menteri […]

  • Tangisan Ibu Sepuh, Warnai Ketegangan Penolakan Eksekusi Lahan di Kuningan

    Tangisan Ibu Sepuh, Warnai Ketegangan Penolakan Eksekusi Lahan di Kuningan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Upaya eksekusi sebidang tanah dan bangunan di kawasan Jalan Baru, Kelurahan Awirarangan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat berlangsung tegang. Upaya eksekusi ini berlangsung pada Kamis (24/04/2025) oleh Pengadilan Negeri Kuningan, menuai penolakan keras dari pihak keluarga pemilik lahan. Keluarga bersama sejumlah elemen masyarakat sipil seperti LSM dan organisasi kemasyarakatan. Situasi sempat memanas dan […]

expand_less