Breaking News
light_mode
Trending Tags

Golkar Boikot Pansus TRAP, Tokoh Bali Pertanyakan: Membela Rakyat atau Kepentingan Investor?

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Polemik mengenai Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali terus bergulir dan memantik perhatian publik. Keputusan Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer), yang menginstruksikan anggota Fraksi Golkar untuk tidak lagi mengikuti inspeksi mendadak (sidak) maupun rapat dengar pendapat (RDP) Pansus TRAP, menuai kritik dari sejumlah tokoh masyarakat Bali.

Sorotan tajam datang dari mantan Anggota MPR RI Utusan Bali sekaligus Penasehat Forum Pemerhati Pembangunan Bali (For HATI Bali), Jro Gede Sudibya. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota DPRD, tanpa memandang asal fraksi politiknya, memiliki kewajiban untuk menjalankan tugas sesuai Tata Tertib DPRD yang menjadi pedoman resmi (rules of conduct) dalam menjalankan fungsi kelembagaan.

Menurut Jro Gede Sudibya, Pansus TRAP merupakan alat kelengkapan DPRD yang dibentuk melalui keputusan resmi lembaga dan memiliki masa kerja hingga September 2026. Karena itu, seluruh anggota yang telah ditugaskan wajib melaksanakan amanah tersebut sampai tuntas.

«”Perbedaan pendapat dalam demokrasi adalah sesuatu yang biasa. Namun penyelesaiannya harus dilakukan melalui mekanisme musyawarah ataupun pemungutan suara sesuai Tata Tertib DPRD, bukan dengan meninggalkan Pansus,” tegas Jro Gede Sudibya di Denpasar, Sabtu (18/7/2026).»

Ia menilai keberadaan Pansus TRAP telah membuka berbagai persoalan mendasar yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Bali, mulai dari dugaan pelanggaran tata ruang, persoalan aset daerah, perizinan pembangunan, hingga ancaman terhadap kelestarian lingkungan.

Menurutnya, berbagai temuan yang diungkap Pansus selama melakukan sidak di sejumlah wilayah telah menjadi “kotak pandora” yang memperlihatkan masih banyak persoalan tata kelola pembangunan yang memerlukan penyelesaian serius.

Pernyataan Jro Gede Sudibya semakin tajam ketika menanggapi sikap Fraksi Golkar yang memilih menghentikan partisipasinya dalam kegiatan Pansus.

«”Kalau ada fraksi yang tidak sejalan dengan hasil kerja Pansus, pertanyaannya sederhana. Mereka sedang mewakili kepentingan siapa? Kepentingan rakyat Bali atau kepentingan investor dari proyek-proyek yang sedang dipersoalkan?”»

Ia kemudian menutup pernyataannya dengan kalimat yang dinilainya sebagai pengingat moral bagi seluruh pihak.

«”Jangan ada dusta di antara kita.”»

Lebih jauh, Jro Gede Sudibya meminta Pansus TRAP tetap menjalankan tugas dan fungsinya hingga masa kerja berakhir pada September 2026. Bahkan, apabila diperlukan, ia menilai masa kerja Pansus layak diperpanjang hingga Desember 2026 agar seluruh dugaan pelanggaran tata ruang, aset daerah, serta perizinan dapat ditelusuri secara menyeluruh sebelum dampaknya semakin besar terhadap lingkungan dan masa depan Bali.

Ia juga mendesak Pemerintah Provinsi Bali agar segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang nantinya dihasilkan DPRD Bali melalui Pansus TRAP sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, masyarakat kini menunggu keberanian dan konsistensi pemerintah dalam mengeksekusi rekomendasi tersebut sebagai bentuk nyata perlindungan terhadap ruang hidup masyarakat Bali sekaligus implementasi nilai-nilai Tri Hita Karana, Sad Kerthi Loka Bali, dan Sat Kerthi Loka Bali.

«”Ini momentum pembuktian. Jangan sampai nilai-nilai luhur itu hanya menjadi slogan politik atau sekadar omon-omon. Publik menunggu tindakan nyata untuk menyelamatkan Bali,” ujarnya.»

Polemik mengenai Pansus TRAP diperkirakan masih akan terus berkembang. Selain menyangkut dinamika politik di internal DPRD Bali, persoalan ini juga menjadi ujian terhadap komitmen lembaga legislatif dan pemerintah daerah dalam mengawal penegakan aturan tata ruang, pengelolaan aset daerah, serta pengawasan perizinan investasi di Pulau Dewata.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan dan tata kelola pembangunan, keberlanjutan kerja Pansus TRAP dinilai akan menjadi salah satu tolok ukur keseriusan pemerintah dan DPRD dalam memastikan pembangunan Bali berjalan sesuai hukum, berpihak kepada kepentingan masyarakat, serta menjaga keberlanjutan alam dan budaya Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Tahan” Sejumlah Anggaran Tahun 2024,  Kepala Bakeuda Padangsidimpuan Akan Dilaporkan Ke KPK

    “Tahan” Sejumlah Anggaran Tahun 2024, Kepala Bakeuda Padangsidimpuan Akan Dilaporkan Ke KPK

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.880
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, (JarrakPos)- Tertundanya dan/atau belum dibayarnya sejumlah anggaran di Pemko Padangsidimpuan Tahun Anggaran 2024 lalu ditengarai disalahgunakan oleh sejumlah oknum pejabat di Pemko Padangsidimpuan untuk kepentingan pribadi. Yang paling bersentuhan langsung dengan aksi tunda menunda anggaran ini adalah Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Ady Supriadi selaku pemegang Kas dan/atau bendahara daerah. Karena segala pencairan uang […]

  • Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta Soroti Kisruh SPMB 2026: Jangan Paksakan Masuk Sekolah yang Sudah Penuh, Saatnya Benahi Sekolah yang Minim Peminat

    Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta Soroti Kisruh SPMB 2026: Jangan Paksakan Masuk Sekolah yang Sudah Penuh, Saatnya Benahi Sekolah yang Minim Peminat

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, menyoroti masih munculnya persoalan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Meski proses seleksi terus berjalan, masih terdapat calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah sesuai dengan pilihan mereka. Hal tersebut disampaikan Suwirta kepada awak media usai Rapat Paripurna ke-44 DPRD […]

  • Reses di Desa Sawang Lebar, Samsir Alam Terima Usulan Pembangunan Infrastruktur dan Peralatan Olahraga

    Reses di Desa Sawang Lebar, Samsir Alam Terima Usulan Pembangunan Infrastruktur dan Peralatan Olahraga

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 800
    • 0Komentar

    BENGKULU UTARA, Jarrakpos.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Samsir Alam  reses masa sidang ke 1 Tahun 2025 untuk menyerap aspirasi masyarkaat di Desa Sawang Lebar Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (27/2/2025). Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Desa Sawang Lebar menyampaikan sejumlah usulan penting yang menyangkut pembangunan infrastruktur dan sarana olahraga, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan aktivitas masyarakat […]

  • Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Komitmen Pererat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum

    Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Komitmen Pererat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5). Di tengah iringan seni budaya Bali yang ditampilkan pelajar SMK Negeri 5 Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Bali untuk terus mempererat sinergi bersama Kejaksaan Tinggi Bali […]

  • Soal Perbedaan Pendapat di Internal Pansus TRAP, Ketua DPRD Bali Tegaskan Hanya Rekomendasi Resmi yang Menjadi Acuan

    Soal Perbedaan Pendapat di Internal Pansus TRAP, Ketua DPRD Bali Tegaskan Hanya Rekomendasi Resmi yang Menjadi Acuan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik perbedaan pandangan yang muncul di internal Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait pengawasan terhadap aktivitas PT Bali Turtle Island Development (BTID) di kawasan KEK Kura-Kura Bali mendapat perhatian serius dari pimpinan DPRD Bali. Ketua DPRD Bali menegaskan bahwa hanya rekomendasi yang telah melalui mekanisme resmi dan […]

  • Peringati HPN, Pokja Wartawan dan Polres Kuningan Santuni Anak Yatim

    Peringati HPN, Pokja Wartawan dan Polres Kuningan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Polres Kuningan bersama Polres Kuningan menggelar kegiatan sosial berupa santunan dan pemberian bingkisan kepada 25 anak yatim dan piatu, Kamis (20/02/25). Acara yang berlangsung di Mapolres Kuningan, Polda Jabar, menjadi wujud kepedulian insan pers dan kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan, […]

expand_less