Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengusaha Bali Setuju UMP 2027 Naik, Ajus Linggih Ingatkan: Jangan Sampai Berujung PHK dan Harga Melambung

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Kalangan pengusaha di Bali menyatakan tidak keberatan dengan rencana kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2027. Namun, kenaikan upah diminta dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kemampuan dunia usaha agar kebijakan tersebut tidak justru memicu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun kenaikan harga barang dan jasa.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat Komisi II DPRD Provinsi Bali bersama sejumlah asosiasi dunia usaha dalam rangka menyerap aspirasi terkait rencana penetapan UMP dan Upah Minimum Sektoral Pariwisata Bali 2027, Selasa (15/9/2026).

Ketua Komisi II DPRD Bali, Ajus Sumarjaya Linggih, mengatakan secara umum pelaku usaha yang hadir dalam rapat menyetujui adanya kenaikan UMP. Kendati demikian, besaran kenaikan harus dihitung secara realistis agar tidak membebani keberlangsungan usaha maupun pekerja.

“Secara menyeluruh, hadirin rapat menyetujui terjadinya kenaikan UMP. Namun, harus terukur karena yang namanya UMP itu adalah sifatnya net untuk fresh graduate single,” kata Ajus.

Menurut Ajus, penetapan UMP bukan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah. Besaran upah nantinya mengikuti formula yang telah ditentukan pemerintah pusat. Sementara pemerintah provinsi memiliki ruang dalam menentukan nilai alfa yang digunakan dalam formula tersebut.

“Saat ini alfa 0,8, maksimal 0,9,” ujarnya.

Ajus menilai pembahasan kenaikan upah tidak cukup hanya melihat angka persentase. Ia mencontohkan kenaikan UMP Bali pada 2026 yang mencapai lebih dari 7 persen. Sementara dalam empat tahun terakhir, rata-rata kenaikan upah berada di kisaran 6-7 persen, dengan inflasi sekitar 2-3 persen.

Secara teori, kondisi tersebut semestinya memberikan tambahan daya beli bagi pekerja. Namun, realitas di lapangan menunjukkan daya beli masyarakat masih menghadapi tekanan akibat meningkatnya berbagai kebutuhan hidup.

“Artinya, ada faktor-faktor lain yang menyebabkan biaya hidup meningkat. Jadi, bukan semata-mata hanya terjadi dari UMP,” jelasnya.

Karena itu, Ajus menekankan pentingnya melihat persoalan upah secara lebih komprehensif. Kenaikan UMP, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan pengendalian biaya hidup dan kemampuan perusahaan dalam menanggung tambahan beban tenaga kerja.

Ia mengingatkan, kenaikan upah yang terlalu tinggi tanpa memperhitungkan kemampuan dunia usaha berpotensi menimbulkan konsekuensi terhadap lapangan kerja.

“Kalau misalnya UMP naik Rp5,2 juta, terus kemampuan pengusaha untuk membiayai itu tidak mampu, terjadi PHK,” kata Ajus.

Di sisi lain, perusahaan juga dapat mengambil langkah menaikkan harga barang maupun jasa untuk menutup peningkatan biaya operasional akibat kenaikan upah. Jika hal itu terjadi, peningkatan pendapatan pekerja berpotensi kembali tergerus oleh meningkatnya biaya hidup.

“Ketika harga-harga naik, akhirnya kenaikan UMP hanya kenikmatan sesaat,” ujarnya.

Komisi II DPRD Bali selanjutnya berencana berkoordinasi dengan Komisi IV DPRD Bali untuk mempertemukan perwakilan pengusaha dan pekerja. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang dialog untuk menemukan titik keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan pekerja dan keberlangsungan dunia usaha.

Pembahasan tersebut menjadi penting mengingat sektor pariwisata merupakan salah satu penopang utama perekonomian Bali. Kebijakan upah yang ditetapkan nantinya diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pekerja, tetapi juga menjaga daya saing usaha serta keberlanjutan lapangan kerja di Pulau Dewata.

Rapat Komisi II DPRD Bali turut melibatkan sejumlah asosiasi dunia usaha, di antaranya APINDO Bali, KADIN Bali, HIPMI Bali, PHRI Bali, GIPI Bali, BTB, ASITA Bali, BVRMA, dan PUTRI Bali.

Dengan demikian, pembahasan UMP Bali 2027 tidak semata-mata menjadi persoalan mengenai seberapa besar angka kenaikan upah, tetapi juga bagaimana menjaga keseimbangan antara kesejahteraan pekerja, kemampuan pengusaha, stabilitas harga, dan keberlangsungan lapangan kerja.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berlaga di Liga 3 Nasional, Gubernur Koster Dukung Perseden Denpasar Siapkan GOR Ngurah Rai

    Berlaga di Liga 3 Nasional, Gubernur Koster Dukung Perseden Denpasar Siapkan GOR Ngurah Rai

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan dukungan kepada Perseden Denpasar yang akan mewakili Bali dalam kompetisi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober 2026. Dukungan tersebut berupa pemanfaatan fasilitas olahraga di GOR Ngurah Rai Denpasar serta bantuan pengurusan izin keramaian untuk menunjang persiapan dan pelaksanaan pertandingan. Dukungan itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, saat […]

  • Timur Tengah Bergejolak, Umat Muslim di Bali Tetap Rukun Dan Selalu Berupaya Menjaga Keamanan Di Bali. 

    Timur Tengah Bergejolak, Umat Muslim di Bali Tetap Rukun Dan Selalu Berupaya Menjaga Keamanan Di Bali. 

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir menyusul serangan militer langsung yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran. Situasi ini menandai pergeseran dari tekanan diplomatik dan sanksi ekonomi menuju konfrontasi terbuka, sehingga memunculkan kekhawatiran global atas potensi meluasnya konflik. Kondisi tersebut terjadi di tengah bulan suci […]

  • Aset Negara ‘Disulap’? Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Sertifikasi Lahan di Kawasan Terlarang

    Aset Negara ‘Disulap’? Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Sertifikasi Lahan di Kawasan Terlarang

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menggelar rapat penting pada Senin (20/4/2026) di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Bali. Agenda utama rapat tersebut adalah membahas pengamanan aset daerah, khususnya di wilayah BTID yang belakangan menjadi sorotan. Turut hadir, Sekda DPRD Provinsi Bali, Ketua […]

  • Koster Dorong Fintech Lebih Produktif, Literasi Keuangan Masyarakat Harus Diperkuat.

    Koster Dorong Fintech Lebih Produktif, Literasi Keuangan Masyarakat Harus Diperkuat.

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong pertumbuhan industri teknologi finansial (fintech), khususnya pinjaman daring (Pindar), berjalan seiring dengan penguatan literasi dan perlindungan konsumen. Kemudahan akses pembiayaan digital dinilai harus mampu memberikan manfaat produktif bagi masyarakat, bukan justru mendorong perilaku konsumtif dan keputusan berutang secara impulsif. Hal tersebut disampaikan Koster saat menjadi pembicara dalam […]

  • Untuk Kenyamanan Konsumen, Satgas Pangan Polres Kuningan Lakukan Sidak MinyakKita

    Untuk Kenyamanan Konsumen, Satgas Pangan Polres Kuningan Lakukan Sidak MinyakKita

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 812
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Satuan tugas (Satgas) Pangan Polres Kuningan bersama Diskopdagperin Kabupaten Kuningan dan UPTD Metrologi Kabupaten Kuningan melakukan sidak produk minyak goreng merk Minyak Kita di beberapa toko Pasar Baru Kuningan, Jum’at (14/3/2025). Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian melalui Kasat Reskrim AKP Nova Bhayangkara mengatakan, kegiatan yang dilakukannya paska ramainya produk minyak kita yang […]

  • Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah Pimpin Sertijab Ditreskrimum Polda Kepri

    Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah Pimpin Sertijab Ditreskrimum Polda Kepri

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    BATAM, jarrakpos.com | Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., pimpin upacara serah terima jabatan Ditreskrimum Polda Kepri bertempat di Lobby Utama Polda Kepulauan Riau. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2776/XII/KEP./2024 Tanggal 29 Desember 2024 yang ditanda tangani langsung oleh Irwasum Polri Komjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., yang mengatasnamakan […]

expand_less