Hari Jadi ke-68 Bali, Putu Eka Serukan Sinergi Jaga Bali dan Perkuat Semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TABANAN – Menyambut Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali yang diperingati pada 14 Agustus 2026, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan, Putu Eka Putra Nurcahyadi, mengajak seluruh masyarakat Bali untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan Bali yang semakin maju, sejahtera, harmonis, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Pesan tersebut disampaikannya menjelang peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali. Menurut Putu Eka, momentum hari jadi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pembangunan Bali sekaligus memperkuat tekad bersama dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Ia menilai kemajuan Bali harus dibangun melalui semangat kebersamaan. Pemerintah, legislatif, masyarakat, dunia usaha, tokoh adat, generasi muda hingga berbagai elemen lainnya memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Pulau Dewata.
“Mari perkuat sinergi dan komitmen bersama untuk mewujudkan Bali yang semakin maju, sejahtera, dan harmonis berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujarnya.
Putu Eka menegaskan bahwa pembangunan Bali tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik. Kemajuan harus berjalan seimbang dengan pelestarian lingkungan, adat, budaya, tradisi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali harus terus menjadi pijakan dalam pembangunan. Nilai tersebut mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan dan keharmonisan antara manusia, alam, serta kehidupan sosial dan budaya.
“Bali memiliki kekuatan yang luar biasa, mulai dari adat, budaya, tradisi, alam hingga masyarakatnya. Semua itu harus kita jaga bersama agar pembangunan dan kemajuan tidak menghilangkan jati diri Bali,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan Bali. Generasi penerus diharapkan tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi turut mengambil bagian dalam menjaga budaya, lingkungan, serta mengembangkan berbagai potensi daerah dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Bali.
Hari Jadi Provinsi Bali diperingati setiap 14 Agustus. Provinsi Bali dibentuk pada 14 Agustus 1958 berdasarkan undang-undang, sehingga pada 2026 ini Bali memasuki usia ke-68 tahun.
Putu Eka berharap momentum tersebut dapat menjadi energi baru bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan, gotong royong dan kepedulian terhadap Bali. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-68 sebagai momentum untuk menatap masa depan dengan optimisme sekaligus menjaga warisan Bali bagi generasi mendatang.
“Selamat Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali. Mari bersama-sama menjaga Bali, membangun Bali dengan semangat gotong royong, serta mewariskan Bali yang maju, sejahtera, harmonis dan tetap berkarakter kepada generasi berikutnya,” pungkasnya.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar