Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus SPBU di Atas Sungai Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan, Gede Harja Astawa: Pelanggar Tata Ruang Tindak Tegas 

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Kasus dugaan pelanggaran tata ruang berupa pembangunan SPBU di atas aliran sungai di kawasan Pemogan, Denpasar, memantik perhatian serius dari Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa. Ia menilai kasus ini bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan cerminan lemahnya sistem pengawasan dan penerapan aturan di lapangan.

Menurut Harja, pelanggaran seperti ini sudah berulang kali terjadi di masa lalu dan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat serta lingkungan. Namun ironisnya, siklus pelanggaran ini tetap terulang karena tidak adanya tindakan tegas dan konsistensi dari pihak berwenang.

“Masalah seperti ini bukan hal baru. Kesalahannya bukan hanya pada pengusaha, tetapi juga pada pihak-pihak yang berwenang yang lalai menerapkan SOP. Akibatnya, semua dirugikan baik pengusaha maupun lembaga pemerintah sendiri,” tegas Harja Astawa saat ditemui di Denpasar, Selasa (4/11/2025).

Efek Jera Jadi Kunci

Politisi asal Buleleng itu menegaskan, ke depan tidak boleh ada kompromi terhadap pelanggaran tata ruang, terutama yang berpotensi merusak lingkungan. Ia menilai, penegakan hukum yang setengah hati justru membuka ruang bagi pelanggaran serupa terus berulang.

“Kalau sudah jelas melanggar, tidak ada istilah kompromi. Solusinya hanya satu: efek jera. Karena kalau tidak, para pihak nanti hanya saling tuding pengusaha menyalahkan pemerintah, pemerintah menyalahkan pengusaha,” ujarnya dengan nada geram.

Ia juga mengingatkan agar para pengusaha yang merasa usahanya berpotensi bermasalah segera melakukan introspeksi dan memperbaiki legalitas usahanya.

“Kalau izin belum lengkap, segera lengkapi. Kalau tidak bisa, hentikan usahanya. Karena kalau ditemukan pelanggaran, pasti akan ditutup. Jangan menunggu masyarakat marah dulu baru bertindak,” pesannya.

Minta Dukungan Masyarakat, Dorong Satpol PP Lebih Tegas

Lebih jauh, Gede Harja Astawa menekankan bahwa pengawasan tata ruang tidak akan berjalan efektif tanpa dukungan masyarakat. Ia mengajak warga Bali untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mengawasi pembangunan di sekitarnya.

“Kami di DPRD tidak akan ada artinya tanpa dukungan masyarakat. Mari kita bersama-sama mengawasi pembangunan. Tapi laporan harus berdasarkan data dan bukti yang benar, jangan asal tuduh. Kalau ada pelanggaran, sampaikan secara terbuka. Kita ingin Bali ini bersih dari praktik pembangunan yang melanggar aturan,” katanya.

Harja juga menyoroti pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif, terutama “Satpol PP” yang menjadi ujung tombak penegakan perda.

“Kami di DPRD bisa bersuara keras, tapi kalau eksekutif lambat bertindak, sama saja. Satpol PP harus berani mengeksekusi rekomendasi DPRD. Ini soal keberanian moral dan tanggung jawab pada rakyat,” ujarnya.

Harapan untuk Masa Depan Bali yang Lebih Tertata

Di akhir pernyataannya, Gede Harja Astawa menegaskan bahwa langkah DPRD Bali dalam mengawasi tata ruang bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan upaya menjaga harmoni antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

“Kita tidak ingin mengulang kesalahan masa lalu. Sekarang waktunya menata ulang arah pembangunan Bali agar lebih tertib, lebih harmonis dengan alam, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Ini amanat rakyat dan harus kita jalankan dengan tegas,” pungkasnya.

Kasus SPBU Pemogan kini masih dalam proses penelusuran oleh Pansus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (TRAP) DPRD Bali, yang juga telah meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali–Penida turun langsung memeriksa kondisi di lapangan. DPRD Bali berkomitmen mengawal penuh kasus ini hingga tuntas, sebagai langkah nyata memperbaiki tata kelola ruang dan izin di Pulau Dewata. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Giri Prasta Hadiri Pemelaspas Pura Mas Pidada Tegaskan Komitmen Jaga Spiritualitas dan Budaya

    Wagub Giri Prasta Hadiri Pemelaspas Pura Mas Pidada Tegaskan Komitmen Jaga Spiritualitas dan Budaya

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, menghadiri sekaligus mengikuti persembahyangan dalam rangkaian Upacara Pemelaspas Wangunan lan Pelinggih Pura Mas Pidada di Jalan Pidada, Kelurahan Banyuasri, Singaraja, Buleleng, Rabu, 28 Januari 2026. Kehadiran orang nomor dua di Bali ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan nilai spiritual, budaya, dan kearifan lokal Bali. […]

  • Jaga Pariwisata Bali, Gubernur Koster Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal, Narkoba dan Judi Online di Bali

    Jaga Pariwisata Bali, Gubernur Koster Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal, Narkoba dan Judi Online di Bali

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com –  Gubernur Koster Ajak Kepolisian Daerah (Polda) Bali Presisi (Prediktif, ResponsIbilitas, dan transparansi berkeadilan) Tangani Kasus Wisman Nakal, Narkoba dan Judi Online di Bali. Bali sebagai destinasi wisata dunia harus dijaga ketat karena berkontribusi besar bagi devisa pariwisata nasional dan ekonomi Bali. Gubernur Bali, Wayan Koster  menegaskan  kontribusi pariwisata Bali terhadap pertumbuhan perekonomian […]

  • Arak Bali Resmi Legal, Made Supartha: Kerja Nyata Gubernur Koster untuk Rakyat Bali

    Arak Bali Resmi Legal, Made Supartha: Kerja Nyata Gubernur Koster untuk Rakyat Bali

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dr. (C) I Made Supartha, SH., MH., memberikan apresiasi atas kerja keras Gubernur Bali Wayan Koster yang berhasil melegalkan industri minuman tradisional Arak Bali. Legalitas tersebut ditandai dengan terbitnya izin resmi dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Menurut Made Supartha, terbitnya izin tersebut menjadi bukti nyata […]

  • Dugaan Korupsi Tujuh Ratus Juta, Kades Keduanan Di Kejar Aliansi Cirebon Bergerak Sampai Ke Inspektorat

    Dugaan Korupsi Tujuh Ratus Juta, Kades Keduanan Di Kejar Aliansi Cirebon Bergerak Sampai Ke Inspektorat

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 764
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Usai audensi di kejaksaan Sumbar Kabupaten Cirebon pada Senin 23 Desember 2024. Kali ini Aliansi Cirebon bergerak terus mengejar ke Inspektorat Kabupaten Cirebon dengan melakukan audensi, dan diterima langsung oleh Inspektur Pembantu Khusus (IRBANSUS) Zulkifli beserta stafnya. Audensi di selenggarakan di ruang Merah Putih lantai dua, Rabu 8/1/25. Audensi  bertujuan untuk menanyakan […]

  • Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Gilimanuk Jadi Motor Kemandirian Energi Bali.

    Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Gilimanuk Jadi Motor Kemandirian Energi Bali.

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan sekaligus melakukan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Site Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). Didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah mempercepat transformasi energi nasional menuju kemandirian energi dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar […]

  • Ketua AWMI Dewanto P Siregar Serukan Generasi Muda Bersatu Menghadapi ‘Kolonialisme Digital

    Ketua AWMI Dewanto P Siregar Serukan Generasi Muda Bersatu Menghadapi ‘Kolonialisme Digital

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Matakompas.com– Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober selalu menjadi jejak sejarah bagi bangsa Indonesia. Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan selamat hari Sumpah Pemuda ke-97 pada 28 Oktober 2025. “Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi dan atas nama pemerintah mengucapkan selamat hari sumpah pemuda ke-97 Tahun 2025,” kata Prabowo dalam video resmi Tak hanya […]

expand_less