Breaking News
light_mode
Trending Tags

25 Tahun Demokrat Bali: Refleksi Sejarah, Perkuat Konsolidasi, Kader Diminta Kembali Hadir dan Bekerja Nyata untuk Rakyat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali menjadikan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat sebagai momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat konsolidasi kader.

Peringatan seperempat abad Partai Demokrat tersebut digelar secara sederhana di Sekretariat DPD Partai Demokrat Bali, Rabu (9/9/2026).

Momentum tersebut juga menjadi penegasan komitmen Partai Demokrat Bali untuk kembali hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi dan memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.

Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat Bali dihadiri tokoh sesepuh, deklarator sekaligus pendiri Partai Demokrat Bali, Dewa Gede Bagus Badra.

Sejumlah tokoh Partai Demokrat Bali juga hadir, diantaranya Putu Suasta, Bagus Astawa Merta, Ngurah Wididana (Pak Oles), Nengah Pringgo, Turah Santika, Made Karda serta tokoh lainnya yang selama ini memberikan kontribusi terhadap perjalanan Partai Demokrat di Bali.

Turut hadir, Pengurus DPD Partai Demokrat Bali, Ketua PDRI Provinsi Bali, Ketua BMI Provinsi Bali, Ketua KNPD Provinsi Bali, keluarga besar PWRI Provinsi Bali, keluarga besar Laskar Merah Putih, Forum Peduli Bali Shanti, serta kader dan simpatisan Partai Demokrat se-Bali.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali I Made Mudarta, S.Sos., yang diwakili Bendahara DPD Partai Demokrat Bali Dra. Utami Dwi Suryadi, menyampaikan ucapan selamat HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus HUT ke-77 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-6 Republik Indonesia yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Utami berharap SBY senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam mengemban amanah bagi bangsa dan negara.
Menurutnya, perjalanan 25 tahun bukanlah waktu yang singkat. Sejak berdiri pada 2001 hingga 2026, Partai Demokrat dinilai konsisten memperjuangkan demokrasi dan kepentingan rakyat.

Mengusung tema “Demokrat Bersama Rakyat Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, dan Menjaga Demokrasi”, Partai Demokrat kembali menegaskan komitmennya untuk tetap berada ditengah masyarakat.

“Kita akan selalu berada ditengah-tengah rakyat, baik dalam suka maupun duka, serta di dalam maupun di luar pemerintahan,” terangnya.

Utami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah setia berjuang selama 25 tahun serta masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada Partai Demokrat.

“Mari kita jadikan momentum ulang tahun ke-25 ini sebagai pendorong konsolidasi untuk berbenah dan kembali memenangkan hati rakyat,” kata Utami Dwi Suryadi.

Ia menegaskan, 9 September 2026 menjadi penanda Partai Demokrat genap berusia 25 tahun. Perjalanan tersebut diwarnai dinamika, pasang surut, kemenangan dan berbagai tantangan.
Namun, semangat pro-rakyat disebut tidak pernah padam.

Oleh karena itu, kader Partai Demokrat Bali didorong untuk terus turun ke masyarakat, mendengarkan aspirasi serta menghadirkan solusi yang nyata.

Utami juga mengingatkan seluruh kader Partai Demokrat di Bali agar menjadikan HUT ke-25 sebagai lecutan semangat baru untuk menebar kebaikan, bekerja nyata dan menjaga soliditas.

Dewa Badra Soroti Tiga Hal Penting

Sementara itu, tokoh sesepuh, deklarator sekaligus pendiri Partai Demokrat di Bali, Dewa Gede Bagus Badra menyampaikan tiga hal penting yang perlu direnungkan dalam momentum HUT ke-25 Partai Demokrat.

Pertama, menurut Dewa Badra, ulang tahun merupakan momentum untuk memperingati hari lahir organisasi.

Partai Demokrat digagas pada awal Agustus 2001 oleh dua tokoh utama yang tercatat dalam sejarah partai, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Vence Rumangkang.

Partai Demokrat kemudian resmi didaftarkan ke Departemen Hukum dan HAM pada 9 September 2001, bertepatan dengan HUT SBY.

“Pendaftaran ini diprakarsai oleh 99 orang pendiri, salah satunya adalah sahabat kita dari Bali, Bapak Drs. I Wayan Sugiana, seorang dosen di Jakarta,” kata Dewa Bagus Badra.

Seiring proses pembentukan partai, mandat dan surat tugas pembentukan pengurus daerah diserahkan kepada Ir. Anak Agung Susila Jelantik, M.S.

Menurut Dewa Bagus Badra, pergerakan pembentukan Partai Demokrat kemudian dimulai dari Provinsi Bali.
Menjelang verifikasi partai politik, Partai Demokrat Bali berhasil membentuk kepengurusan di tujuh dari sembilan kabupaten/kota.
Setelah kepengurusan tersebut terbentuk, Partai Demokrat Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di salah satu rumah makan di Jalan Ida Bagus Mantra. Musda tersebut kemudian menunjuk Dewa Badra sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Bali.

“Persyaratan saat itu memang hanya memungkinkan 7 kabupaten/kota. Kisah lengkap perjalanan ini nantinya akan dituangkan dalam buku 25 Tahun Partai Demokrat Provinsi Bali yang dipimpin oleh Pak Sudiartha, Pak Ida Bagus Astawa, serta rekan-rekan lainnya,” kata Dewa Bagus Badra.

Dewa Badra juga menambahkan, dari tahun ke tahun Partai Demokrat selalu patuh dan mengikuti setiap aturan yang ditetapkan KPU Pusat maupun KPU Provinsi Bali.

Kedua, Dewa Badra menyebut usia 25 tahun menjadi simbol pertambahan usia sekaligus kedewasaan organisasi.

Berdiri sejak 2001, perjalanan seperempat abad dinilai menjadi proses pendewasaan Partai Demokrat dalam memahami konstelasi politik, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Ketiga, momentum HUT harus menjadi ajang refleksi diri dan penegakan visi serta misi partai.

“​Refleksi terpenting adalah bagaimana visi, misi, dan platform Partai Demokrat dapat diwujudkan secara nasional maupun daerah,” ujarnya.

Menurut Dewa Badra, platform Partai Demokrat bertumpu pada tiga pilar utama, yakni nasionalis, pluralis dan humanis. Ketiganya berpadu menjadi pilar nasionalis-religius.

Belajar dari Awal Perjalanan Demokrat di Bali

Dewa Bagus Badra mengenang masa awal pembentukan Partai Demokrat di Bali, khususnya setelah musibah Bom Bali.
Saat itu, Partai Demokrat tidak hanya berbicara mengenai target memperoleh kursi legislatif, tetapi juga menawarkan gagasan mengenai keamanan, kesejahteraan dan demokrasi.

“​Kondisi Bali saat itu sangat membutuhkan rasa aman. Dari keamanan, pariwisata dapat pulih kembali, dan dari pariwisata itulah kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Nilai-nilai inilah yang kita tawarkan ke masyarakat sehingga banyak tokoh yang tertarik untuk bergabung,” paparnya.

Dewa Bagus Badra juga mengingat perjalanan politik Partai Demokrat hingga berhasil mengantarkan pasangan SBY dan Jusuf Kalla dalam kontestasi Pilpres.

“Meskipun saat Pilpres dulu syarat pengusungan calon presiden adalah 3% dan secara nasional kita meraih 7,5% di Bali mencapai sekitar 6%, teman-teman dari partai lain akhirnya dapat bersatu dalam Barisan Partai Demokrat untuk mengusung pasangan SBY dan Jusuf Kalla,” urainya.

Oleh karena itu, Dewa Badra berharap seluruh kader dan tokoh Partai Demokrat dapat bersama-sama membesarkan partai sehingga terus memberikan kontribusi bagi masyarakat sesuai amanah Pembukaan UUD 1945.

Ia juga menekankan dua prinsip yang harus dipegang dalam membesarkan partai. Pertama, menghormati setiap orang yang datang dan ingin bergabung. Kedua, menghargai orang-orang yang telah lebih dahulu berjuang dan menjadi pengurus partai.
Prinsip tersebut, menurut Dewa Badra, juga diterapkan saat menyambut bergabungnya sejumlah tokoh seperti Pak Oles, Putu Suasta, Made Karda, Turah Santika dan tokoh-tokoh lainnya.

“Jika kita mampu merangkai dua prinsip ini, yaitu menghormati yang baru datang dan menghargai yang sudah ada di dalam niscaya Partai Demokrat ke depan akan jauh lebih maju, lebih baik, dan semakin dicintai rakyat. ​Demokrat! Jaya! Demokrat! Jaya! Demokrat! Jaya! AHY! Yes!,” tutupnya. (Van)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC GMNI Se-Bali Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Pemerintah Hadir dengan Kebijakan Nyata untuk Rakyat

    DPC GMNI Se-Bali Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Pemerintah Hadir dengan Kebijakan Nyata untuk Rakyat

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Bali menyampaikan pernyataan sikap terkait kondisi pelemahan nilai tukar rupiah yang dinilai semakin memperberat beban kehidupan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi nasional. Organisasi mahasiswa tersebut menegaskan bahwa situasi ekonomi saat ini telah menimbulkan tekanan nyata terhadap rakyat kecil dan membutuhkan respons konkret dari pemerintah. […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Bangun Rumah di Perbatasan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Bangun Rumah di Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Kaca kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di perbatasan dengan menggelar kegiatan karya bhakti membantu pembangunan rumah milik Bapak Dedi di Kampung Pukat, Desa Sei Bolong, Kecamatan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini melibatkan personel Satgas bersama warga setempat, bekerja sama dalam proses pembangunan rumah sebagai wujud […]

  • Dinkes Kota Dumai Gelar Giat Kampanye Dan Pergerakan Masyarakat Hidup Sehat

    Dinkes Kota Dumai Gelar Giat Kampanye Dan Pergerakan Masyarakat Hidup Sehat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Matakompas.Com Dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Dumai melaksanakan kegiatan kampanye dan penggerakan masyarakat untuk hidup sehat yang bertempat di wilayah kerja Puskesmas Purnama, Kecamatan Dumai Barat.20/4/26 Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif guna mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan […]

  • Perkuat Kepercayaan Investor, DPR Bahas Kerangka Investasi Transparan di Sektor Properti

    Perkuat Kepercayaan Investor, DPR Bahas Kerangka Investasi Transparan di Sektor Properti

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com | Meningkatnya minat investor domestik dan asing terhadap Indonesia membawa konsekuensi serius terhadap kebutuhan akan kepastian hukum, transparansi, serta perlindungan investasi, khususnya di sektor real estat dan infrastruktur. Meski pemerintah telah membangun kerangka regulasi yang relatif lengkap, tantangan utama masih terletak pada implementasi aturan tersebut di lapangan. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah […]

  • Kuasa Hukum Pertanyakan Kepastian Hukum Kasus I Made Daging, Praperadilan Jilid III Uji Langkah Polda Bali

    Kuasa Hukum Pertanyakan Kepastian Hukum Kasus I Made Daging, Praperadilan Jilid III Uji Langkah Polda Bali

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Kepastian hukum menjadi sorotan utama dalam sidang praperadilan jilid III mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, I Made Daging, di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (27/10/2026). Tim kuasa hukum mempertanyakan konsistensi penanganan perkara setelah penyidikan dihentikan dan status tersangka dicabut, tetapi kemudian muncul laporan pidana baru yang disebut berkaitan dengan […]

  • Pemprov NTT Minta Maaf, Gubernur Koster Dorong Syarat Administrasi dan Pakta Integritas Warga Keluar NTT-Masuk Bali

    Pemprov NTT Minta Maaf, Gubernur Koster Dorong Syarat Administrasi dan Pakta Integritas Warga Keluar NTT-Masuk Bali

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma bersama rombongan kepala daerah daratan Sumba Provinsi NTT diterima Gubernur Bali, Wayan Koster di Kertha Sabha Denpasar, Jumat 30 Januari 2026. Pemprov Bali dan NTT menggelar Rapat Koordinasi (rakor) terkait Antisipasi Konflik Horizontal yang berhubungan secara spesifik dengan gangguan ketentraman, kenyamanan masyarakat Bali, yang […]

expand_less