Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori »  PNB Dorong Pendidikan Berkelanjutan bagi Pengelola Perkuat Ketahanan LPD

 PNB Dorong Pendidikan Berkelanjutan bagi Pengelola Perkuat Ketahanan LPD

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, Matakompas.com – Politeknik Negeri Bali (PNB) menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia Lembaga Perkreditan Desa (LPD) melalui pendidikan berkelanjutan. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kesehatan dan keberlanjutan LPD di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks.

Sebagai institusi pendidikan vokasi terkemuka, PNB melalui Jurusan Akuntansi telah lama menghadirkan solusi konkret lewat Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini diselenggarakan baik melalui kelas reguler maupun kelas khusus LPD, dan terbukti efektif memfasilitasi para pengelola LPD meraih gelar sarjana terapan dengan mengonversi pengalaman kerja menjadi satuan kredit semester (SKS).

Dengan skema tersebut, para praktisi LPD dapat menempuh pendidikan formal secara lebih efisien tanpa harus meninggalkan tanggung jawab mereka di lembaga.

Kuliah Tamu Bahas Mitigasi Risiko Kredit

Komitmen penguatan kapasitas itu kembali ditegaskan melalui kuliah tamu bertajuk “Strategi Mitigasi Risiko Kredit: Dari Kredit Macet ke Kredit Aman yang Berkelanjutan” yang digelar pada 21 Februari 2026 di Gedung Widya Guna PNB.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, yakni:

* Ida Bagus Made Warnaya Putra, SE., M.M. dari Lembaga Pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa Provinsi Bali

* Drs. I Nyoman Cendikiawan, SH., M.Si. dari Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Desa Provinsi Bali

* I Made Gede Suweta, S.H., M.Kn. dari Kantor Notaris & PPAT

Sementara itu, diskusi dipandu oleh Prof. Dr. I Nyoman Darmayasa, SE., M.Ak., Ak., MM., ASEAN CPA., yang menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dalam pengelolaan risiko kredit.

Mitigasi Risiko Jadi Kebutuhan Strategis

Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa pemahaman mitigasi risiko bukan sekadar kemampuan teknis, melainkan kebutuhan strategis bagi LPD untuk mentransformasi tantangan kredit macet menjadi peluang pertumbuhan yang stabil.

Melalui pendidikan berkelanjutan, para pengelola LPD diharapkan mampu:

* Mengidentifikasi potensi risiko sejak dini

* Menerapkan langkah preventif dan kuratif secara tepat

* Mengelola lembaga dengan prinsip kehati-hatian (prudence) tinggi

Hal ini sangat penting mengingat LPD merupakan motor penggerak ekonomi adat di Bali yang memerlukan tata kelola profesional sekaligus sensitif terhadap kearifan lokal.

Jembatani Teori dan Praktik Lapangan

Kuliah tamu ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga ruang diskusi interaktif yang membedah studi kasus nyata di lapangan. Dengan menghadirkan pakar manajemen risiko, PNB berupaya menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan praktik perbankan komunitas khas LPD.

Transformasi dari “kredit macet” menuju “kredit aman” dinilai memerlukan perubahan paradigma dari pendekatan tradisional menuju sistem yang lebih terukur dan berbasis manajemen risiko modern.

Komitmen Kawal Ekonomi Bali

Melalui momentum kegiatan di Gedung Widya Guna, Politeknik Negeri Bali menegaskan tekadnya untuk terus mengawal keberlanjutan ekonomi Bali melalui penguatan lembaga keuangan desa.

Sinergi antara akademisi dan praktisi LPD diharapkan mampu membangun ekosistem keuangan yang sehat, transparan, dan berkelanjutan. Pendidikan berkelanjutan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan memastikan warisan ekonomi desa adat tetap kokoh dan mampu bersaing di era digital. (Tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahok Temesi Soroti Krisis Sampah Bali, Dorong Desa Jadi Pusat Ekonomi Sirkular dan Tolak Perluasan TPA

    Ahok Temesi Soroti Krisis Sampah Bali, Dorong Desa Jadi Pusat Ekonomi Sirkular dan Tolak Perluasan TPA

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    GIANYAR – Kepala Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, I Ketut Branayoga, SE, yang akrab disapa Ahok Temesi, menyampaikan keprihatinannya terhadap persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat tentang Konstitusi yang digelar Anggota DPD RI sekaligus anggota MPR RI Provinsi Bali, Ni […]

  • LHMB Dumai Timur Endus Dugaan Kongkalikong Serta Kecam Rekruitmen Tenaga Kerja TA 2026 di Pertamina Dumai

    LHMB Dumai Timur Endus Dugaan Kongkalikong Serta Kecam Rekruitmen Tenaga Kerja TA 2026 di Pertamina Dumai

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 5
    • 0Komentar

      Mata kompas. Com DUMAI – Panglima Bungsu Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Kecamatan Dumai Timur, Tengku Harfansyah, melontarkan pernyataan keras kepada pihak Pertamina RU II Dumai terkait proses penerimaan tenaga kerja Turn Around (TA) 2026. Tengku Harfansyah menegaskan bahwa proses penerimaan tenaga kerja harus dilakukan secara transparan, jujur, dan tanpa praktik kecurangan. Ia juga […]

  • Kanwil Kemenkum Bali dan Pengadilan Tinggi Denpasar Siapkan Kolaborasi Pelatihan Paralegal

    Kanwil Kemenkum Bali dan Pengadilan Tinggi Denpasar Siapkan Kolaborasi Pelatihan Paralegal

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali melakukan audiensi ke Pengadilan Tinggi Denpasar pada Rabu (3/12) sebagai tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Hukum dan Mahkamah Agung tentang Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Hukum. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Bali, Eem Nurmanah, yang hadir didampingi oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan […]

  • Jaga Kekhusyukan Idul Fitri dan Nyepi, Satgas Preventif Polresta Denpasar Sasar Kerumunan Anak Muda

    Jaga Kekhusyukan Idul Fitri dan Nyepi, Satgas Preventif Polresta Denpasar Sasar Kerumunan Anak Muda

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang jatuh berdekatan di tahun 2026, Polresta Denpasar semakin mengintensifkan pengamanan. Melalui Operasi Ketupat Agung 2026, Satgas 2 Preventif melakukan patroli dialogis guna memastikan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Denpasar tetap kondusif. Pada Selasa (17/3/2026) siang, […]

  • FOPI Sumut Dikukuhkan, Berharap Petanque Dipertandingkan di PON XXII

    FOPI Sumut Dikukuhkan, Berharap Petanque Dipertandingkan di PON XXII

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Medan – Pengurus baru Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumatera Utara (Sumut) untuk periode 2024-2028 resmi dikukuhkan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, pada Senin (17/2/25). Saat pengukuhan, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, John Ismadi Lubis mengucapkan terima kasih kepada pengurus yang sebelumnya, dan berharap pengurus baru meningkatkan prestasi. “Selamat berkarya, […]

  • Raup Keuntungan Besar, Pelaku Penjual Pupuk Subsidi Ilegal di Magelang Ditangkap Polisi

    Raup Keuntungan Besar, Pelaku Penjual Pupuk Subsidi Ilegal di Magelang Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 953
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Aparat kepolisian Polresta Magelang berhasil menangkap seorang pria yang menjual pupuk subsidi ilegal di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pelaku mengeruk keuntungan Rp 30.000 per sak pupuk NPK Phonska seberat 50 kilogram. Penjual pupuk subsidi ilegal itu adalah P (46), asal Kecamatan Kajoran, yang sudah beroperasi hampir dua tahun. Dia ditangkap di […]

expand_less