Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tanpa Lapangan Sendiri, Warga Kanaga Tetap Guyub Rayakan HUT ke-81 RI Penuh Semangat

  • account_circle David
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Lebak — Semangat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 dirayakan dengan penuh kehangatan dan kegembiraan oleh masyarakat di Kampung Kanaga, Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten. Seperti daerah-daerah lain di seluruh Indonesia, warga Kampung Kanaga turut memeriahkan momen bersejarah ini dengan beragam kegiatan dan perlombaan khas peringatan 17 Agustus.

Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian dan mengundang gelak tawa serta antusiasme adalah turnamen sepak bola antar Rukun Tetangga (RT). Yang membuat turnamen ini istimewa adalah partisipasi lintas generasi — bapak-bapak dan para pemuda turun bersama di lapangan, menciptakan suasana pertandingan yang seru sekaligus penuh keakraban.

Ketua RT 12 Kampung Kanaga, Ardi, menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama perayaan kali ini agar makna kemerdekaan benar-benar dirasakan bersama.

“Momen HUT RI ke-81 harus dirasakan oleh seluruh masyarakat Kampung Kanaga. Karena itu, keterlibatan warga dalam setiap kegiatan yang kami selenggarakan menjadi hal yang sangat penting,” ujar Ardi di lokasi kegiatan, Senin (17/8/2026).

Ardi juga menambahkan bahwa rangkaian perayaan telah berjalan dengan lancar dan kondusif selama sehari penuh. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bukan sekadar mencari pemenang, melainkan mempererat silaturahmi antarwarga.

“Acara berjalan lancar dan kondusif. Yang paling penting itu kebersamaan. Menang atau kalah dalam pertandingan sudah biasa. Tujuannya jelas: memeriahkan HUT RI dan mempererat silaturahmi antar RT,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pemuda Kampung Kanaga, Supandi yang akrab disapa Baron, memberikan apresiasi terhadap semangat warga yang berpartisipasi. Menurutnya, menjaga sportivitas jauh lebih utama daripada sekadar hasil akhir pertandingan.

“Yang paling penting adalah menjaga sportivitas selama pertandingan. Turnamen ini tujuannya untuk mempersatukan warga antar kampung. Jadikan ini sebagai ajang mengasah keterampilan sekaligus menumbuhkan prestasi,” tegas Baron.

Baron juga menyampaikan harapan besar masyarakat Kampung Kanaga. Dengan jumlah penduduk yang mencapai ribuan jiwa dan terbagi dalam enam RT, wilayah tersebut hingga kini belum memiliki sarana olahraga yang memadai, seperti lapangan sepak bola maupun lapangan bola voli. Selama ini, warga masih memanfaatkan lahan milik warga lain untuk berkegiatan olahraga.

“Kami berharap, lahan sawah milik Desa Warunggunung dapat dimanfaatkan dan dibangun menjadi lapangan sepak bola milik warga. Kami ingin generasi ke depan bisa berolahraga dengan nyaman dan layak di tanah sendiri,” pungkas Baron.

Semangat kebersamaan dan keguyuban yang ditunjukkan warga Kampung Kanaga menjadi bukti bahwa di pelosok desa sekalipun, semangat kemerdekaan terus hidup dan dirawat melalui kerja sama, gotong royong, dan persaudaraan yang erat.

  • Penulis: David
  • Editor: Red

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Cirebon Fokus Tingkatkan Pengawasan Internal Melalui MCP 2025

    Pemkab Cirebon Fokus Tingkatkan Pengawasan Internal Melalui MCP 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 784
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan internal, untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Upaya ini dilakukan melalui partisipasi dalam peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 yang dihadiri secara virtual oleh Bupati Cirebon Imron, Sekretaris Daerah (Sekda) Hilmy Riva’i, serta […]

  • Dituntut 13 Tahun Penjara: Oknum Guru Pondok di Magelang Pelaku Kekerasan Seksual Kepada Santriwati

    Dituntut 13 Tahun Penjara: Oknum Guru Pondok di Magelang Pelaku Kekerasan Seksual Kepada Santriwati

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Sidang lanjutan kekerasan seksual terhadap santriwati Pondok Pesantren Irsyadul Mubtadi’ien Tempuran digelar hari ini Senin [13/1/2025] di ruang utama Pengadilan Negeri Kota Mungkid Kabupaten Magelang, dengan terdakwa KH. Ahmad Labib Asrori, S.E.,M.M. Ketua Majelis Hakim Fahrudin Said Ngaji, S.H., M.H mengatakan bahwa sidang dinyatakan Tertutup Untuk Umum. Ketua Majelis Hakim didampingi hakim anggota […]

  • Dukung Pansus TRAP, Pengamat Minta Pemerintah Bela Wong Cilik dan Selamatkan Subak Bali

    Dukung Pansus TRAP, Pengamat Minta Pemerintah Bela Wong Cilik dan Selamatkan Subak Bali

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pengamat Kebijakan Publik Putu Suasta yang juga Pendiri LSM JARRAK dan Yayasan Wisnu, memberikan apresiasi terhadap langkah tegas Pansus TRAP DPRD Bali dalam menutup bangunan liar yang merusak kawasan Subak Jatiluwih.  Menurutnya, tindakan Satpol PP Bali dalam penyegelan saat sidak Pansus di Tabanan, Selasa, 2 Desember 2025 merupakan langkah nyata menjaga wajah […]

  • Hakim Diduga Bersekongkol dengan Mafia Tanah, Warga Binanga Geruduk Pengadilan TUN Makassar

    Hakim Diduga Bersekongkol dengan Mafia Tanah, Warga Binanga Geruduk Pengadilan TUN Makassar

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.233
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Puluhan warga Lingkungan Binanga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggeruduk Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar, Selasa (21/1/2025). Warga melakukan aksi protes melalui unjuk rasa di depan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar, karena diduga ada Hakim yang bersekongkol dengan Mafia Tanah, sehingga merampas tanah warga Binanga di Kabupaten Majene. Hasliati, seorang warga yang […]

  • Kemenkum Jabar Dorong Saung Angklung Udjo Jadi Kawasan Wisata Berbasis Kekayaan Intelektual

    Kemenkum Jabar Dorong Saung Angklung Udjo Jadi Kawasan Wisata Berbasis Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat melalui Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (KI) bersama jajaran, melakukan koordinasi strategis di Saung Angklung Udjo pada Kamis, 15 Januari 2025. Langkah ini bertujuan mendorong Saung Angklung Udjo menjadi kawasan wisata berbasis Kekayaan Intelektual, selaras dengan program unggulan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum […]

  • Masyarakat Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas, Seluruh Galian C Ilegal Diminta Ditutup

    Masyarakat Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas, Seluruh Galian C Ilegal Diminta Ditutup

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DUMAI Matakompas.Com — Ramainya pemberitaan dan viralnya aktivitas galian C di media sosial kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak adil, tegas, dan tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban terhadap aktivitas galian C ilegal.16/26 Masyarakat menilai penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh lokasi galian C yang diduga beroperasi tanpa […]

expand_less