Breaking News
light_mode
Trending Tags

HUT ke-25 Demokrat Bali, Dewa Badra Titip Pesan: Hormati Kader Baru, Jangan Lupakan Jasa Pejuang Lama

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR |Tokoh sesepuh, deklarator, sekaligus pendiri Partai Demokrat di Bali, Dewa Gede Bagus Badra mengungkap tiga hal penting yang perlu direnungkan bersama dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat.

Hal tersebut disampaikan Tokoh sesepuh, deklarator, sekaligus pendiri Partai Demokrat di Bali, Dewa Gede Bagus Badra, saat memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat Provinsi Bali di Sekretariat DPD Partai Demokrat Bali, Denpasar, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, usia 25 tahun bukan sekadar angka. Momentum seperempat abad Partai Demokrat harus menjadi kesempatan untuk mengingat sejarah, melihat tingkat kedewasaan organisasi, sekaligus melakukan refleksi terhadap perjalanan partai.

1. Memperingati Hari Lahir Organisasi

Dewa Bagus Badra mengatakan, ulang tahun merupakan momentum untuk memperingati hari lahir sebuah organisasi, termasuk Partai Demokrat yang digagas pada awal Agustus 2001 oleh dua tokoh utama, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Vence Rumangkang.

Partai Demokrat kemudian secara resmi didaftarkan ke Departemen Hukum dan HAM pada 9 September 2001, bertepatan dengan hari ulang tahun SBY.

“Pendaftaran ini diprakarsai oleh 99 orang pendiri, salah satunya adalah sahabat kita dari Bali, Bapak Drs. I Wayan Sugiana, seorang dosen di Jakarta,” kata Dewa Bagus Badra.

Seiring proses tersebut, mandat dan surat tugas pembentukan pengurus daerah kemudian diserahkan kepada Ir. Anak Agung Susila Jelantik, M.S., kerabat dari Ajik Sudarsi.

Pergerakan pembentukan Partai Demokrat selanjutnya dimulai di Provinsi Bali. Dewa Bagus Badra mengingat kembali tantangan yang dihadapi para pendiri ketika membangun partai politik baru di Bali.

Menjelang verifikasi partai politik, Partai Demokrat Bali berhasil membentuk kepengurusan di tujuh dari sembilan kabupaten/kota.
Setelah kepengurusan di tujuh daerah terbentuk, Partai Demokrat Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di salah satu rumah makan di Jalan Ida Bagus Mantra. Dalam Musda tersebut, Dewa Badra ditunjuk sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Bali.

“Persyaratan saat itu memang hanya memungkinkan 7 kabupaten/kota. Kisah lengkap perjalanan ini nantinya akan dituangkan dalam buku 25 Tahun Partai Demokrat Provinsi Bali yang dipimpin oleh Pak Sudiartha, Pak Ida Bagus Astawa, serta rekan-rekan lainnya,” kata Dewa Bagus Badra.

Dewa Bagus Badra menambahkan, dari tahun ke tahun Partai Demokrat selalu berupaya mematuhi dan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh KPU Pusat maupun KPU Provinsi Bali.

2. Pertambahan Usia dan Kedewasaan

Hal kedua yang disoroti Dewa Badra adalah pertambahan usia sekaligus proses pendewasaan organisasi.
Partai Demokrat yang berdiri sejak 2001 kini telah melewati perjalanan selama 25 tahun.

Menurutnya, perjalanan tersebut merupakan proses panjang untuk membentuk kematangan dalam memahami dinamika politik.
Jika dianalogikan dengan kehidupan manusia, usia 25 tahun dinilai sudah cukup matang untuk memahami konstelasi politik, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Oleh karena itu, momentum HUT ke-25 harus dimaknai bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai penanda bahwa Partai Demokrat Bali telah melewati berbagai fase dalam perjalanan politiknya.

3. Refleksi Diri dan Penegakan Visi-Misi

Hal ketiga yang dianggap penting adalah melakukan refleksi atas perjalanan partai selama 25 tahun.
Dewa Bagus Badra menyebut refleksi perlu dilakukan terhadap berbagai hal, baik konsolidasi internal maupun konsolidasi eksternal.

“​Refleksi terpenting adalah bagaimana visi, misi, dan platform Partai Demokrat dapat diwujudkan secara nasional maupun daerah,” ujarnya.

Menurutnya, platform Partai Demokrat bertumpu pada tiga pilar utama, yakni nasionalis, pluralis dan humanis. Ketiga nilai tersebut kemudian berpadu menjadi pilar nasionalis-religius.

Dewa Bagus Badra juga mengingat kembali masa awal pembentukan Partai Demokrat di Bali, khususnya setelah tragedi Bom Bali. Saat itu, menurutnya, masyarakat Bali sangat membutuhkan rasa aman.

Para pendiri partai tidak hanya berpikir mengenai perolehan kursi legislatif, tetapi juga ingin mewujudkan tagline Partai Demokrat, yakni menciptakan masyarakat yang aman, sejahtera, dan demokratis.

“​Kondisi Bali saat itu sangat membutuhkan rasa aman. Dari keamanan, pariwisata dapat pulih kembali, dan dari pariwisata itulah kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Nilai-nilai inilah yang kita tawarkan ke masyarakat sehingga banyak tokoh yang tertarik untuk bergabung,” paparnya.

Dewa Bagus Badra juga menyinggung perjalanan politik Partai Demokrat pada masa awal, termasuk ketika partai tersebut bersama kekuatan politik lainnya mengusung pasangan SBY dan Jusuf Kalla.

Meskipun saat Pilpres syarat pengusungan calon presiden adalah 3 persen dan secara nasional Partai Demokrat meraih 7,5 persen, sementara di Bali mencapai sekitar 6 persen, teman-teman dari partai lain akhirnya dapat bersatu dalam Barisan Partai Demokrat untuk mengusung pasangan SBY dan Jusuf Kalla.

Hormati Kader Baru, Hargai Pejuang Lama

Pada kesempatan tersebut, Dewa Bagus Badra berharap seluruh kader bersama-sama membesarkan Partai Demokrat agar dapat terus berkontribusi bagi masyarakat sesuai amanah Pembukaan UUD 1945.

Dewa Bagus Badra menyebut ada dua prinsip utama yang perlu dipegang untuk membesarkan partai. Pertama, menghormati setiap orang yang datang dan ingin bergabung. Kedua, menghargai orang-orang yang telah terlebih dahulu berjuang dan menjadi pengurus partai.

Prinsip tersebut, kata Dewa Badra, juga diterapkan ketika menyambut bergabungnya sejumlah tokoh, seperti Pak Oles, Putu Suasta, Made Karda, Turah Santika, serta tokoh-tokoh lainnya.

“Jika kita mampu merangkai dua prinsip ini, yaitu menghormati yang baru datang dan menghargai yang sudah ada di dalam niscaya Partai Demokrat ke depan akan jauh lebih maju, lebih baik, dan semakin dicintai rakyat. ​Demokrat! Jaya! Demokrat! Jaya! Demokrat! Jaya! AHY! Yes!,” tutupnya.

Reporter: Wiguna
Redaktur: Ivan Ernawan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Wujudkan Kemandirian Pangan di Perbatasan melalui Pertanian Inovatif

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Wujudkan Kemandirian Pangan di Perbatasan melalui Pertanian Inovatif

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Senin, 20 Januari 2025– Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memanfaatkan lahan kosong di Pos Sei Ular, Kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan, untuk ditanami berbagai jenis sayuran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan, sekaligus memberikan contoh kepada […]

  • Yudisium Ke-30 Pascasarjana Warmadewa, Agung Wiraputra Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,98

    Yudisium Ke-30 Pascasarjana Warmadewa, Agung Wiraputra Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,98

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa kembali menggelar momentum akademik bergengsi melalui Yudisium Ke-30 Program Doktor dan Magister yang dilaksanakan pada 11 April 2026 di Prama Sanur Beach Bali. Kegiatan ini menjadi puncak perjalanan akademik para lulusan, sekaligus peneguhan atas capaian intelektual yang diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. […]

  • Tak Main-Main Soal Disiplin! Sekda Bangli Pimpin Pemeriksaan ASN, Penurunan Kelas Jabatan Mengintai

    Tak Main-Main Soal Disiplin! Sekda Bangli Pimpin Pemeriksaan ASN, Penurunan Kelas Jabatan Mengintai

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BANGLI, MATACOMPAS.COM — Pemerintah Kabupaten Bangli mempertegas komitmennya dalam menegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN). Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPerkim) Kabupaten Bangli terancam dijatuhi hukuman disiplin berupa penurunan kelas jabatan terendah selama 12 bulan setelah dilaporkan tidak masuk kerja tanpa keterangan dalam jumlah […]

  • Investasi Kesehatan Pemuda, Kadispora Ajak Pemuda Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

    Investasi Kesehatan Pemuda, Kadispora Ajak Pemuda Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BENGKULU,jarrakpos.com  – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini menjadi hadiah istimewa dari pemerintah bagi warga Bengkulu, khususnya yang sedang merayakan ulang tahun. Menyambut program tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., mengajak generasi muda […]

  • Dari Danau Beratan hingga Kuta Selatan, Pansus TRAP Usulkan Moratorium dan Skema Tinggi Bangunan Berbasis Nilai

    Dari Danau Beratan hingga Kuta Selatan, Pansus TRAP Usulkan Moratorium dan Skema Tinggi Bangunan Berbasis Nilai

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengeluarkan rekomendasi strategis yang menyoroti pengendalian pemanfaatan ruang, perlindungan kawasan hutan, hingga sempadan Danau Beratan di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-31 DPRD Bali, Senin (6/4/2026), dan diteruskan kepada Gubernur Bali Wayan Koster, untuk ditindaklanjuti […]

  • Anggota DPR RI, HRA Bersama Pj Bupati Kuningan Tinjau Lokasi Bencana Longsor

    Anggota DPR RI, HRA Bersama Pj Bupati Kuningan Tinjau Lokasi Bencana Longsor

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bersama Anggota DPR RI dapil Jabar X, H. Rokhmat Ardiyan, M.M, Penjabat Bupati Kuningan, Dr Agus Toyib, S.Sos., M.Si kembali meninjau bencana longsor yang terjadi di Pemukiman BSPS Dusun Purwasari RT 002 RW 008 Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Jumat (31/01/2025). Peninjauan dilakukan melalui kendaraan roda dua, turut serta dalam rombongan, Pj Sekretaris […]

expand_less