Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tak Sekadar Bantuan, YKWA Hadirkan Harapan bagi 60 Anak Berkebutuhan Khusus di Gianyar

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR |Hingga kini, Yayasan Anak Unik Bali telah merawat lebih dari 60 anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Gianyar. Yayasan tersebut tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga membangun semangat anak-anak dan keluarga agar terus berjuang serta tidak menyerah pada keadaan.

Komitmen tersebut mendapat dukungan dari Yayasan Kaori Welas Asih (YKWA) melalui penyerahan sejumlah fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar.

Ketua Yayasan Kaori Welas Asih (YKWA), Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota, SE., MM., menyerahkan bantuan berupa 25 pasang meja dan kursi, whiteboard, serta meja kantor kepada Yayasan Anak Unik Bali.

“Bantuan ini, kami berharap dapat menunjang aktivitas belajar anak-anak sekaligus memenuhi kebutuhan para guru dan pengelola yayasan. Kita harus terus berjuang serta membagikan energi positif kepada sesama dan alam semesta,” kata Ketua Yayasan KAORI Welas Asih (YKWA) Ni Kadek Winie Kaori Intan, SE.,MM., saat diwawancarai insan Media di Kabupaten Gianyar, Senin (31/8/2026).

Winie Kaori mengatakan, Yayasan Anak Unik Bali selama ini hadir untuk memberikan motivasi kepada anak-anak berkebutuhan khusus beserta keluarga dan orangtua mereka.

Menurutnya, kehidupan perlu disempurnakan dengan ketulusan, kepedulian, dan cinta kasih. Kehadiran Yayasan Anak Unik Bali menjadi bagian dari upaya melengkapi dan mewarnai kehidupan anak-anak berkebutuhan khusus melalui perhatian serta kasih sayang.

“Nanti jika dibutuhkan kembali sarana pendukung lainnya, kami siap membantu. Terima kasih atas semua dukungannya dari Sahabat Kasih, Bu Fani, dan Bu Wayan Canti. Terima kasih, rahayu,” terangnya.

Winie Kaori juga menyampaikan apresiasi atas semangat dan kebesaran jiwa pendiri Yayasan Anak Unik Bali yang selama ini memberikan perhatian kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

“Tidak ada yang tahu jika akan dikaruniai anak yang istimewa. Namun, melalui beliau dan timnya, kita diberikan contoh nyata bahwa nobody is perfect tidak ada yang sempurna,” kata Winie Kaori.

Wadah Tumbuhkan Kemandirian

Winie Kaori menegaskan Yayasan Anak Unik Bali hadir bukan semata-mata untuk mencari keuntungan.

Menurutnya, yayasan tersebut justru menunjukkan kesederhanaan dan suasana kekeluargaan yang erat.

Anak-anak dididik, diberikan edukasi, dirangkul, dan dicintai tanpa memandang kondisi mereka. Pendampingan juga diberikan kepada anak-anak hingga usia dewasa, bahkan terdapat penerima manfaat yang telah berusia 30 tahun.

“Mereka dididik, diedukasi, dirangkul, dan dicintai, bahkan mereka yang mungkin di mata sebagian masyarakat masih dipandang sebelah mata,” demikian semangat yang menjadi bagian dari dedikasi yayasan.

Menurut Winie Kaori, kepedulian tersebut merupakan kewajiban sekaligus tanggung jawab sosial dan mental yang harus terus dijaga dengan baik.

“Kami sangat berterima kasih atas hadirnya sosok yang menjadi panutan masyarakat ini. Beliau merangkul dan memberi perhatian tidak hanya bagi keluarganya sendiri, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus,” kata Winie Kaori.

Winie Kaori menjelaskan, pendampingan di Yayasan Anak Unik Bali diberikan mulai dari usia anak-anak hingga dewasa. Meski tidak berorientasi pada ijazah formal, yayasan tersebut menjadi wadah kekeluargaan untuk menanamkan kemandirian kepada anak-anak.

“Pintu yayasan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin berbagi cerita, pengalaman, dan kesempatan. Disinilah tempat anak-anak kita tumbuh sesuai haknya dan berkembang seoptimal mungkin tanpa paksaan target tertentu. Mereka dicintai selayaknya memanusiakan manusia,” paparnya.

Oleh karena itu, Winie Kaori mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan, doa, dan semangat kepada keluarga maupun anak-anak yang membutuhkan pendampingan.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Anak Unik Bali, Ni Gusti Putu Parmiti, SE., menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan YKWA dibawah kepemimpinan Winie Kaori.

“Selaku pendiri yayasan, saya tidak dapat berkata-kata banyak. Namun, mewakili segenap keluarga besar Yayasan Anak Unik, setiap bentuk bantuan dan donasi merupakan kesempatan berharga bagi kami untuk terus membenahi diri menjadi manusia yang lebih baik mulai dari tempat ini. Matur suksma,” tutupnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Ibu Nekat Curi Uang 1,5 Juta di Toko Amanah

    Seorang Ibu Nekat Curi Uang 1,5 Juta di Toko Amanah

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9.405
    • 0Komentar

    MALANG,JARRAKPOS.COM – Seorang ibu di Pasar Gondanglegi, Malang, nekat m3ncur! uang sebesar Rp 1,5 juta dari Toko Amanah. Pelaku, yang diketahui datang ke toko dengan modus pura-pura membeli barang, melakukan aksinya di tengah kesibukan kasir yang melayani pembeli lain. Minggu,(30/3/2025). Kronologi kejadian bermula ketika pelaku datang ke kasir dan mulai menanyakan beberapa barang yang dijual […]

  • Harapan untuk Timnas Indonesia: Wajib Menang Lawan Bahrain!

    Harapan untuk Timnas Indonesia: Wajib Menang Lawan Bahrain!

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    Medan – Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain dalam laga fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/ 2025). Duel ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim tengah bersaing ketat di Grup C. Setelah Jepang memastikan satu tiket ke Piala Dunia, Indonesia dan Bahrain masih harus berjuang demi satu tiket otomatis […]

  • Tahura Ngurah Rai dalam Tekanan, Pansus TRAP Soroti Dugaan Reklamasi dan Tukar Guling BTID

    Tahura Ngurah Rai dalam Tekanan, Pansus TRAP Soroti Dugaan Reklamasi dan Tukar Guling BTID

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Polemik dugaan tukar guling lahan mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai kembali memanas. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali secara terbuka menguliti persoalan yang dinilai bukan sekadar sengketa administrasi, melainkan ancaman serius terhadap benteng ekologis Bali Selatan. Dalam rapat dengar pendapat umum dan pendalaman materi yang […]

  • Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini, Bangun Generasi Cerdas dan Mandiri, Bank Prasta Edukasi Siswa SMPN 1 Banjarangkan

    Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini, Bangun Generasi Cerdas dan Mandiri, Bank Prasta Edukasi Siswa SMPN 1 Banjarangkan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KLUNGKUNG, Matakompas.com —Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, Bank Prasta menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Bank Prasta Goes To School” di SMP Negeri 1 Banjarangkan, Kabupaten Klungkung Kegiatan ini menjadi momen penting dalam menanamkan pemahaman dasar tentang pengelolaan uang, menabung, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan kepada para […]

  • Investor Lift Kaca Pantai Kelingking Lakukan Pelanggaran Berat, Gubernur Koster: Stop dan Bongkar

    Investor Lift Kaca Pantai Kelingking Lakukan Pelanggaran Berat, Gubernur Koster: Stop dan Bongkar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR-Gubernur Bali Wayan Koster mengambil sikap tegas terhadap proyek pembangunan lift kaca di kawasan Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung yang belakangan menuai polemik. Setelah melakukan kajian dan menemukan pelanggaran sangat berat, Gubernur Koster memerintahkan penyetopan dan pembongkaran lift kaca yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan. Selain penyetopan dan pembongkaran proyek, pihak penyelenggara juga […]

  • Alih Fungsi LSD Marak, Pengurus Subak Jagaraga Mesadu ke Dinas PUPR Minta Segera Ditertibkan

    Alih Fungsi LSD Marak, Pengurus Subak Jagaraga Mesadu ke Dinas PUPR Minta Segera Ditertibkan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JEMBRANA – Belakangan ini alih fungsi lahan sawah di lindungi di kawasan Subak Jagaraga, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali marak terjadi. Parahnya lagi, alih fungsi lahan sawah dilindungi (LSD) tersebut tanpa disertai dengan rekomendasi pelepasan LSD dari Kementerian terkait. Kondisi tersebut kesannya sengaja dibiarkan aparat berwenang tanpa tindakan apapun. Kondisi tersebut membuat pengurus subak […]

expand_less