Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dewa Rai Desak Bea Cukai Buka Data Barang Sitaan: Harus Transparan dan Akuntabel

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Komisi I DPRD Provinsi Bali meminta Kantor Bea dan Cukai membuka secara transparan data inventarisasi barang hasil penindakan, khususnya barang sitaan berupa minuman beralkohol dan barang lainnya yang telah menjadi perhatian publik.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali yang juga Sekretaris Panitia Khusus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, SH, dalam rapat koordinasi bersama Bea Cukai Bali, Rabu (2/9/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Komisi I DPRD Bali ke Bea Cukai Ngurah Rai beberapa waktu sebelumnya.

Dewa Nyoman Rai menegaskan, pembahasan harus dimulai dari kejelasan mengenai kriteria barang hasil penindakan yang dapat dihibahkan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, tidak semua barang sitaan dapat serta-merta diserahkan atau dimanfaatkan oleh daerah.

Ia mencontohkan barang berupa minuman beralkohol yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Menurutnya, perlu ada ketentuan yang jelas mengenai status, peruntukan, hingga mekanisme pemanfaatannya agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Pertama kita harus tahu kriterianya. Barang apa yang boleh dihibahkan kepada daerah dan barang apa yang tidak boleh,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar persoalan pengelolaan barang sitaan tidak berkembang menjadi tuduhan terhadap pihak tertentu tanpa didukung bukti yang jelas.

Menurut Dewa Rai, Komisi I tidak ingin melakukan justifikasi terhadap pihak Bea Cukai. Sebaliknya, DPRD Bali ingin memperoleh data dan penjelasan secara terbuka agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama.

“Kita tidak mau menjustifikasi keputusan. Kalau ada dugaan, harus dibuktikan. Fakta hukumnya mana? Karena itu kami meminta data secara terbuka,” ujarnya.

Minta Daftar Inventarisasi Dibuka

Salah satu hal yang menjadi perhatian Komisi I adalah permintaan agar Bea Cukai menyampaikan daftar inventarisasi barang hasil penindakan, termasuk jumlah, jenis, status hukum, serta proses pengelolaannya.

Menurut Dewa Rai, keterbukaan data penting untuk mencegah munculnya kecurigaan maupun kesalahpahaman antara pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat.

“Yang kami inginkan adalah daftar inventarisasi, berapa jumlahnya, jenisnya apa, dan bagaimana statusnya. Kita ingin semuanya transparan, terbuka dan akuntabel,” katanya.

Ia menilai koordinasi antara pemerintah daerah dan Bea Cukai juga perlu diperkuat, terutama ketika barang hasil penindakan telah memasuki tahapan yang memungkinkan untuk dimanfaatkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Komisi I, kata dia, siap dilibatkan dalam koordinasi di daerah sepanjang tetap berada dalam koridor kewenangan masing-masing.

“Kami ingin dalam proses pengelolaan nanti ada koordinasi dengan kami, sehingga pelaksanaan aturan hukum yang ada di daerah juga bisa kita kawal,” ujarnya.

Jangan Ada Ruang untuk Spekulasi

Dewa Rai menambahkan, transparansi diperlukan agar tidak muncul berbagai spekulasi mengenai keberadaan maupun pemanfaatan barang hasil penindakan.

Ia menegaskan, apabila memang terdapat barang yang secara aturan tidak dapat dijual atau diperjualbelikan, maka hal tersebut harus dijelaskan secara tegas kepada publik.

Sebaliknya, jika terdapat barang yang secara hukum dapat dihibahkan kepada daerah untuk kepentingan tertentu, mekanismenya juga harus dijelaskan secara terbuka.

“Kalau memang tidak boleh dijual, ya jelas tidak boleh dijual. Kalau boleh dimanfaatkan, tentu harus sesuai aturan dan tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh hanya berhenti pada pembahasan internal. Publik juga memiliki hak untuk mengetahui bagaimana barang hasil penindakan negara dikelola.

Komisi I Siap Perkuat Pengawasan

Dewa Rai juga menyinggung pentingnya pengawasan lintas lembaga di Bali. Menurutnya, DPRD memiliki fungsi pengawasan sehingga setiap persoalan yang menyangkut kepentingan publik harus mendapat perhatian.

Ia mencontohkan pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing di Bali serta koordinasi dengan instansi terkait. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Imigrasi, Bea Cukai dan aparat penegak hukum diperlukan untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan sesuai aturan.

“Di era globalisasi seperti sekarang, pengawasan harus semakin kuat. Apalagi dengan adanya undang-undang dan aturan terbaru, jangan sampai ada celah yang kemudian dimanfaatkan,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta agar data dan informasi terkait proses penindakan maupun pengelolaan barang dapat disampaikan secara berkala kepada DPRD sebagai bagian dari fungsi pengawasan.

“Kami berharap registrasi dan data itu disampaikan kepada kami. Jangan sampai ada persoalan yang baru diketahui setelah bertahun-tahun,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya Komisi I DPRD Bali memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan barang hasil penindakan sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas antarinstansi di Bali.

Jurnalis : Putu Ivan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • De Gadjah Apresiasi Dasco Berani Pasang Badan untuk RUU Perampasan Aset: “Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji”

    De Gadjah Apresiasi Dasco Berani Pasang Badan untuk RUU Perampasan Aset: “Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji”

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komitmen Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad untuk mendorong penyelesaian pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026 mendapat apresiasi dari Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah. Bagi De Gadjah, keberanian seorang pimpinan lembaga negara untuk menerima langsung aspirasi masyarakat, […]

  • Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Komitmen Pererat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum

    Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Komitmen Pererat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5). Di tengah iringan seni budaya Bali yang ditampilkan pelajar SMK Negeri 5 Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Bali untuk terus mempererat sinergi bersama Kejaksaan Tinggi Bali […]

  • Isu Layanan RSUD Tabanan Viral, Fraksi PDIP DPRD Pastikan Pengawasan dan Evaluasi Menyeluruh

    Isu Layanan RSUD Tabanan Viral, Fraksi PDIP DPRD Pastikan Pengawasan dan Evaluasi Menyeluruh

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Isu pelayanan kesehatan di RSUD Tabanan yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Tabanan. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, menegaskan bahwa setiap persoalan pelayanan kesehatan harus disikapi secara terbuka dan dijadikan momentum untuk memperkuat sistem kesehatan daerah. Menurut Eka Nurcahyadi, pelayanan […]

  • TNI AU di Medan Gelar Serangkaian Kegiatan Bakti Sosial Peringati HUT ke-79

    TNI AU di Medan Gelar Serangkaian Kegiatan Bakti Sosial Peringati HUT ke-79

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 804
    • 0Komentar

    MEDAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79, TNI Angkatan Udara menggelar bakti sosial yang melibatkan Kosek I Medan, Lanud Soewondo, Wingko III Kopasgat, dan Batalyon 469 Kopasgat. Kegiatan ini bertujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta menunjukkan komitmen TNI AU dalam pengabdian sosial kepada bangsa, Rabu (26/02/2025) Bakti sosial ini dihadiri oleh […]

  • Gubernur Koster Perketat Integritas ASN Bali, Gratifikasi hingga Judi Online Jadi Larangan Keras

    Gubernur Koster Perketat Integritas ASN Bali, Gratifikasi hingga Judi Online Jadi Larangan Keras

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Instruksi Gubernur Bali Nomor 6 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kinerja, Kualitas, serta Integritas Penyelenggaraan Program dan Pelayanan Publik di Provinsi Bali. Instruksi yang ditetapkan pada Rabu, 12 Agustus 2026 tersebut menjadi penegasan Pemerintah Provinsi Bali untuk memperkuat kinerja aparatur sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan profesional, berintegritas, transparan, dan […]

  • Kolaborasi Untuk Ketahanan Pangan, Polres Kuningan dan Diskatan Gelar Panen Jagung

    Kolaborasi Untuk Ketahanan Pangan, Polres Kuningan dan Diskatan Gelar Panen Jagung

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Kepolisian Resort (Polres) Kuningan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, KPH Kuningan dan kelompok Tani Hutan Desa Cimulya menggelar kegiatan panen jagung di Lokasi Petak 88B-2 RPH Margamukti BKPH Ciledug Desa Cimulya Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan, Rabu (5/2/2025). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta […]

expand_less