Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jelang Kriyanusa 2026, Ny. Putri Koster Tekankan IKM Bali: Kreatif Boleh, Menjiplak Jangan.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Kreativitas menjadi modal penting bagi industri kecil dan menengah (IKM) Bali untuk menembus pasar yang semakin kompetitif. Namun, kreativitas tanpa identitas dan penghormatan terhadap orisinalitas justru dapat menjadi persoalan baru.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengingatkan para perajin dan pelaku IKM Bali agar terus berinovasi dengan menggali kekayaan seni, budaya, dan warisan leluhur. Di tengah tuntutan pasar yang terus berkembang, para perajin diminta tetap menjaga karakter serta keaslian karya.

Pesan tersebut disampaikan Ny. Putri Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, Bali memiliki sumber inspirasi yang tidak pernah habis. Seni, tradisi, filosofi, serta warisan leluhur merupakan kekuatan yang dapat diterjemahkan menjadi produk kriya bernilai ekonomi sekaligus memiliki identitas yang kuat.

Karena itu, ia mendorong perajin untuk tidak berhenti berkreasi. Namun, inovasi tersebut harus dibangun dari kekuatan dan karakter sendiri, bukan dengan mengambil atau menjiplak karya orang lain.

«“Untuk mampu bersaing di segala lini, kita tentu harus terus berkreasi dan kreatif mengembangkan karya-karya seni serta warisan leluhur. Tetapi, jangan sampai merusak produk orang lain,” tegasnya.»

Ny. Putri Koster juga meminta persiapan pameran dilakukan secara matang, termasuk dalam hal penataan produk. Sebanyak 23 IKM Bali yang akan berpartisipasi diminta mengelompokkan produk berdasarkan jenis kerajinan sehingga display pameran terlihat lebih rapi, terarah, dan menarik.

Penataan tersebut sekaligus diharapkan memudahkan pengunjung mengenali karakter produk yang ditawarkan. Menurutnya, pameran bukan sekadar ajang memajang produk, tetapi juga ruang untuk membangun komunikasi dengan pasar dan memperkenalkan kekuatan kerajinan Bali.

Ia meminta para peserta membawa karya-karya terbaik dan memilih produk yang benar-benar sesuai dengan karakter serta kebutuhan pasar di lokasi pameran.

«“Momentum ini kita gunakan untuk memperkenalkan karya lokal kita. Peserta pameran saya minta memilih karya terbaik sesuai dengan wilayah atau lokasi pameran agar produk yang dibawa tepat sasaran sekaligus memudahkan kita dalam menawarkan produk,” ungkapnya.»

Bali Bawa Kriya Berakar Tradisi

Pameran Kriyanusa 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Dalam ajang tersebut, 23 IKM asal Bali akan membawa beragam produk kerajinan unggulan. Keikutsertaan Bali menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan karya perajin lokal kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka peluang jejaring dan pengembangan usaha.

Lebih dari sekadar membawa produk ke luar daerah, kehadiran IKM Bali di Kriyanusa diharapkan mampu memperlihatkan bahwa kriya Bali memiliki kemampuan untuk bergerak mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan akar tradisinya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, mengatakan produk yang dibawa dalam pameran merupakan kerajinan tradisional yang memiliki nilai estetika dan budaya, mengandung unsur tradisi, serta mencerminkan kearifan lokal Bali.

Beragam produk tersebut meliputi kerajinan anyaman dan kayu, produk fesyen berbahan tenun tradisional Bali, serta kerajinan berbahan logam dan kulit.

Menurutnya, pemilihan produk dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan karya dalam merepresentasikan kekayaan kriya Bali. Di sisi lain, produk yang ditampilkan juga diharapkan mampu menunjukkan bagaimana para perajin mengolah warisan tradisional menjadi karya yang memiliki nilai tambah dan relevan dengan kebutuhan pasar.

Kriyanusa 2026 pun menjadi panggung bagi Bali untuk menunjukkan wajah baru industri kriya: tetap berakar pada tradisi, namun berani berinovasi; tetap membawa identitas lokal, namun mampu berbicara di pasar nasional.

Dengan kekayaan budaya sebagai sumber inspirasi dan kreativitas sebagai kekuatan, para perajin Bali diharapkan tidak sekadar menjadi pengikut tren, tetapi mampu menciptakan karya yang memiliki karakter sendiri dan menjadi identitas yang membedakan produk Bali dari daerah lainnya. (red).

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Arus Mudik Lebaran, Satlantas Polres Kuningan Gelar Ramp Check

    Jelang Arus Mudik Lebaran, Satlantas Polres Kuningan Gelar Ramp Check

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 771
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Jelang arus mudik Lebaran 1446 H, Satlantas Polres Kuningan bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan melaksanakan ramp check armada angkutan darat (BUS) yang ada di Kabupaten Kuningan. Kasatlantas Polres Kuningan, AKP Yudha Satyo Raharjo mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 yang akan digelar jelang Lebaran. “Kegiatan […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Perketat Pengawasan Jatiluwih: Betonisasi Diwaspadai

    Pansus TRAP DPRD Bali Perketat Pengawasan Jatiluwih: Betonisasi Diwaspadai

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com  | Kawasan Jatiluwih kembali menjadi sorotan setelah Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (Pansus TRAP) DPRD Bali memperketat pengawasan tata ruang di wilayah yang telah menyandang dua pengakuan dunia, yakni Warisan Budaya Dunia UNESCO sejak 2012 serta Desa Terbaik Dunia versi UN Tourism tahun 2024. Langkah ini dilakukan menyikapi mulai menyempitnya lahan […]

  • Gubernur Koster Dorong Health Tourism Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Bali

    Gubernur Koster Dorong Health Tourism Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Bali

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan pengembangan pariwisata berbasis kesehatan (health tourism) berpotensi besar mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, saat menghadiri groundbreaking Eye Hospitals and Clinics JEC Bali Sanur di kawasan The Sanur, Denpasar, Sabtu, 14 Pebruari 2026. Menurut Gubernur Koster, masih banyak Warga Negara Indonesia (WNI) […]

  • Dispora Ucapkan Selamat dan Sukses Pelantikan PJ Sekdaprov Bengkulu

    Dispora Ucapkan Selamat dan Sukses Pelantikan PJ Sekdaprov Bengkulu

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar
  • Dana Hibah Bermasalah, PHDI Tegas Minta Hentikan Pembangunan Pura Wayan Bulat

    Dana Hibah Bermasalah, PHDI Tegas Minta Hentikan Pembangunan Pura Wayan Bulat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Polemik dana hibah pembangunan pura yang diterima I Wayan Bulat dari Pemerintah Provinsi Bali kembali memanas. Pasalnya, dana hibah sebesar Rp500 juta yang dicairkan melalui usulan Anggota DPRD Bali Ketut Tama Tenaya ternyata digunakan untuk membangun pura di atas lahan milik pihak lain, yaitu PT JH. Kondisi ini memantik perhatian banyak pihak, […]

  • Banteng Bali Siap Tempur! Tiga Laga Menanti di Fase Grup Soekarno Cup 2026 Made Supartha: Bawa Semangat Bali dan Pulang dengan Trofi

    Banteng Bali Siap Tempur! Tiga Laga Menanti di Fase Grup Soekarno Cup 2026 Made Supartha: Bawa Semangat Bali dan Pulang dengan Trofi

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR – Tim Banteng Bali bersiap mengukir prestasi pada putaran nasional Soekarno Cup 2026 yang akan berlangsung di Jawa Timur, 10–24 Agustus 2026. Skuad kebanggaan Bali tersebut akan menjalani seluruh pertandingan babak penyisihan grup di Lapangan THOR, Surabaya. Dukungan dan doa mengalir untuk perjuangan Banteng Bali yang membawa nama Pulau Dewata di ajang sepak bola […]

expand_less