Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara: Penegakan Hukum Tetap Berjalan, Bantah Isu Bisnis hingga Wacana Mundur

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menegaskan bahwa seluruh aktivitas penegakan hukum di lingkungan Jampidsus Kejaksaan Agung tetap berjalan normal di tengah derasnya pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan proses hukum yang tengah dilakukan aparat penegak hukum.

Dalam konferensi pers, Febrie menegaskan bahwa penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga pelaksanaan eksekusi barang bukti tetap berlangsung sesuai standar operasional prosedur (SOP). Ia memastikan tidak ada gangguan terhadap penanganan perkara-perkara strategis yang menjadi perhatian publik.

“Kami memastikan seluruh tugas yang telah diperintahkan kepada jajaran di Gedung Bundar tetap berjalan. Penanganan perkara dilakukan secara profesional, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Febrie.

Menurutnya, Jampidsus saat ini sedang fokus menuntaskan berbagai perkara besar yang berkaitan dengan kepentingan negara dan masyarakat, di antaranya tata kelola sumber daya alam, sektor pertambangan, dugaan transfer pricing, hingga pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas pemerintah.

Ia menegaskan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan Agung dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta memberikan efek jera terhadap pelaku tindak pidana korupsi.

Hormati Proses Hukum Polri

Menanggapi proses hukum yang dilakukan Kepolisian dan sejumlah pemberitaan yang menyeret namanya, Febrie menegaskan Kejaksaan menghormati setiap proses penegakan hukum yang dilakukan aparat penegak hukum lainnya.

“Kami menghargai dan menghormati seluruh proses penegakan hukum. Kita tunggu saja bagaimana hasil penyidikan yang dilakukan rekan-rekan penyidik sehingga semuanya menjadi jelas dan terang bagi masyarakat,” katanya.

Febrie juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang beredar sebelum adanya fakta hukum yang lengkap.

Bantah Keterlibatan Bisnis

Dalam kesempatan tersebut, Febrie membantah kabar yang menyebut dirinya memiliki keterkaitan dengan sejumlah bisnis yang ramai diberitakan di media sosial, termasuk restoran di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Ia menegaskan Jampidsus tidak memiliki hubungan dengan bisnis yang dimaksud sebagaimana isu yang berkembang.

Klarifikasi Rumah Sentul dan Uang yang Ditemukan

Menjawab pertanyaan mengenai penggeledahan di rumah di kawasan Sentul yang disebut sebagai rumah pribadinya, Febrie membenarkan bahwa rumah tersebut memang merupakan miliknya.

Namun, terkait sejumlah uang yang ditemukan, ia menegaskan bahwa seluruhnya memiliki pemilik serta dasar aktivitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Ada pemiliknya, ada kegiatannya, ada pihak-pihak yang mengetahui. Semua dapat dipertanggungjawabkan, namun tentu penjelasannya akan disampaikan melalui mekanisme hukum yang benar, bukan dalam forum seperti ini,” tegasnya.

Bantah Isu Pengunduran Diri

Febrie juga membantah kabar yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan Jampidsus.

Ia mengatakan hingga saat ini masih menerima arahan pimpinan untuk mempercepat penyelesaian berbagai perkara prioritas yang masa penahanannya terbatas agar segera dilimpahkan ke pengadilan.

“Sampai pagi ini saya masih menerima perintah untuk memprioritaskan penyelesaian perkara-perkara yang menjadi perhatian masyarakat agar segera diberkas dan disidangkan,” ujarnya.

Singgung Dugaan Blackout Sumatera

Saat ditanya mengenai dugaan keterkaitannya dengan penyelidikan kasus blackout listrik di Sumatera, Febrie mengaku tidak memahami hubungan dirinya dengan perkara tersebut.

Menurutnya, apabila penyelidikan berkaitan dengan pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), maka sebaiknya dilakukan audit secara menyeluruh terhadap kebutuhan, kualitas, mekanisme pengadaan, hingga transaksi pembeliannya guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana.

Tetap Fokus pada Perkara Strategis

Di akhir keterangannya, Febrie menegaskan bahwa seluruh jajaran Jampidsus tetap berkonsentrasi menyelesaikan berbagai perkara strategis, termasuk penanganan perkara yang berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan perkara-perkara lain yang menjadi perhatian masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan ruang kepada aparat penegak hukum bekerja sesuai mekanisme hukum yang berlaku serta tidak terburu-buru membentuk opini sebelum seluruh fakta terungkap.

“Kejaksaan akan tetap menjalankan tugas secara profesional, independen, dan bertanggung jawab. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga iklim penegakan hukum yang sehat dan memberikan kesempatan kepada proses hukum berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutup Febrie Adriansyah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Pura Dalem Balangan Beberkan Modus Mafia Tanah dan Perjalanan Panjang Sengketa

    Kuasa Hukum Pura Dalem Balangan Beberkan Modus Mafia Tanah dan Perjalanan Panjang Sengketa

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kuasa Hukum (KH) Pengempon Pura Dalem Balangan Jimbaran memaparkan secara rinci dugaan praktek mafia tanah yang dinilai merusak keutuhan dan kesucian kawasan Pura Dalem Balangan. Demikian disampaikan Adv. Harmaini Idris Hasibuan, SH., didampingi Adv. Tri Sakti Mandala Putra Hanes, SH., dan Boy Barzini Hanes, SH., selaku Kuasa Hukum (KH) Pengempon Pura Dalem […]

  • Sri Yogi Lestari Ungkap Hambatan Perempuan Masuk Politik: Patriarki hingga Dominasi Makro Isu

    Sri Yogi Lestari Ungkap Hambatan Perempuan Masuk Politik: Patriarki hingga Dominasi Makro Isu

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR – Aktivis Politik Ni Made Sri Yogi Lestari menilai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewajiban kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif belum cukup menjawab persoalan mendasar keterlibatan perempuan di dunia politik. Menurut Sri Yogi Lestari, partai politik seharusnya membuka ruang lebih besar sejak tahap awal rekrutmen calon legislatif (caleg). Ia menilai kuota […]

  • Ketua BP Taskin RI, Budiman Sudjatmiko: Kuningan Berpeluang Jadi Industri Pertanian

    Ketua BP Taskin RI, Budiman Sudjatmiko: Kuningan Berpeluang Jadi Industri Pertanian

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Kabupaten Kuningan menjadi lokasi peluncuran pilot program linieritas pengentasan kemiskinan oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia (BP Taskin RI), Senin (21/4/2025) yang langsung dikunjungi oleh Ketua BP Taskin RI, Budiman Sudjatmiko. Peluncuran program ini merupakan tindak lanjut dari audiensi sebelumnya antara Bupati Kuningan dan BP Taskin RI. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan […]

  • Agus Tera Dapat Dukungan Dari Panglima Bungsu Yudi LHMB Dumai Selatan Untuk Pimpin GRIB Jaya Kota Dumai

    Agus Tera Dapat Dukungan Dari Panglima Bungsu Yudi LHMB Dumai Selatan Untuk Pimpin GRIB Jaya Kota Dumai

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Matakompas.Com DUMAI – Panglima Bungsu Yudi dari Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) Dumai Selatan menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh Agus Tera agar tetap memimpin GRIB Jaya di Kota Dumai.03/04/26 Menurut Yudi, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen dan loyalitas terhadap kepemimpinan Agus Tera yang dinilai mampu menjaga arah organisasi serta memperkuat peran GRIB Jaya di […]

  • I Wayan Tagel Winarta Tegas Kawal Tahura Ngurah Rai: Mangrove Tak Boleh Dikorbankan Atas Nama KEK

    I Wayan Tagel Winarta Tegas Kawal Tahura Ngurah Rai: Mangrove Tak Boleh Dikorbankan Atas Nama KEK

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat keberadaan kawasan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai agar tetap terjaga sebagai kawasan konservasi abadi. Penegasan tersebut disampaikan Tagel Winarta saat mengikuti inspeksi mendadak (sidak) Panitia Khusus Tata […]

  • Meditasi Dulu, Bawa Bukti Besok’: Pansus TRAP Semprot BTID, Aktivitas KEK Kura-Kura Bali Dihentikan

    Meditasi Dulu, Bawa Bukti Besok’: Pansus TRAP Semprot BTID, Aktivitas KEK Kura-Kura Bali Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Penelusuran dugaan tukar guling lahan mangrove yang berakar sejak era kepemimpinan Ida Bagus Oka kembali mencuat dan memicu ketegangan di lapangan. Situasi memanas saat Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, Kamis (23/4/2026). Adu argumen tak terhindarkan dalam […]

expand_less