Breaking News
light_mode
Trending Tags

Giri Prasta: Bali Boleh Maju, Tapi Jangan Kehilangan Akar Adat dan Budaya.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan pentingnya menjaga adat, tradisi, agama, seni, dan budaya sebagai fondasi utama pembangunan Bali di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

Pesan tersebut disampaikan Giri Prasta saat menghadiri Peringatan HUT ke-3 Forum Gerakan Adat Se-Nusantara (Forgas) Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (9/9/2026).

Peringatan HUT ke-3 Forgas Bali tahun ini mengusung tema “Strategi Ngemargiang Sad Kerthi Loka Bali, Ngajegang Tradisi, Adat lan Budaya Nusantara”.

Menurut Giri Prasta, keberadaan Forgas memiliki arti penting sebagai wadah pemersatu sekaligus bagian dari gerakan masyarakat dalam menjaga kelestarian adat, tradisi, agama, seni, dan kebudayaan Nusantara.

Di tengah semakin kuatnya pengaruh budaya luar, Forgas diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang menjaga warisan masa lalu, tetapi juga mampu memastikan nilai-nilai luhur tersebut tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Giri Prasta juga menitipkan pesan agar Forgas terus mengedepankan kerukunan umat beragama, baik antarumat beragama maupun di internal masing-masing umat. Dalam kehidupan masyarakat Bali, kerukunan tersebut harus berjalan seiring dengan komitmen untuk menjaga adat dan dresta Bali sebagai bagian dari jati diri.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia harus mampu menerima perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas sebagai bangsa Nusantara. Pesan yang dikaitkan dengan Bung Karno tersebut, menurutnya, tetap relevan di tengah derasnya arus globalisasi yang membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan.

“Bali boleh maju, tetapi kemajuannya jangan sampai menggerus akar budaya, adat, dan tradisi,” tegas Giri Prasta.

Ia menegaskan, Bali dibangun dan diwariskan oleh para leluhur dengan kekuatan adat, tradisi, budaya, agama, dan seni yang menjadi sumber taksu Bali. Seluruh kekuatan tersebut harus dijaga bersama agar pembangunan dan kemajuan tidak membuat Bali kehilangan karakter serta identitasnya.

Semangat itu, kata Giri Prasta, sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Bali melalui “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.”

Menurutnya, tema yang diangkat Forgas pada peringatan HUT ke-3 menunjukkan adanya kesamaan semangat antara gerakan masyarakat adat dengan Pemerintah Provinsi Bali, yakni menjaga kesucian, keharmonisan, serta keberlanjutan kehidupan Bali beserta seluruh isinya.

Giri Prasta menekankan, nilai Sad Kerthi tidak boleh berhenti sebagai konsep, tetapi harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam kehidupan masyarakat.

Atma Kerthi, misalnya, dapat diwujudkan melalui pemeliharaan kehidupan spiritual, ritual, dan upacara adat. Jana Kerthi diwujudkan dengan melibatkan lintas generasi dalam menjaga keberlanjutan adat, tradisi, dan budaya. Sementara Jagat Kerthi bermuara pada terciptanya keharmonisan kehidupan masyarakat di tengah keberagaman Nusantara.

Karena itu, menjaga adat tidak berarti menutup diri terhadap kemajuan. Demikian pula melestarikan tradisi bukan berarti menolak perkembangan zaman.

Masyarakat Bali justru dituntut mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan perubahan global, namun tetap memiliki pijakan yang kuat pada nilai-nilai lokal.

Dalam konteks tersebut, Giri Prasta mendorong pemanfaatan teknologi melalui penerapan desa digital. Digitalisasi dinilai dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas berbagai kegiatan di tingkat desa maupun banjar.

Salah satunya dalam pengelolaan dana kegiatan keagamaan. Dengan sistem digital, masyarakat dapat mengetahui, memantau, dan memahami penggunaan serta peruntukan dana secara lebih terbuka.

Menurutnya, teknologi seharusnya tidak menjadi ancaman bagi adat dan tradisi. Sebaliknya, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memperkuat tata kelola kehidupan masyarakat adat agar semakin transparan, efektif, dan sesuai tuntutan zaman.

Pada kesempatan tersebut, Giri Prasta juga mengajak seluruh jajaran dan anggota Forgas di kabupaten/kota untuk terus bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga warisan leluhur.

Kolaborasi yang telah terbangun selama tiga tahun diharapkan menjadi fondasi untuk memperluas kerja sama dan melahirkan gerakan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua DPD Forgas Bali, Kadek Arya Bagiastra, menyampaikan komitmen organisasinya untuk berjalan beriringan dengan program dan visi Pemerintah Provinsi Bali, khususnya dalam menjaga serta melindungi adat dan budaya Bali dari pengaruh luar yang tidak sesuai dengan nilai dan kultur masyarakat.

Memasuki usia tiga tahun, Forgas berkomitmen semakin solid dan dewasa dalam memberikan kontribusi terhadap terciptanya kedamaian, toleransi, dan keberagaman.

Ke depan, Forgas juga akan memperkuat sinergi dengan desa adat serta mendorong kaderisasi generasi muda agar tetap mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa serta aksara Bali sebagai bagian penting dari warisan leluhur.

Lebih luas, Forgas diharapkan mampu menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai elemen kebudayaan Nusantara dari Sabang sampai Merauke.

Gerakan adat, menurut semangat yang dibawa dalam peringatan tersebut, tidak harus bersifat eksklusif. Menjaga akar budaya dapat berjalan beriringan dengan sikap terbuka terhadap keberagaman dan perkembangan zaman.

Forgas hadir bukan untuk menolak kemajuan, melainkan memastikan agar kemajuan tidak menghapus identitas.

Semangat tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa modernisasi dan kebudayaan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Kemajuan dapat diraih, teknologi dapat dimanfaatkan, dan perubahan dapat diikuti, selama masyarakat tetap memiliki akar yang kuat.

Pada akhirnya, adat, tradisi, budaya, dan nilai kebangsaan menjadi fondasi untuk menjaga Bali tetap memiliki karakter di tengah perubahan dunia.

Bali boleh bergerak maju mengikuti zaman, tetapi jati diri, adat, dan akar budayanya harus tetap menjadi pijakan.

Reporter : Putu Ivan.
Redaktur : Agus Jaya.
Sumber : Rilis Pemprov Bali.

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harapan Bupati Indramayu Nina Agustina Saat Acara Perpisahan ” Semoga Indramayu Makin Maju dan Sejahtera.

    Harapan Bupati Indramayu Nina Agustina Saat Acara Perpisahan ” Semoga Indramayu Makin Maju dan Sejahtera.

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 11.524
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina mengakhiri masa jabatannya pada Rabu (19/2/2025). Di akhir masa jabatannya beliau berharap Kabupaten Indramayu menjadi daerah yang maju dan pembangunannya makin pesat. “Saya berharap Kabupaten Indramayu ini menjadi daerah yang maju dan pembangunannya makin pesat,” kata Nina saat memberikan sambutan pada acara akhir masa jabatan yang berlangsung […]

  • SP2HP Polresta Denpasar Bongkar Polemik Alphard , Surat Pembelian Dipersoalkan dan Kronologi Tanggal Janggal

    SP2HP Polresta Denpasar Bongkar Polemik Alphard , Surat Pembelian Dipersoalkan dan Kronologi Tanggal Janggal

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DENPASAR – Perkara dugaan tindak pidana penggelapan kendaraan Toyota Alphard bernomor polisi B 2590 SZB memasuki babak yang menarik perhatian setelah muncul sejumlah persoalan dalam dokumen Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang diterbitkan Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar. SP2HP bernomor B/SP2HP/1365.b/IX/RES.1.11./2026/Satreskrim tersebut tertanggal 2 September 2026 dan ditujukan kepada pelapor, Moh Sukianto. Dalam dokumen […]

  • BULOG Siap Serap Gabah dan Beras Sesuai Kualitas dan HPP

    BULOG Siap Serap Gabah dan Beras Sesuai Kualitas dan HPP

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Perum BULOG akan melakukan pembelian gabah beras petani sesuai keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 tahun 2025 Tentang Perubahan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Cabang (Kacab) Bulog Lebak dan Pandeglang, Agung Trisakti, Kamis (30/1/2025) Agung menjelaskan, adapun standar kualitas dan harga […]

  • Shopee Tak lagi Bermitra dengan J&T

    Shopee Tak lagi Bermitra dengan J&T

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Shopee Indonesia akan hentikan layanan pengiriman standar dan ekonomi dari J&T Express. Pihak Shopee telah memberitahukan hal ini pada para penjual sejak Maret agar segera memastikan kesiapan operasional. Tak perlu khawatir, Shopee tetap jalin kerja sama dengan 10 mitra logistik lainnya, termasuk Shopee Xpress (SPX), JNE, Pos Indonesia, Anteraja, dan SiCepat. Selasa,(1/4/2025). Meskipun […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris, Tegaskan Bali Tertutup bagi Kriminal Internasional

    Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris, Tegaskan Bali Tertutup bagi Kriminal Internasional

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com— Komitmen menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah kembali ditegaskan jajaran Imigrasi di pintu gerbang utama Bali. Kantor Imigrasi Ngurah Rai berhasil mengamankan seorang warga negara Inggris berinisial SL (45), yang masuk dalam daftar buronan internasional melalui Red Notice Interpol. Penangkapan dilakukan saat SL tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui penerbangan rute Singapura–Denpasar. […]

  • Megawati Beri Instruksi, Kepala dan Wakil Kepala Daerah Tunda Keberangkatan Retret di Magelang

    Megawati Beri Instruksi, Kepala dan Wakil Kepala Daerah Tunda Keberangkatan Retret di Magelang

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Seluruh kepala daerah yang tergabung dalam PDIP dijadwalkan mengikuti retret di Magelang, Jawa Tengah, mulai Jumat, 21 Februari 2025, hingga sepekan ke depan. Namun, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi mendadak yang meminta seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP menunda keberangkatan mereka. Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap penahanan […]

expand_less