Breaking News
light_mode
Trending Tags

Akselerasi Infrastruktur Bali: Dari Sampah hingga Konektivitas Global demi Pariwisata Berkelas Dunia

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Matakompas.com — Komitmen besar untuk menjaga posisi Bali sebagai etalase pariwisata Indonesia kembali ditegaskan dalam Rapat Kerja pada Rabu, (8/4) di Gedung DPR RI. Dalam forum strategis tersebut, Gubernur Bali, Wayan Koster, memaparkan arah pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana yang tidak hanya ambisius, tetapi juga berlandaskan nilai budaya, keberlanjutan, dan daya saing global.

Di hadapan Komisi V DPR RI, Menteri Pekerjaan Umum, serta Menteri Perhubungan, Koster menggarisbawahi bahwa Bali tidak bisa lagi dibangun dengan pendekatan konvensional. Pulau Dewata membutuhkan percepatan pembangunan berbasis sistem yang terintegrasi, mengingat tekanan terhadap lingkungan, kemacetan, hingga persoalan sampah yang kian kompleks.

Salah satu fokus utama adalah pengelolaan sampah yang dirancang secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Pemerintah Provinsi Bali telah memperkuat kebijakan pembatasan plastik sekali pakai serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Di sisi tengah, optimalisasi TPS3R dan TPST menjadi tulang punggung, sementara di hilir, proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) disiapkan untuk mengolah sedikitnya 1.200 ton sampah per hari dari Denpasar dan Badung. Proyek ini ditargetkan mulai dibangun pertengahan 2026 dan beroperasi pada awal 2028.

Selain itu, isu krusial ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian serius. Pemanfaatan sumber air dari SPAM Telagawaja, Bendungan Sidan, dan Bendungan Titab diproyeksikan untuk menopang kebutuhan masyarakat sekaligus industri pariwisata di berbagai wilayah Bali. Seluruh program ini dirancang dengan dukungan pembiayaan bertahap dari APBN mulai tahun anggaran 2027.

Di sektor energi, Bali diarahkan menuju kemandirian berbasis energi bersih. Pembangunan pembangkit listrik berbasis gas berkapasitas 1.550 MW hingga 2030, serta pemanfaatan PLTS atap sebesar 500 MW, menjadi langkah konkret menuju transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Tak kalah penting, konsep “Bali Daulat Pangan” juga didorong melalui penguatan sistem pertanian organik, peningkatan produktivitas, hingga hilirisasi produk pertanian. Langkah ini tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat identitas Bali sebagai destinasi yang mengedepankan harmoni antara manusia dan alam.

Di bidang infrastruktur darat, sejumlah proyek strategis disiapkan untuk mengurai kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas. Mulai dari pembangunan underpass di titik-titik krusial seperti Jimbaran, Tohpati, dan Pesanggaran, hingga pengembangan jalan baru yang menghubungkan kawasan-kawasan penting, termasuk konektivitas Pura Batur–Pura Agung Besakih dan jalur lingkar Bali. Proyek-proyek ini juga mencakup pembangunan jembatan antarwilayah hingga jalan lingkar di Nusa Penida.

Keberlanjutan proyek Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi turut menjadi perhatian utama, mengingat perannya sebagai tulang punggung konektivitas Bali Barat hingga Bali Selatan.

Di sektor maritim, pembangunan pelabuhan logistik di Celukan Bawang, Sangsit, Amed, dan Gunaksa dirancang untuk mengubah pola distribusi barang. Nantinya, arus logistik dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, tidak lagi terpusat di satu titik, sehingga mampu mengurangi beban jalan raya secara signifikan.

Tak hanya itu, pembangunan sarana strategis seperti kawasan pariwisata Danau Beratan, fasilitas pengolahan gabah di Tabanan, hingga terminal logistik di Mengwi dan Ketewel turut memperkuat ekosistem ekonomi Bali secara menyeluruh.

Menanggapi paparan tersebut, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menawarkan solusi inovatif berupa program taksi laut yang menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan Nusa Dua dan Canggu, sebagai alternatif transportasi untuk mengurangi kemacetan darat. Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam penanganan banjir, abrasi pantai, hingga keberlanjutan pembangunan jalan tol.

Dukungan penuh juga datang dari Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Lasarus. Dalam pandangannya, Bali merupakan tulang punggung devisa pariwisata nasional yang memerlukan perlakuan khusus dalam pembangunan infrastruktur. Percepatan, inovasi pembiayaan, serta sinergi lintas kementerian dinilai menjadi kunci agar Bali tidak tertinggal dari negara pesaing seperti Thailand dan Malaysia.

Rapat kerja tersebut menghasilkan keputusan penting: dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur Bali, dengan syarat pemerintah daerah memastikan kesiapan lahan dan administrasi. Selain itu, kementerian terkait diwajibkan mengakomodasi berbagai usulan strategis, mulai dari pembangunan jalan, pengendalian banjir dan abrasi, penyediaan air bersih, hingga pengelolaan sampah berbasis teknologi.

Mengakhiri pemaparannya, Wayan Koster menegaskan urgensi percepatan ini. “Jangan sampai terlambat. Jika tidak segera dilakukan, daya saing pariwisata Bali bisa menurun,” ujarnya, mengingatkan bahwa masa depan Bali tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga oleh kesiapan infrastrukturnya dalam menjawab tantangan zaman.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Prioritaskan Penanganan Abrasi Sidakarya, Warga Serangan Tolak Betonisasi Mangrove

    Gubernur Koster Prioritaskan Penanganan Abrasi Sidakarya, Warga Serangan Tolak Betonisasi Mangrove

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali, Wayan Koster memastikan penanganan abrasi di Pantai Sidakarya menjadi prioritas setelah bertemu dengan prajuru desa adat di Kantor Gubernur Bali. Pertemuan tersebut juga memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait rencana pembangunan di kawasan mangrove Tahura Ngurah Rai. Selanjutnya, Prajuru Desa Adat Serangan, Wayan Patut merespons pertemuan antara Gubernur Koster dengan Prajuru Desa […]

  • Revolusi Sampah dari Rumah: Bupati Tabanan Keluarkan “Ultimatum” Pilah Sampah dari Sumber

    Revolusi Sampah dari Rumah: Bupati Tabanan Keluarkan “Ultimatum” Pilah Sampah dari Sumber

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan mengambil langkah tegas dalam menghadapi persoalan sampah yang kian kompleks. Melalui Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi mengakselerasi pengelolaan sampah berbasis sumber—sebuah pendekatan yang menempatkan rumah tangga sebagai garda terdepan perubahan. Kebijakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan penegasan arah baru tata kelola lingkungan: […]

  • Pemkab Cirebon Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Buruh dan Jaga Kondusivitas Dunia Usaha

    Pemkab Cirebon Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Buruh dan Jaga Kondusivitas Dunia Usaha

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    CIREBON, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya dalam melindungi hak-hak buruh sekaligus menjaga hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Cirebon Imron pada saat menghadiri kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah Tahun Anggaran 2024-2025 yang diselenggarakan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Bambang Mujiarto. Pertemuan yang juga dihadiri Wakil […]

  • Aset, Izin, dan Lingkungan Disorot: Pansus TRAP DPRD Bali Keluarkan Rekomendasi Tegas untuk Bali Handara

    Aset, Izin, dan Lingkungan Disorot: Pansus TRAP DPRD Bali Keluarkan Rekomendasi Tegas untuk Bali Handara

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali secara resmi menyerahkan rekomendasi strategis terkait pemanfaatan ruang dan status penguasaan lahan di kawasan Handara Golf & Resort Bali. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna ke-31 DPRD Bali di Ruang Sidang Utama, Senin (6/4/2026), kepada pihak eksekutif yaitu Bapak Gubernur […]

  • Bank Bengkulu Digital Ramadan, Merchant Transaksi Paling Tinggi Dapat Hadiah Spesial

    Bank Bengkulu Digital Ramadan, Merchant Transaksi Paling Tinggi Dapat Hadiah Spesial

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 808
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Bank Bengkulu kembali berbagi melalui program Bank Bengkulu Digital Ramadan, yang berlangsung khusus bagi merchant di Bengkulu. Program ini memberikan kesempatan bagi para merchant yang bertransaksi menggunakan QRIS Bank Bengkulu mulai 1 hingga 31 Maret 2025 untuk mendapatkan reward menarik. Merchant dengan transaksi tertinggi selama Ramadan akan mendapatkan hadiah spesial dari Bank […]

  • Gaduh di Jatiluwih, Gagal Sejahterakan Petani?? , Ajus Linggih Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Langkah Pansus TRAP

    Gaduh di Jatiluwih, Gagal Sejahterakan Petani?? , Ajus Linggih Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Langkah Pansus TRAP

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Polemik penertiban bangunan di Kawasan Subak Jatiluwih kembali memanas. Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih atau Ajus Linggih menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pansus TRAP DPRD Bali dalam menindak tegas berbagai pelanggaran yang terjadi di kawasan yang telah diakui UNESCO tersebut. “Pelanggaran disana emang harus ditindak tegas. Saya bingung […]

expand_less