Agung Gempa Nahkodai Dekopinwil Bali 2025-2030, Nyoman Suwirta Dukung Penuh
- account_circle admin
- calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, Matakompas.com – Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Bali memasuki babak baru yang krusial. Dinamika suksesi kepemimpinan periode 2025-2030 mengerucut setelah salah satu kandidat, I Nyoman Suwirta, secara terbuka dan komunikatif menyatakan mundur dari pencalonan.
Keputusan ini diambil Suwirta, yang kini mengemban amanat baru sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia menegaskan prioritasnya untuk berkonsentrasi penuh pada tugas legislatif tersebut.
“Saya ingin fokus di DPRD. Kalau ada di sana-sini, apapun ceritanya tentu saya tidak akan bisa fokus bekerja,” ujar Suwirta dengan lugas.
Sikap Suwirta ini disertai dengan pernyataan dukungan penuh kepada I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana (Agung Gempa). Keduanya diketahui merupakan sahabat akrab sejak lama. Suwirta menegaskan, dukungannya didasari oleh keyakinan penuh terhadap visi dan program kerja Agung Gempa.
“Saya mengetahui Pak Agung Gempa maju dengan program perencanaan, target, dan capaian yang jelas untuk memajukan organisasi Dekopin Bali. Ini selaras dengan era kekinian dan tantangan ke depan. Saya melihat Agung Gempa paham betul arah dan kebijakan pembangunan Bali di bawah visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’, dan pasti mampu menyelaraskan tantangan Dekopin kini dan ke depan,” jelas Suwirta.
Pondasi Baru: Dekopin Bukan Tempat Istirahat Pensiunan
Lebih dari sekadar dukungan, I Nyoman Suwirta turut memberikan contoh dan meletakkan pondasi penting bagi masa depan Dekopin. Ia mengingatkan bahwa organisasi ini menuntut keseriusan penuh di era global dan memasuki Bali Era Baru.
“Wadah Dekopin, pengurus, terlebih ketua, bukan tempat istirahat pejabat yang sudah pensiun di sebuah instansi tertentu,” tegasnya.
Menurut Suwirta, Dekopin memerlukan pemimpin yang fokus, tulus, dan memiliki pengalaman di berbagai bidang organisasi. Terlebih, kemampuan optimalisasi digitalisasi untuk mewujudkan cita-cita bersama, yakni “Koperasi Go Digital”.
“Ini tantangan serius ke depan. Saya mendukung penuh Agung Gempa menahkodai Dekopin 2025-2030 dan bersinergi dengan semua elemen,” pungkasnya . (Red)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar