Bupati Bangli Rotasi Dua Pejabat Eselon II, Tegaskan Birokrasi Harus Profesional dan Berorientasi Pelayanan
- account_circle admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANGLI, MATACOMPAS.COM — Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Rabu (28/10/2026). Penataan jabatan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus memperkuat kinerja pemerintahan agar semakin profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Pelantikan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Bangli tersebut dihadiri Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, para staf ahli, asisten, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bangli.
Dua pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Bangli Nomor 800.1.3.3/509/2026 tersebut masing-masing menempati jabatan baru sebagai staf ahli di lingkungan pemerintah daerah.
I Wayan Dirga Yusa, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli, kini dipercaya mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Sementara itu, I Ngurah Juli Adi Saputra, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangli, dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Perubahan penugasan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi pemerintahan daerah untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan, sekaligus mengoptimalkan peran aparatur sipil negara (ASN) sesuai kebutuhan organisasi.
Bupati: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Posisi
Dalam sambutannya, Bupati Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan pelantikan. Ia menegaskan bahwa pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan ketentuan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
Menurutnya, penataan jabatan bukan sekadar proses administratif dalam birokrasi, melainkan langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.
“Pengangkatan dan pelantikan hari ini merupakan bagian dari upaya penataan organisasi, penyegaran birokrasi, serta bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bangli dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang baik, serta percepatan pencapaian visi dan misi pembangunan daerah,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi. Karena itu, pejabat yang mendapatkan kepercayaan baru diharapkan mampu menunjukkan kinerja terbaik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Ia menekankan, setiap pejabat harus mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing, membangun budaya kerja yang produktif, serta menjadi teladan bagi jajaran aparatur di bawahnya.
Mutasi Jabatan Harus Berdampak pada Kualitas Pelayanan
Lebih lanjut, Sang Nyoman Sedana Arta menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan tidak boleh dipandang hanya sebagai perpindahan posisi. Sebaliknya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat motivasi kerja, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Menurutnya, keberhasilan birokrasi tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kebijakan, program, dan pelayanan yang tepat sasaran.
Karena itu, para pejabat di lingkungan Pemkab Bangli diharapkan mampu memperkuat koordinasi, menjaga sinergi antarperangkat daerah, serta menjalankan tugas secara efektif sesuai bidang tanggung jawab masing-masing.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Mari bersama-sama mewujudkan Bangli yang maju, sejahtera, dan berdaya saing, dengan semangat jengah membangun Bangli, gotong royong, dan loyalitas kepada masyarakat,” ajaknya.
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pembangunan Daerah
Menutup sambutannya, Bupati Sang Nyoman Sedana Arta mengucapkan selamat kepada kedua pejabat yang baru dilantik. Ia berharap kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh komitmen, menjunjung tinggi integritas, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
Penataan jabatan ini diharapkan semakin memperkuat peran perangkat daerah dalam mendukung perumusan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan Kabupaten Bangli.
Dengan birokrasi yang profesional, solid, dan responsif, Pemerintah Kabupaten Bangli diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Pada akhirnya, penyegaran birokrasi tidak hanya menjadi bagian dari dinamika organisasi pemerintahan, tetapi juga harus menjadi langkah nyata untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan daerah yang semakin maju, sejahtera, serta berdaya saing.
- Penulis: admin










Saat ini belum ada komentar