Kominfo Badung Tegas Tata Kabel Provider, Estetika Kawasan Pariwisata Jadi Prioritas
- account_circle admin
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung kembali mengambil langkah konkret dalam menata wajah wilayah, khususnya kawasan yang menjadi bagian penting dari jalur pariwisata internasional. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), penertiban terhadap kabel provider yang sudah tidak aktif dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih rapi, tertata, sekaligus mendukung estetika kawasan.
Penertiban berlangsung di sepanjang Jalan Wanagiri, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa pagi, 18 Agustus 2026. Sejumlah kabel telekomunikasi yang diketahui sudah tidak digunakan diturunkan dan dibersihkan dari jaringan utilitas yang berada di sepanjang ruas jalan tersebut.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Diskominfo Kabupaten Badung, Dr. I Ketut Gede Arta, A.P., S.H., M.Si. Penertiban turut disaksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta pihak provider yang selama ini memiliki jaringan telekomunikasi di kawasan tersebut.
Langkah ini tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan teknis jaringan telekomunikasi. Lebih jauh, keberadaan kabel yang sudah tidak berfungsi dinilai dapat mengganggu kerapian visual kawasan, terlebih Jalan Wanagiri dan wilayah Jimbaran merupakan bagian dari kawasan yang memiliki aktivitas pariwisata cukup tinggi.
Kabel-kabel yang menggantung, menumpuk, atau tidak lagi memiliki fungsi dapat menciptakan kesan semrawut apabila tidak ditata secara berkala. Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian tersendiri bagi Badung yang memiliki citra sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Bali.
Karena itu, penurunan kabel provider tidak aktif menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan infrastruktur telekomunikasi tidak hanya memenuhi kebutuhan konektivitas masyarakat, tetapi juga tetap memperhatikan aspek estetika, keamanan, dan tata ruang wilayah.

Penataan Infrastruktur, Bukan Sekadar Bersih-Bersih
Kepala Diskominfo Badung bersama jajaran OPD terkait dan pihak provider terus mendorong adanya koordinasi dalam penataan jaringan telekomunikasi. Infrastruktur yang masih dibutuhkan masyarakat tetap harus tersedia dan berfungsi optimal, namun jaringan yang sudah tidak digunakan perlu segera ditertibkan agar tidak menjadi beban visual maupun bagian dari persoalan tata ruang.
Upaya tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur perkotaan tidak berhenti pada penyediaan fasilitas. Pengelolaan dan penataan setelah infrastruktur terpasang menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas ruang publik.
Terlebih bagi Badung yang sangat bergantung pada sektor pariwisata, kualitas lingkungan dan estetika kawasan menjadi bagian dari wajah daerah yang langsung berhadapan dengan wisatawan maupun masyarakat.
Penataan kabel provider ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada satu ruas jalan. Sinergi pemerintah daerah, OPD terkait, dan seluruh perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi menjadi kunci agar pertumbuhan kebutuhan konektivitas tetap berjalan beriringan dengan penataan wilayah.
Dengan demikian, ruang publik di Badung tidak hanya semakin terkoneksi secara digital, tetapi juga semakin tertib secara fisik. Konektivitas tetap terjaga, sementara wajah kawasan pariwisata tetap rapi dan sedap dipandang.
Langkah penertiban di Jalan Wanagiri menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk menghadirkan tata kelola infrastruktur telekomunikasi yang lebih tertib, terkoordinasi, dan selaras dengan karakter Badung sebagai daerah pariwisata bertaraf internasional.
- Penulis: admin









Saat ini belum ada komentar