Breaking News
light_mode
Trending Tags

Nunung Srimulat, Kondisi Ekonomi Makin Buruk

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 769
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SOLO,JARRAKPOS.COM – Kondisi perekonomian Nunung Srimulat tengah terguncang. Pekerjaan di dunia hiburan yang tidak sebanyak dahulu, ditambah dengan sederet penyakit yang kini diidapnya membuat Nunung sampai harus menjual aset untuk bertahan hidup.

Padahal Nunung diketahui juga pernah membuka usaha kuliner bernama Warung Songoseng di Kota Solo, Jawa Tengah. Adalah Raffi Ahmad yang juga membantu Nunung mendirikan bisnis tersebut.

Namun belakangan terungkap nasib bisnis kuliner Nunung yang ternyata semakin sepi. “Apa karena ini puasa juga? Jadi bener-bener bukan sepi lagi, udah kayak sepiiii banget,” tutur Nunung dalam vlog Rans Entertainment, Kamis (13/3/2025).

Padahal Nunung mengaku tidak mengurangi kualitas maupun kuantitas menu yang dijual di warungnya. Namun, penjualan di warungnya tak sebaik biasanya, bahkan sampai membuat anak Nunung berniat memberhentikan beberapa pegawai.

“Padahal sebulan, dua bulan, tiga bulan itu sehari bisa (dapat omzet) 9 juta, 8 juta. Nasi itu sehari bisa 28 kilo, 25 kilo, sekarang mulai agak sepi, 5 kilo aja nggak habis,” ujar Nunung.

Yang cukup mengejutkan, menurut Nunung, ada dugaan guna-guna di balik kemerosotan performa bisnis warung makannya. Kisah ini bahkan sudah sampai ke telinga Raffi.

“Kemarin awalnya ramai Songoseng, tapi sekarang (semakin sepi), katanya di-ini (diberi guna-guna pakai) tanah kuburan,” jelas Raffi.

“Tanah kuburan sama pocong-pocong gitu,” kata Nunung. “Tadinya aku sih nggak percaya gitu-gitu, ya udah diemin aja, dibuang aja. Cuma kalau dihajar gitu terus lama-lama kan sugesti kita kena.”

“Aku sih tanya ustaz katanya nanti pulang dirukiyah, ya sama ustaz, apa ya ajak anak yatim,” imbuhnya. Senin,(17/3/2025).

Nagita pun menyarankan Nunung untuk memperbanyak doa demi menangkal ilmu hitam yang diduga ditujukan untuk mempengaruhi warung makannya.

Tak hanya itu, Nunung juga terus berusaha berinovasi seperti dengan menambah takjil selama bulan Ramadhan hingga memakai jasa ojek online. Namun hasilnya masih tidak sesuai harapan Nunung.

“(Dulu) ramai banget, makanya karyawan itu sampai 16 orang, karena kalau karyawan 5-10 itu nggak ngejar,” ujar Nunung.

“Ini malah aku tambah Grabfood, kadang-kadang Grab itu sehari cuma satu. Coba bayangin. Nge-drop-nya kayak nggak wajar,” tandasnya.

 

 

Editor: Feri

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadilah Bos di Usia Muda: Dispora Bengkulu Dorong Pemuda Ciptakan Bisnis Kreatif

    Jadilah Bos di Usia Muda: Dispora Bengkulu Dorong Pemuda Ciptakan Bisnis Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Era digital membuka pintu gerbang peluang tak terbatas bagi generasi muda, terutama dalam dunia kewirausahaan. Di Bengkulu, semangat inovasi dan kreativitas anak muda mulai bermunculan, menciptakan tren bisnis yang tak hanya menguntungkan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Samsir, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Bengkulu, melihat fenomena ini sebagai momentum emas bagi […]

  • Berantas Kejahatan Jalanan, Tim Anti Begal Denpom I/5 Patroli Rutin

    Berantas Kejahatan Jalanan, Tim Anti Begal Denpom I/5 Patroli Rutin

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    MEDAN – Dalam upaya memberantas kejahatan jalanan, Tim Anti Begal Denpom I/5 Medan, kembali melakukan patroli rutin di berbagai wilayah di Kota Medan dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan atensi Komandan Denpom I/5, Letkol Cpm Hanri Wira Kusuma, S.H., M.Han., yang menegaskan pentingnya menciptakan rasa aman bagi masyarakat. “Patroli ini merupakan langkah nyata kami untuk memberantas […]

  • Diskusi Publik “Sang Pewahyu Rakyat” di UNUD, Gubernur Wayan Koster Jabarkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana

    Diskusi Publik “Sang Pewahyu Rakyat” di UNUD, Gubernur Wayan Koster Jabarkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster menjabarkan sejumlah program yang sedang dikerjakan dan dikebut di Bali, sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting, angka pengangguran dan angka putus sekolah. Selain itu disampaikannya juga terkait langkanya anak-anak di Bali dengan nama Nyoman (anak ketiga) dan Ketut (anak keempat). Sehingga menimbulkan keprihatinan secara pribadi, mengingat kelangkaan tersebut […]

  • Polsek Rupat bersama PT MMJ Tanam Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan 2026

    Polsek Rupat bersama PT MMJ Tanam Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan 2026

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Matakompas. Com RUPAT – Polsek Rupat bersama pihak perusahaan dan masyarakat melaksanakan penanaman jagung serentak sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan tahun 2026. Kegiatan penanaman jagung tersebut dilaksanakan di lahan milik PT Marita Makmur Jaya (MMJ), Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (7/3/2026). Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh […]

  • Pansus TRAP Rekom Tutup BTID, Dr Somvir Sebut Data Tukar Guling ‘Kamuflase’

    Pansus TRAP Rekom Tutup BTID, Dr Somvir Sebut Data Tukar Guling ‘Kamuflase’

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com — Tekanan terhadap PT BTID dalam polemik tukar guling lahan mangrove semakin menguat. Dalam peninjauan lapangan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali di Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Rabu (15/4/2026), fakta di lapangan justru memunculkan lebih banyak tanda tanya daripada jawaban. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut […]

  • Villa Ilegal di Kawasan Hutan Buleleng Disegel, DPRD Bali Siap Rekomendasikan Pembongkaran Total dan Pemulihan Kawasan

    Villa Ilegal di Kawasan Hutan Buleleng Disegel, DPRD Bali Siap Rekomendasikan Pembongkaran Total dan Pemulihan Kawasan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com – Indikasi pelanggaran tata ruang kembali mencuat di wilayah utara Bali. Sebuah bangunan villa di Banjar Dinas Goris Kemiri, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, disegel aparat dengan pemasangan garis “Pol PP Line” setelah diduga berdiri tanpa izin dan berada di kawasan hutan desa. Kasus ini pertama kali terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) […]

expand_less