Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wagub Giri Prasta Tegaskan UMKM Bali Penopang Utama Ekonomi Kerthi Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG — Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan UMKM merupakan penopang utama ekonomi Bali dalam transformasi Ekonomi Kerthi Bali yang saat ini tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Akad Massal 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan di Gedupng Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Rabu (13/5).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri UMKM Helfi Nurhasan, Rektor Universitas Udayana, Forkopimda Provinsi Bali, serta sejumlah lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam sambutannya, Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas kementerian dalam memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif di Bali. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi rakyat melalui pembangunan kewirausahaan yang inklusif, produktif, dan berdaya saing.

“Perlu kami laporkan kepada Bapak Menteri bahwa Bali saat ini sedang melaksanakan transformasi lewat Ekonomi Kerthi Bali, yang menempatkan UMKM sebagai salah satu penopang utama ekonomi Bali. Kami berkomitmen membangun Bali yang kuat secara ekonomi, berdikari, serta berbasis pada kearifan lokal dan sumber daya manusia Bali itu sendiri,” ujar Giri Prasta.

Ia menegaskan, UMKM tidak hanya berfungsi menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga menjaga identitas budaya, tradisi, dan kreativitas masyarakat Bali. Karena itu, penguatan UMKM diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan omzet usaha, tetapi juga kualitas produk, penguasaan teknologi digital, perluasan akses pasar global, perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI), hingga penguatan jejaring usaha.

“Kita ingin UMKM Bali naik kelas. Mereka bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menjaga identitas budaya dan kreativitas Bali,” tegasnya.

Giri Prasta juga memaparkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I tahun 2026 mencapai 5,58 persen. Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembangunan ekonomi Bali membutuhkan transformasi besar yang bertumpu pada sektor riil, penguatan UMKM, dan lahirnya wirausaha baru.

Ia menilai target peningkatan rasio kewirausahaan nasional sebesar 3,60 persen pada 2029 hingga menuju 8 persen pada 2045 membutuhkan kerja sama terintegrasi dan berkelanjutan dari seluruh pihak.

“Oleh sebab itu, kegiatan ini sangat tepat karena menghadirkan ekosistem yang mempertemukan dunia usaha, lembaga pembiayaan, praktisi bisnis, dan para pelaku UMKM dalam satu ruang kolaborasi,” katanya.

Giri Prasta juga mengungkapkan realisasi penyaluran KUR di Bali pada 2025 mencapai 134.549 penerima. Selain itu, pengajuan hak kekayaan intelektual di Bali tercatat mencapai 43.520 permohonan.

Ia menekankan bahwa tantangan ekonomi global yang semakin dinamis hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, komunitas kreatif, media, dan masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai gerakan bersama untuk membangun UMKM Bali yang kreatif, berbasis inovasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Saya yakin Bali mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus kekuatan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif nasional. Ia menyebut penyaluran KUR sektor ekonomi kreatif secara nasional telah mencapai Rp8,9 triliun.

Menurutnya, penguatan sektor ekonomi kreatif membutuhkan pendekatan heksahelix melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, akademisi, komunitas, media, serta pelaku usaha.

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Kami terus mendorong akses pembiayaan, perlindungan HAKI, pembinaan, penguatan kapasitas, dan jejaring usaha agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia bisa go global,” kata Teuku Riefky.

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menambahkan kehadiran program Sapa UMKM menjadi bentuk nyata pendekatan kementerian kepada pelaku usaha kecil dan menengah.

“Sapa UMKM bukan sekadar aplikasi, tetapi bentuk kehadiran Kementerian UMKM agar bisa berinteraksi dengan pelaku UMKM kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyebut akad massal tersebut sebagai langkah besar dalam memperkuat ekosistem UMKM Bali agar naik kelas dan semakin kompetitif.

“Saya bangga melihat akad ini. Bali memiliki ekosistem yang memberi kesempatan tumbuh bersama. UMKM adalah pahlawan ekonomi nasional karena menopang 60 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Muhaimin.

Ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap UMKM dari pungutan liar, hambatan usaha, hingga premanisme agar pelaku usaha dapat berkembang dengan aman dan percaya diri.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Risa Damanik, mengatakan kegiatan akad massal tersebut merupakan yang keempat digelar di Indonesia dan melibatkan sekitar 2.000 pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari seluruh Bali.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 terkait pengentasan kemiskinan melalui penguatan kewirausahaan, akses pembiayaan KUR, serta pemanfaatan HAKI sebagai alternatif agunan usaha.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMPACT Didirikan di Unud, Imigrasi Bangun Pusat Riset Keimigrasian Pertama di Bali

    IMPACT Didirikan di Unud, Imigrasi Bangun Pusat Riset Keimigrasian Pertama di Bali

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dinamika keimigrasian yang terus bergerak cepat mendorong Direktorat Jenderal Imigrasi memperkuat basis analisis dan riset akademik. Menjawab kebutuhan tersebut, Imigrasi dan Universitas Udayana (Unud) meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) pendirian Indonesian Immigration Policy and Analysis Center (IMPACT), sebuah pusat kebijakan yang dirancang menjadi “laboratorium data” untuk membaca arah pergerakan orang asing di […]

  • Tinjau Korban Banjir, Gubernur Koster Salurkan Rp 1,26 M untuk Perbaikan Rumah, Santunan Korban Meninggal, dan Pemulihan Jaringan Air Bersih

    Tinjau Korban Banjir, Gubernur Koster Salurkan Rp 1,26 M untuk Perbaikan Rumah, Santunan Korban Meninggal, dan Pemulihan Jaringan Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster meninjau langsung dampak kerusakan akibat bencana banjir yang menerjang areal SD Negeri 5 Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada Minggu (14/3). Kedatangan Gubernur disambut hangat oleh para murid SD yang terdampak banjir. Gubernur asal Sembiran Kabupaten Buleleng ini juga melihat dari dekat kondisi kelas, ruang guru, perpustakaan dan […]

  • Geram, Komisi II DPR RI Panggil DKPP

    Geram, Komisi II DPR RI Panggil DKPP

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Komisi II DPR mengadakan rapat evaluasi kinerja secara tertutup dengan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi, Rabu (12/2/2025) “Mungkin kalau tata tertib itu fungsinya bagaimana kita melakukan controling check and balance, ya. Jadi bukan seperti yang dipikirkan, wah bahwa akan […]

  • Ini Penjelasan Bu Guru Terkait Vidio yang Beredar

    Ini Penjelasan Bu Guru Terkait Vidio yang Beredar

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    SRAGEN,JARRAKPOS.COM – Gara-gara sebuah video yang beredar tanpa keterangan apapun, Anggrek Anggarayani, seorang guru SMA swasta di Sukodono, Sragen, dihakimi dan dihujat netizen di media sosial. Video itu menampilkan momen saat Anggrek menggunting kemeja seorang siswanya. Netizen pun menghujat Anggrek sebagai guru yang tak menghargai perjuangan orangtua murid membelikan anaknya seragam sekolah. Padahal, ada cerita […]

  • Prajaniti Bali Keberatan Seruan FKUB Soal Malam Takbiran Bertepatan Nyepi, Minta Dicabut dan Dievaluasi

    Prajaniti Bali Keberatan Seruan FKUB Soal Malam Takbiran Bertepatan Nyepi, Minta Dicabut dan Dievaluasi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com –  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali secara resmi menyampaikan keberatan terhadap keputusan yang memberikan ruang pelaksanaan malam takbiran Idul Fitri pada tanggal yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, meskipun dengan berbagai persyaratan sebagaimana tercantum dalam seruan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali.   Dalam […]

  • GAWAT, Sumber Uang Suap Rp. 920 Milyar Mulai Terkuak, Babak Baru Pengusutan Kasus Mafia Hukum Zarof Ricar

    GAWAT, Sumber Uang Suap Rp. 920 Milyar Mulai Terkuak, Babak Baru Pengusutan Kasus Mafia Hukum Zarof Ricar

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Skandal kasus Hakim Agung Syamsul Maarif yang nekat menabrak Pasal 17 ayat (5) UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, yang memutus perkara Peninjauan Kembali (PK) No. 1362 PK/PDT/2024, tanggal 16 Desember 2024 — hanya dalam tempo 29 hari — menjadi kotak pandora yang membuka tabir sumber uang suap senilai Rp. […]

expand_less