Breaking News
light_mode
Trending Tags

BAKTA Tegaskan Perlakuan Tidak Adil Hambat Upaya Pelestarian Subak di Jatiluwih

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Ketua Bakti Tabanan (BAKTA), Doktor I Nyoman Sender, yang juga warga Penebel dan pemerhati DTW Jatiluwih, menyoroti minimnya keberpihakan terhadap petani yang menjadi aktor utama dalam sistem subak. Ia menegaskan bahwa upaya mewariskan nilai-nilai subak akan sulit berhasil jika petani masih merasakan perlakuan yang tidak adil.

Sender menilai situasi petani kini kian berat. Di satu sisi mereka diminta mempertahankan subak, namun di sisi lain alih fungsi lahan sawah terus berlangsung. Kesejahteraan petani juga masih jauh tertinggal dibanding sektor pariwisata, sementara tekanan hidup keluarga petani semakin meningkat.

“Tidak ada perlakuan keberpihakan kepada petani macam subsidi harga saprotan, tiadanya jaminan harga pasca panen yang menguntungkan, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan insentif bagi petani,” terangnya.

Menurutnya, selama perlakuan tidak adil ini terus berlangsung, petani akan sulit diajak menjadi garda depan dalam mempertahankan sistem subak. Ia juga menyoroti kecenderungan rendahnya minat generasi milenial untuk menjadi petani, sehingga diperlukan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada mereka.

“Tolong tekankan bahwa nasib Petani jangan dijadikan obyek persaingan bisnis atau kepentingan. Petani itu kelompok masyarakat yang paling lugu, sibuk bekerja untuk mengisi perut keluarganya, jangan dibenturkan dan diseret keranah konflik kepentingan pihak pengusaha,” paparnya.

Sender menilai seharusnya petani sebagai faktor sentral dalam sistem subak diperjuangkan nasibnya, termasuk penyediaan saprotan, bibit, pupuk, hingga pestisida, yang harus tersedia tepat waktu dengan harga terjangkau, serta adanya jaminan pasar dengan harga yang menguntungkan.

“Kalau mau membebaskan pajak PBB atas lahan sawahnya itu lebih baik. Tanpa itu semua, janganlah gembar gembor bilang kebijakan pemerintah akan mensejahterakan kehidupan petani,” bebernya.

Ia menutup dengan sorotan terhadap disparitas manfaat ekonomi antara pelaku bisnis pariwisata dan petani yang menjaga kelestarian subak Jatiluwih.

“Pebisnis pariwisata mungkin menangguk untung dari tersohornya DTW Jatiluwih, tapi bagaimana nasibnya PETANI,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi dengan Kepala Otorita IKN, PHDI dan Prajaniti Bahas Pura hingga Lahan Pendidikan

    Audiensi dengan Kepala Otorita IKN, PHDI dan Prajaniti Bahas Pura hingga Lahan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KALIMANTAN TIMUR -Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) bersama Prajaniti Hindu Indonesia melakukan audiensi dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, di Kantor Otorita IKN, Kutai, Kalimantan Timur, Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari audiensi sebelumnya dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Jakarta. Salah satu agenda utama yang dibahas […]

  • Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif, BI NTT Tingkatkan Kapasitas UMKM

    Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif, BI NTT Tingkatkan Kapasitas UMKM

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) perkuat kapasitas UMKM untuk memajukan ekonomi kreatif di NTT. Provinsi NTT memiliki UMKM potensial di bidang ekonomi kreatif yang tersebar di berbagai wilayah. “NTT Memiliki produk-produk ekonomi kreatif UMKM yang berkualitas, seperti karya wastra dan kriya, namun kontribusinya masih terbatas. BI akan terus berkomitmen mengembangkan […]

  • Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang Dimulai

    Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Acara retreat kepala daerah di Magelang akhirnya dimulai. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengungkapkan bahwa ada 47 kepala daerah yang tidak hadir dalam retret Akmil di Magelang pada Jumat (21/2/2025). Mereka tidak memberikan alasan atau izin atas ketidakhadirannya. Selain itu, ada juga 6 kepala daerah yang absen dengan alasan sakit dan […]

  • Turun Langsung ke Akar Rumput, Made Supartha Serap Aspirasi Warga Tabanan: Perjuangkan Suara Rakyat Jadi Kebijakan Nyata

    Turun Langsung ke Akar Rumput, Made Supartha Serap Aspirasi Warga Tabanan: Perjuangkan Suara Rakyat Jadi Kebijakan Nyata

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    TABANAN, MATACOMPAS.COM| Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dr (c) I Made Supartha, S.H., M.H., turun langsung menemui masyarakat dalam kegiatan reses yang berlangsung mulai Kamis, 1 Oktober 2026, hingga Jumat, 9 Oktober 2026, di sejumlah wilayah Kabupaten Tabanan. Kegiatan reses tersebut menyasar masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kediri, Kecamatan Tabanan, dan Kecamatan […]

  • Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Omah Katresnan, Personel Yonarmed 11 Kostrad Berpartisipasi dalam Giat Taddapur Alam

    Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Omah Katresnan, Personel Yonarmed 11 Kostrad Berpartisipasi dalam Giat Taddapur Alam

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Anggota Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial “Taddabur Alam” bersama anak-anak Panti Asuhan Omah Katresnan, yang diselenggarakan bekerja sama dengan Komunitas Indahnya Berbagi Magelang (IBM).Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara masyarakat, komunitas, dan instansi militer, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak panti asuhan. Minggu,(12/1/2025). Acara yang berlangsung di obyek wisata […]

  • Rekomendasi DPRD Sudah Diserahkan, Proyek Rp1,5 Triliun Tetap Beroperasi: Polemik KEK Kura-Kura Bali Kembali Memanas

    Rekomendasi DPRD Sudah Diserahkan, Proyek Rp1,5 Triliun Tetap Beroperasi: Polemik KEK Kura-Kura Bali Kembali Memanas

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DENPASAR — Polemik pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali kembali menjadi sorotan publik setelah Sira Village Grand Outlet Bali resmi dibuka pada Jumat, 31 Juli 2026. Peresmian proyek investasi senilai Rp1,5 triliun tersebut berlangsung di tengah masih bergulirnya tindak lanjut atas rekomendasi resmi Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD […]

expand_less