Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » BAKTA Tegaskan Perlakuan Tidak Adil Hambat Upaya Pelestarian Subak di Jatiluwih

BAKTA Tegaskan Perlakuan Tidak Adil Hambat Upaya Pelestarian Subak di Jatiluwih

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Ketua Bakti Tabanan (BAKTA), Doktor I Nyoman Sender, yang juga warga Penebel dan pemerhati DTW Jatiluwih, menyoroti minimnya keberpihakan terhadap petani yang menjadi aktor utama dalam sistem subak. Ia menegaskan bahwa upaya mewariskan nilai-nilai subak akan sulit berhasil jika petani masih merasakan perlakuan yang tidak adil.

Sender menilai situasi petani kini kian berat. Di satu sisi mereka diminta mempertahankan subak, namun di sisi lain alih fungsi lahan sawah terus berlangsung. Kesejahteraan petani juga masih jauh tertinggal dibanding sektor pariwisata, sementara tekanan hidup keluarga petani semakin meningkat.

“Tidak ada perlakuan keberpihakan kepada petani macam subsidi harga saprotan, tiadanya jaminan harga pasca panen yang menguntungkan, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan insentif bagi petani,” terangnya.

Menurutnya, selama perlakuan tidak adil ini terus berlangsung, petani akan sulit diajak menjadi garda depan dalam mempertahankan sistem subak. Ia juga menyoroti kecenderungan rendahnya minat generasi milenial untuk menjadi petani, sehingga diperlukan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada mereka.

“Tolong tekankan bahwa nasib Petani jangan dijadikan obyek persaingan bisnis atau kepentingan. Petani itu kelompok masyarakat yang paling lugu, sibuk bekerja untuk mengisi perut keluarganya, jangan dibenturkan dan diseret keranah konflik kepentingan pihak pengusaha,” paparnya.

Sender menilai seharusnya petani sebagai faktor sentral dalam sistem subak diperjuangkan nasibnya, termasuk penyediaan saprotan, bibit, pupuk, hingga pestisida, yang harus tersedia tepat waktu dengan harga terjangkau, serta adanya jaminan pasar dengan harga yang menguntungkan.

“Kalau mau membebaskan pajak PBB atas lahan sawahnya itu lebih baik. Tanpa itu semua, janganlah gembar gembor bilang kebijakan pemerintah akan mensejahterakan kehidupan petani,” bebernya.

Ia menutup dengan sorotan terhadap disparitas manfaat ekonomi antara pelaku bisnis pariwisata dan petani yang menjaga kelestarian subak Jatiluwih.

“Pebisnis pariwisata mungkin menangguk untung dari tersohornya DTW Jatiluwih, tapi bagaimana nasibnya PETANI,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum ABTI Bali I Made Supartha: Bola Tangan Resmi Jadi Cabor Definitif PORJAR Bali 2026, Momentum Cetak Atlet Masa Depan

    Ketua Umum ABTI Bali I Made Supartha: Bola Tangan Resmi Jadi Cabor Definitif PORJAR Bali 2026, Momentum Cetak Atlet Masa Depan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR – Dunia olahraga pelajar di Bali mencatat babak baru yang membanggakan. Untuk pertama kalinya, cabang olahraga bola tangan resmi dipertandingkan sebagai cabang olahraga definitif dalam Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali 2026. Status tersebut menandai pengakuan terhadap perkembangan pesat bola tangan di Bali sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pembinaan atlet muda berprestasi. […]

  • Jelang Lebaran Warga Mendapat Bantuan Beras dari Walikota Magelang

    Jelang Lebaran Warga Mendapat Bantuan Beras dari Walikota Magelang

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 717
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Wali Kota Magelang Damar Prasetyono secara simbolis menyerahkan bantuan berupa beras dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada warga Kota Magelang yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan pada bulan Ramadan, Jumat (14/3/2025), di Aula Kecamatan Magelang Selatan. Damar menuturkan, menjelang hari raya, kebutuhan rumah tangga meningkat. Harga bahan pokok cenderung naik, sementara tidak […]

  • Pemprov NTT Luncurkan “Asa dan Rasa”, Ruang Evaluasi Terbuka Setahun Kepemimpinan

    Pemprov NTT Luncurkan “Asa dan Rasa”, Ruang Evaluasi Terbuka Setahun Kepemimpinan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 3
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan buku “Asa dan Rasa: Refleksi Setahun Ayo Bangun NTT” dalam forum diskusi terbuka di Aula Utama El Tari Kupang, Kamis (9/4/2026). Peluncuran ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah membuka ruang evaluasi publik terhadap satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena […]

  • Aksi Sosial Membina dan Berbagi TP Posyandu Provinsi Bali Sasar 117 Kader di Kecamatan Abang dan Kubu, Kabupaten Karangasem

    Aksi Sosial Membina dan Berbagi TP Posyandu Provinsi Bali Sasar 117 Kader di Kecamatan Abang dan Kubu, Kabupaten Karangasem

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com – Transformasi Posyandu melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, namun juga mencakup bidang lainnya, antara lain pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. “Tugas kader Posyandu pada intinya adalah mencatat berbagai permasalahan yang ada di masyarakat untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah […]

  • Dibully di Medsos, Popularitas Gubernur Koster Justru Kian Menguat

    Dibully di Medsos, Popularitas Gubernur Koster Justru Kian Menguat

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Nama Gubernur Bali Wayan Koster nyaris tak pernah lepas dari sorotan media sosial. Setiap kebijakan yang dikeluarkan cepat memicu perdebatan publik, mulai dari potongan video yang beredar luas hingga komentar keras yang memenuhi linimasa.  Namun, dibalik derasnya kritik, muncul paradoks menarik: semakin sering dibully, tingkat pengenalan publik terhadap Koster justru semakin tinggi. […]

  • Gawat, Diduga Sembunyikan Asal-Usul Uang Suap Rp. 920 Milyar Terdakwa Zarof Ricar; Presiden Prabowo Diminta Copot Jampidsus

    Gawat, Diduga Sembunyikan Asal-Usul Uang Suap Rp. 920 Milyar Terdakwa Zarof Ricar; Presiden Prabowo Diminta Copot Jampidsus

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA_ Bau anyir kejahatan “memberantas korupsi sembari korupsi” yang diduga dilakukan oleh Jampidsus Febrie Adriansyah kembali menyengat kuat. Kali ini dalam penanganan penyidikan “Mafia Kasus Satu Triliun”, yang melibatkan mantan Kepala Balitbang Diklat Kumdil MA RI RI, Zarof Ricar. Dalam Surat Dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat (10/02/2025), […]

expand_less