Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dibully di Medsos, Popularitas Gubernur Koster Justru Kian Menguat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Nama Gubernur Bali Wayan Koster nyaris tak pernah lepas dari sorotan media sosial. Setiap kebijakan yang dikeluarkan cepat memicu perdebatan publik, mulai dari potongan video yang beredar luas hingga komentar keras yang memenuhi linimasa.

 Namun, dibalik derasnya kritik, muncul paradoks menarik: semakin sering dibully, tingkat pengenalan publik terhadap Koster justru semakin tinggi.

Secara nasional, Koster dikenal sebagai salah satu kepala daerah dengan eksposur kuat. Hal ini tidak hanya karena Bali merupakan destinasi wisata dunia, tetapi juga karena konsistensinya mendorong kebijakan berbasis identitas lokal yang kerap dianggap berani dan tidak populis.

Selama masa kepemimpinannya, berbagai regulasi strategis lahir untuk menjaga arah pembangunan Bali tetap berakar pada budaya. Upaya tersebut mencakup pelestarian aksara dan sastra Bali, penggunaan endek Bali, hingga kewajiban busana adat pada hari tertentu.

Langkah ini diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali yang memberikan landasan hukum khusus bagi pembangunan berbasis budaya, kearifan lokal, serta keberlanjutan lingkungan.

Undang-undang tersebut menegaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

Selain itu, regulasi ini juga memperkuat tata kelola pariwisata, pelestarian desa adat, serta perlindungan ekosistem di Pulau Dewata.

Pengakuan terhadap kapasitas kepemimpinan Koster turut datang dari bidang komunikasi publik.

Pada 2023, Koster dinobatkan sebagai Top Government Public Relations Figure oleh Government Public Relations (GPR) Institute.

Penghargaan ini menilai kemampuannya merespons tantangan era digital sekaligus membuka akses informasi publik secara luas, meskipun kritik di media sosial terus mengalir.

Dua tahun kemudian, pada 2025, Koster kembali menerima Innovation and Public Official Leader Award dalam kategori Sustainable Development Program Policy. Penghargaan tersebut menegaskan perannya dalam merancang kebijakan pembangunan berkelanjutan yang menjangkau sektor lingkungan, budaya, hingga ekonomi lokal, sebuah arah penting bagi daerah wisata global seperti Bali.

Di level internasional, Koster juga tercatat sebagai satu-satunya gubernur yang diundang menjadi pembicara dalam forum Transformin Transportation di World Bank Group, Washington D.C.

Dalam forum tersebut, Koster memaparkan pendekatan pembangunan transportasi dan tata ruang Bali yang berbasis filosofi lokal serta terintegrasi dengan isu perubahan iklim.

Menariknya, capaian tersebut berjalan beriringan dengan realitas kontras di media sosial. Di dunia maya, kritik dan sindiran kerap muncul tanpa henti. Namun saat berada di ruang publik, respons masyarakat terlihat berbeda.

Dalam berbagai kegiatan, warga kerap menghampiri untuk bersalaman, berfoto, hingga berselfie, mencerminkan jarak antara persepsi digital dan interaksi langsung di lapangan.

Fenomena ini menegaskan bahwa Koster bukan figur netral yang luput dari perdebatan. Ia justru menjadi sosok yang memecah opini publik.

Ditengah banyaknya kepala daerah yang memilih berada di zona aman, Koster tetap berada dalam pusaran percakapan, sering dikritik, sering disorot, tetapi tetap relevan.

Di era demokrasi digital, figur yang terus dibicarakan, bahkan dalam nada negatif, tetap memiliki pengaruh kuat. Hingga kini, riuhnya media sosial belum melemahkan popularitas Wayan Koster. Sebaliknya, ia justru semakin menguat di tengah dinamika tersebut. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pasien Meninggal di Buleleng, Gede Harja Astawa Desak Reformasi Total Layanan Rumah Sakit

    Kasus Pasien Meninggal di Buleleng, Gede Harja Astawa Desak Reformasi Total Layanan Rumah Sakit

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com – Kasus meninggalnya seorang pasien di Buleleng akibat dugaan keterlambatan penanganan medis kembali memunculkan sorotan tajam terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Bali.  Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa, menyampaikan kritik keras serta mendesak langkah nyata untuk mencegah tragedi serupa terulang. Dalam rapat gabungan DPRD, Harja Astawa menegaskan bahwa kejadian tersebut […]

  • Demokrat Badung Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Aksi Penghijauan dan Bersih-Bersih.

    Demokrat Badung Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Aksi Penghijauan dan Bersih-Bersih.

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Badung menggelar aksi penghijauan dan bersih-bersih lingkungan melalui program Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Partai Demokrat di Lapangan Umum Kelurahan Abianbase dan Pura Dalem Gede Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta tersebut melibatkan jajaran DPD Partai […]

  • Pimpin Apel Gabungan, Ikramsyah : Pemkab Labuhanbatu Pantau Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadhan

    Pimpin Apel Gabungan, Ikramsyah : Pemkab Labuhanbatu Pantau Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadhan

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Labuhanbatu – Asisten II, Drs. Ikhramsyah Putra, memimpin apel gabungan kelompok I lingkungan Pemkab Labuhanbatu di Halaman BKPP, Komplek Kantor Bupati, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Senin (24/2). Kata Ikram, penyelenggaraan pemerintahan secara resmi akan dilaksanakan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu, dr Hj. Maya Hasmita Sp.OG MKM dan H. Jamri ST setelah dilantik Presiden […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Ungkap Sertifikat Bermasalah di Tahura Kurang Lebih Capai 373,5 Hektar

    Pansus TRAP DPRD Bali Ungkap Sertifikat Bermasalah di Tahura Kurang Lebih Capai 373,5 Hektar

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sorotan tajam mengarah pada kawasan Mangrove Bali setelah Ketua Pansus Tata Ruang, Aset dan Perizinan DPRD Bali, Made Supartha, mengungkap dugaan adanya sertifikat bermasalah yang disebut mencapai luas 373,5 hektare. Namun, ia menegaskan angka tersebut masih perlu diverifikasi. “Masih benar enggak seluas itu? Saya pun enggak ukur ulang. Banyak kegiatan, Pak kegiatannya […]

  • Aset, Izin, dan Lingkungan Disorot: Pansus TRAP DPRD Bali Keluarkan Rekomendasi Tegas untuk Bali Handara

    Aset, Izin, dan Lingkungan Disorot: Pansus TRAP DPRD Bali Keluarkan Rekomendasi Tegas untuk Bali Handara

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali secara resmi menyerahkan rekomendasi strategis terkait pemanfaatan ruang dan status penguasaan lahan di kawasan Handara Golf & Resort Bali. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna ke-31 DPRD Bali di Ruang Sidang Utama, Senin (6/4/2026), kepada pihak eksekutif yaitu Bapak Gubernur […]

  • Diskusi Publik Forum Peduli Bali Konflik Pertanahan, Pansus Trap Soroti Praktik Kepemilikan Asing dan Lemahnya Pengawasan

    Diskusi Publik Forum Peduli Bali Konflik Pertanahan, Pansus Trap Soroti Praktik Kepemilikan Asing dan Lemahnya Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kegentingan persoalan ruang seiring maraknya alih fungsi lahan di Bali mencuat dalam diskusi publik Forum Peduli Bali di Denpasar, bertajuk ‘Konflik Pertanahan di Bali: Dinamika Alih Fungsi Lahan dan Solusinya’ yang digelar di Warung Kubukopi, Denpasar, Rabu (26/1) pagi. Dalam forum itu, anggota dewan, konsorsium, dan aktivis menilai tata ruang Bali berada […]

expand_less