Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mangrove Ditukar, Data Tak Sinkron: Gede Harja Astawa Minta Kasus Diusut Tuntas

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBRANA, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengungkap temuan krusial dalam inspeksi mendadak (sidak) terkait dugaan tukar guling lahan mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Dalam sidak yang digelar di Kantor Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Rabu (22/4/2026), pansus menemukan adanya ketimpangan signifikan antara kewajiban perusahaan dan realisasi di lapangan.

Dari total kewajiban penyediaan lahan pengganti seluas sekitar 44 hektare kepada pemerintah, PT BTID baru mampu menunjukkan 15 sertifikat hak milik (SHM) dengan luasan sekitar 18,2 hektare. Ironisnya, sertifikat tersebut belum tercatat atas nama perusahaan.

Temuan ini semakin memperkuat sorotan terhadap dugaan ketidaksesuaian dalam proses tukar guling kawasan mangrove di Jembrana.

Wakil Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Gede Harja Astawa, menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai sekadar urusan administratif. Ia menilai, kasus ini menyentuh aspek mendasar terkait kedaulatan negara atas kawasan konservasi dan keberlanjutan lingkungan.

“Ini bukan sekadar soal prosedur. Ini menyangkut keberanian negara menjaga kawasan lindung dari kepentingan tertentu,” tegasnya.

Gede Harja yang juga Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali itu menekankan pentingnya transparansi dalam seluruh proses perubahan fungsi kawasan, termasuk dugaan tukar guling mangrove. Ia mengingatkan, setiap kebijakan harus memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Menurutnya, keterbukaan menjadi kunci untuk mencegah munculnya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan aset negara.

Lebih jauh, ia menggarisbawahi bahwa kawasan mangrove memiliki nilai ekologis yang tidak tergantikan. Menukar kawasan tersebut dengan lahan lain dinilai tidak sepadan, baik dari sisi lingkungan maupun keberlanjutan jangka panjang.

Mangrove, kata dia, merupakan benteng alami yang melindungi wilayah pesisir dari abrasi, dampak perubahan iklim, hingga menjaga keseimbangan ekosistem laut di Bali.

Atas dasar itu, ia mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam proses tukar guling tersebut.

“Kalau ada pelanggaran, jangan ragu. Hukum harus ditegakkan tanpa kompromi, siapa pun yang terlibat,” ujarnya.

Selain itu, Gede Harja juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait membuka seluruh dokumen perizinan kepada publik. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pengelolaan kawasan strategis tetap berada dalam koridor hukum dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Baginya, menjaga kawasan mangrove bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut masa depan Bali.

“Jangan sampai kita kehilangan benteng ekologis hanya karena kepentingan jangka pendek,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Cirebon Tinjau TPAS Kubangdeleg, Komitmen Perbaikan Pengelolaan Sampah

    Pj Bupati Cirebon Tinjau TPAS Kubangdeleg, Komitmen Perbaikan Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Cirebon Jarrakpos.com — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, bersama jajaran Forkopimda dan beberapa kepala perangkat daerah, meninjau Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Kubangdeleg di Kecamatan Karangwareng, Rabu (8/1/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk merespons keluhan masyarakat sekitar TPAS, yang selama ini dinilai kurang baik dalam pengelolaan sampah. Dalam kunjungannya, Wahyu berdiskusi dengan perwakilan masyarakat setempat, […]

  • Akademi Militer Laksanakan Upacara Bendera Awal Februari 2025

    Akademi Militer Laksanakan Upacara Bendera Awal Februari 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Akademi Militer (Akmil) menggelar Upacara Bendera awal bulan yang dipimpin oleh Direktur Umum (Dirum) Akmil, Brigjen TNI Dedy Zulkifli, S.H. Upacara yang berlangsung di Lapangan Sapta Marga ini diikuti oleh seluruh personel organik, baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta para Taruna dan Taruni Akmil. Senin(3/2/2025). Upacara Bendera ini merupakan agenda rutin […]

  • Praperadilan Ditolak, Kejati Jabar Lanjutkan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Kebun Binatang Bandung 

    Praperadilan Ditolak, Kejati Jabar Lanjutkan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Kebun Binatang Bandung 

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menolak permohonan praperadilan yang diajukan oleh Sri, pimpinan Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), dalam kasus dugaan penyalahgunaan pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Putusan yang dibacakan pada Jumat (14/2/2025) ini menegaskan bahwa proses penyidikan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) akan terus berlanjut. Tim kuasa hukum Kebun Binatang […]

  • DR Diah Srikandi Jadi Narasumber FGD Kementerian PPPA Bahas Kesehatan Reproduksi Berketahanan Iklim

    DR Diah Srikandi Jadi Narasumber FGD Kementerian PPPA Bahas Kesehatan Reproduksi Berketahanan Iklim

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) telah meluncurkan Rencana Aksi Nasional Gender dan Perubahan Iklim (RAN GPI) yang terdiri dari 5 area prioritas dan 7 sektor stragegis. RAN GPI disusun untuk memberikan panduan aksi bagi K/L dan Pemerintah Daerah dalam menguatkan langkah-langkah pengendalian perubahan iklim dengan mengintegrasikan perspektif […]

  • Dosen dan Mediator, Reni Apriani Bukti Kesuksesan Tanpa Batas

    Dosen dan Mediator, Reni Apriani Bukti Kesuksesan Tanpa Batas

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Matacompas.com Lebak — Di tengah padatnya aktivitas mengajar, pengabdian masyarakat, hingga peran di lembaga peradilan, seorang perempuan hebat asal Kabupaten Lebak berhasil membuktikan bahwa kesibukan bukan alasan untuk berhenti berkarya dan belajar. Dr. Hj. Reni Apriani, dosen di Universitas La Tansa Mashiro, baru saja meraih gelar Doktor di Universitas Sultan Ageng Tirtaya (Untirta) Serang dengan […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

expand_less