Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Pansus TRAP Serahkan Rekomendasi BTID dan Pejarakan, Soroti Dugaan Pelanggaran Tata Ruang, Mangrove, dan Akses Publik

Pansus TRAP Serahkan Rekomendasi BTID dan Pejarakan, Soroti Dugaan Pelanggaran Tata Ruang, Mangrove, dan Akses Publik

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali secara resmi menyerahkan rekomendasi hasil pengawasan terhadap pengembangan kawasan yang dikelola oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Pulau Serangan serta temuan bangunan yang berdiri di kawasan hutan dan tanah negara di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi tersebut disampaikan Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (c) I Made Supartha, SH., MH., didampingi Sekretaris Pansus I Dewa Nyoman Rai, SH., Serta Anggota Pansus TRAp DPRD Bali dalam Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Bali, Selasa (2/6/2026).

Dalam laporannya, Pansus TRAP menegaskan bahwa pengawasan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi DPRD untuk memastikan tata ruang, pengelolaan aset daerah, dan penyelenggaraan perizinan di Bali berjalan sesuai peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan ruang hidup, kelestarian lingkungan, serta melindungi alam dan budaya Bali dari dampak pembangunan yang tidak terkendali. Hasil evaluasi dan inspeksi lapangan kemudian melahirkan dua rekomendasi utama, yakni terkait kawasan BTID di Serangan dan pembangunan yang terindikasi melanggar aturan di kawasan hutan Desa Pejarakan.

Khusus terhadap BTID, Pansus menegaskan bahwa pihaknya tidak anti-investasi dan tidak menolak pengembangan kawasan Pulau Serangan. Sebaliknya, Pansus mendukung pengembangan kawasan agar dapat berjalan secara legal, tertib, berkeadilan, memiliki legitimasi sosial yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi ekonomi yang nyata bagi Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, dan masyarakat Bali secara luas. Namun, hasil pengawasan menemukan sejumlah indikasi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Salah satu temuan penting adalah dugaan ketidaksesuaian antara pemanfaatan ruang di kawasan yang dikelola BTID dengan rencana tata ruang yang berlaku. Pansus menemukan sejumlah aktivitas pemanfaatan ruang yang berpotensi tidak selaras dengan peruntukan kawasan sebagaimana ditetapkan dalam regulasi tata ruang. Selain itu, muncul indikasi adanya praktik tukar-menukar lahan pengganti kawasan mangrove yang disebut berada di Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Jembrana namun diduga tidak memiliki dasar hukum yang jelas serta tidak melalui prosedur sesuai ketentuan yang berlaku.

Temuan lain yang menjadi sorotan adalah adanya indikasi reklamasi terselubung di kawasan mangrove. Pansus mengungkap dugaan kegiatan pemotongan dan pemadatan lahan di dalam kawasan hutan mangrove Tahura Ngurah Rai yang dinilai tidak sesuai dengan fungsi kawasan konservasi. Menurut Pansus, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan degradasi lingkungan, ketimpangan tata guna lahan, konflik kepentingan, hingga melemahnya perlindungan kawasan strategis dan kawasan lindung di Bali. Karena itu, pengawasan terhadap kawasan BTID dinilai harus dilakukan secara berkelanjutan dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku.

Pansus TRAP juga menaruh perhatian besar terhadap pembangunan marina dan aktivitas pemanfaatan ruang laut di kawasan Serangan. Berdasarkan hasil pendalaman yang diperkuat oleh pengawasan Kementerian Kelautan dan Perikanan, ditemukan indikasi pemanfaatan ruang laut seluas 1,12 hektare yang berada di luar dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL). Selain itu, terdapat pula indikasi penebangan mangrove yang telah ditindaklanjuti KKP dengan penghentian sementara kegiatan serta pemasangan papan segel di lokasi. Temuan tersebut menjadi penegasan bahwa seluruh aktivitas pemanfaatan ruang laut harus tunduk pada prinsip legalitas dan perlindungan ekosistem pesisir.

Persoalan akses masyarakat juga menjadi perhatian utama Pansus. Dalam hasil pengawasannya, Pansus mencatat bahwa kawasan yang sebelumnya menjadi ruang terbuka masyarakat kini berangsur berubah menjadi kawasan dengan kontrol akses yang ketat. Pembatasan keluar-masuk, pemeriksaan di pintu akses, hingga sistem pengamanan privat dinilai telah menimbulkan keresahan masyarakat. Bahkan, Pansus menyoroti keberadaan pelaba pura, area parkir, dan lokasi pedagang di kawasan Pura Sakenan yang masuk dalam luasan SHGB atas nama BTID. Kondisi ini dianggap perlu mendapat perhatian karena menyangkut hak masyarakat adat, nelayan, dan umat yang selama puluhan tahun memanfaatkan kawasan tersebut sebagai ruang sosial, ekonomi, dan spiritual.

Pansus juga mengingatkan adanya Perjanjian Nomor 046/BTID-MOU/1998 tentang Pelestarian dan Pengembangan Pariwisata di Kawasan Pulau Serangan yang menegaskan bahwa pengembangan kawasan tidak boleh menghilangkan akses masyarakat terhadap kawasan suci, pesisir, laut, dan ruang hidup yang secara turun-temurun dimanfaatkan masyarakat adat. Selain itu, Pansus meminta adanya keterbukaan terkait kontribusi pengelolaan kawasan BTID kepada daerah, termasuk manfaat fiskal, penyerapan tenaga kerja lokal, dampak ekonomi, serta kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat Bali.

Dalam rekomendasinya, Pansus TRAP menegaskan bahwa apabila pasca penyampaian rekomendasi masih ditemukan kegiatan pembangunan atau pemanfaatan kawasan BTID yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum dan tidak memberikan manfaat sebagaimana mestinya kepada daerah, maka DPRD Bali akan melakukan pendalaman lanjutan melalui mekanisme pengawasan sesuai kewenangan yang dimiliki. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan DPRD Bali merekomendasikan penghentian hingga penutupan permanen kegiatan apabila pelanggaran terbukti terus terjadi.

Selain BTID, rekomendasi Pansus juga menyoroti pembangunan vila di kawasan hutan Desa Pejarakan yang diduga melanggar tata ruang dan tidak memiliki dokumen pendukung yang memadai. Temuan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak sosial dan kerusakan lingkungan yang serius sehingga memerlukan langkah penegakan hukum dan penertiban oleh instansi terkait.

Melalui rekomendasi yang diserahkan kepada pimpinan DPRD Bali tersebut, Ketua Pansus TRAP Dr. (c) I Made Supartha didampingi Sekretaris Pansus I Dewa Nyoman Rai menegaskan bahwa tujuan utama pengawasan bukan untuk menghambat investasi, melainkan memastikan seluruh aktivitas pembangunan di Bali berjalan sesuai hukum, menghormati hak masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat yang adil dan berkelanjutan bagi daerah dan masyarakat Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jondra Desak Pembongkaran Bangunan Ilegal di Jatiluwih, Dukung Pansus TRAP Bertindak Tegas

    Jondra Desak Pembongkaran Bangunan Ilegal di Jatiluwih, Dukung Pansus TRAP Bertindak Tegas

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Paiketan Krama Bali Dr. Ir. I Wayan Jondra, M.Si ikut menyoroti Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali menyidak dan menutup beberapa usaha di Kawasan Subak Jatiluwih yang diakui UNESCO. Walaupun terkesan lambat, Gubernur Bali Wayan Koster tidak boleh kehilangan tongkat untuk yang kedua kalinya. Pasca penyegalan oleh […]

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Pariwisata Bali Menguat di Awal 2026, Koster Tegaskan Tren Kunjungan Terus Meningkat

    Pariwisata Bali Menguat di Awal 2026, Koster Tegaskan Tren Kunjungan Terus Meningkat

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Kinerja sektor pariwisata Bali pada triwulan pertama tahun 2026 menunjukkan tren positif. Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 2,6 juta wisatawan berkunjung ke Pulau Dewata dalam periode 1 Januari hingga 31 Maret 2026. Data tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Bali, Senin (6/4/2026). Dari total […]

  • Gubernur Wayan Koster Tepati Janji, 66 Siswa Terima Bantuan Rp1 Juta Saat Serahkan Rp129 Juta untuk Pemulihan SDN 5 Banjar Pascabanjir

    Gubernur Wayan Koster Tepati Janji, 66 Siswa Terima Bantuan Rp1 Juta Saat Serahkan Rp129 Juta untuk Pemulihan SDN 5 Banjar Pascabanjir

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com — Gubernur Bali, Wayan Koster, menyerahkan bantuan sebesar Rp129 juta untuk pemulihan SD Negeri 5 Banjar yang terdampak banjir bandang pada 6 Maret 2026. Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (30/3) sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sarana pendidikan. Bantuan tersebut bersumber dari gotong royong pegawai Pemerintah Provinsi Bali. Dalam penyerahannya, Gubernur Koster didampingi […]

  • Pemkab Magelang Gelar Grebeg Kupat

    Pemkab Magelang Gelar Grebeg Kupat

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Magelang menyelenggarakan Grebeg Kupat bagi masyarakat dengan sangat meriah di Lapangan drh. Soepardi, Kota Mungkid, Minggu (06/04/2025). Hadir dalam acara ini Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, Bupati Magelang Grengseng Pamuji dan Wakil Bupati Magelang H. Sahid. Hadir pula Kapolresta Magelang Kombes Herbin Sianipar, S.I.K., S.H., Dandim 0705/ Pol Pada […]

  • Demokrat Jabar Komitmen Tegak Lurus Jalankan Arahan SBY

    Demokrat Jabar Komitmen Tegak Lurus Jalankan Arahan SBY

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jawa Barat Anton Sukartono Suratto memuji arahan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta seluruh kader Demokrat mengutamakan perjuangan untuk rakyat dan negara, yang harus di atas kepentingan partai. Menurut Anton pesan yang dikatakan oleh SBY merupakan sebuah prinsip fundamental yang harus terus […]

expand_less