Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mahasiswi Kesurupan Saat Audiensi Pansus TRAP DPRD Bali, Menguatkan Seruan Menjaga Bali dari Kerusakan Tata Ruang

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Suasana audiensi antara Forum Pemerhati Pembangunan Bali (FOR HATI Bali) dengan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali di Wantilan DPRD Bali, Rabu (3/6/2026), berlangsung tidak seperti biasanya. Pertemuan yang dihadiri ratusan tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, aktivis lingkungan, hingga pemuka agama itu diwarnai peristiwa yang mengundang perhatian seluruh peserta.

Di tengah jalannya audiensi, seorang mahasiswi Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS) mendadak mengalami kesurupan. Kejadian tersebut membuat suasana forum sejenak terhenti. Sejumlah peserta kemudian memberikan pertolongan dan pendampingan hingga kondisi mahasiswi tersebut kembali tenang.

Peristiwa itu langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan peserta. Dalam perspektif spiritual masyarakat Bali, tidak sedikit yang mengaitkan kejadian tersebut sebagai bentuk pengingat agar perjuangan menjaga Bali dilakukan dengan kesungguhan. Bahkan muncul keyakinan bahwa “Sesuunan Ida Bhatara Turun Kabeh” turut mengawal gerakan penyelamatan Pulau Dewata dari berbagai ancaman kerusakan lingkungan, tata ruang, dan degradasi budaya.

Audiensi tersebut digelar sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap langkah Pansus TRAP DPRD Bali yang saat ini tengah melakukan pendalaman terhadap berbagai persoalan tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang berkembang di Bali. Berbagai isu strategis menjadi perhatian, mulai dari alih fungsi lahan produktif, pembangunan yang diduga tidak sesuai tata ruang, hingga persoalan investasi yang dinilai berpotensi mengancam keberlanjutan lingkungan dan budaya Bali.

Ketua dan anggota Pansus TRAP menerima langsung aspirasi yang disampaikan FOR HATI Bali. Dalam forum tersebut, masyarakat meminta agar seluruh dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan di Bali diusut secara objektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Bali.

Dukungan terhadap langkah Pansus TRAP juga disampaikan tokoh agama Hindu, Ida Shri Bhagawan Yogananda. Menurutnya, Bali saat ini sedang menghadapi tantangan besar yang tidak hanya menyangkut persoalan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut masa depan budaya, adat, dan spiritualitas Bali.

Ia menilai semakin masifnya alih fungsi lahan, tekanan investasi yang tidak terkendali, serta berbagai pembangunan yang mengabaikan keseimbangan alam dapat mengancam identitas Bali sebagai pulau yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

“Bali sedang menghadapi pilihan besar. Apakah kita membangkitkan Bali dan menjaga warisan leluhur, atau membiarkannya mengalami kerusakan secara perlahan,” ungkapnya.

Menurut Bhagawan Yogananda, perjuangan yang dilakukan Pansus TRAP harus dipandang sebagai gerakan moral untuk menyelamatkan Bali. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak tinggal diam terhadap berbagai persoalan yang berpotensi merusak alam, kawasan suci, dan tatanan kehidupan masyarakat Bali.

Fenomena kesurupan yang terjadi saat audiensi bahkan oleh sebagian peserta dimaknai sebagai simbol peringatan bagi pihak-pihak yang selama ini mengabaikan keseimbangan alam Bali. Tidak sedikit yang menilai kejadian tersebut sebagai pengingat agar para investor maupun pelaku pembangunan mematuhi aturan tata ruang serta menghormati nilai-nilai budaya dan spiritual yang hidup di tengah masyarakat Bali.

Semangat menjaga Bali yang mengemuka dalam audiensi FOR HATI Bali dan Pansus TRAP tersebut sejalan dengan pesan yang pernah disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam kegiatan Paiketan Krama Bali bertajuk “Bali Mau Dibawa Kemana” yang berlangsung di Kampus IPB Internasional, Jalan Kecak Nomor 12A, Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Jumat, 10 Januari 2025.

Dalam kesempatan itu, Koster mengingatkan masyarakat Bali tentang amanat leluhur yang tertuang dalam Lontar Bhisama Batur Kalawasan. Ia menegaskan bahwa menjaga gunung, laut, dan alam Bali bukan sekadar kewajiban ekologis, melainkan juga kewajiban spiritual yang menentukan masa depan generasi Bali.

“Ingatlah pesanku, wahai anak-anakku sekalian, di kemudian hari jagalah kelestarian gunung dan laut. Gunung adalah sumber kesucian, laut tempat menghilangkan kekotoran, di tengah daratan melaksanakan kehidupan. Kalau melanggar, akan terkena kutukan, kekurangan pangan, umur pendek, dan kerusakan hubungan sosial,” ujar Koster saat itu.

Koster menjelaskan bahwa pesan dalam lontar tersebut menjadi dasar filosofi pembangunan Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Konsep tersebut menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia, alam, budaya, dan spiritualitas melalui enam pilar Sad Kerthi, yakni Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

Karena itu, berbagai upaya pengawasan terhadap tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang saat ini dilakukan Pansus TRAP DPRD Bali dinilai memiliki relevansi kuat dengan semangat menjaga kesucian dan kelestarian Bali sebagaimana diwariskan leluhur.

Audiensi FOR HATI Bali bersama Pansus TRAP DPRD Bali akhirnya tidak hanya menjadi ruang penyampaian aspirasi publik, tetapi juga menjadi simbol kuat menguatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga Pulau Dewata. Di tengah dinamika pembangunan dan derasnya arus investasi, pesan yang muncul dalam forum tersebut tetap sama, yakni bahwa Bali harus dibangun dengan menghormati alam, budaya, hukum, dan nilai-nilai spiritual yang menjadi jati diri pulau ini sejak dahulu kala.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sandi S.Pd Jadi Ketua PDPM Kuningan untuk Periode 2025 – 2029

    Sandi S.Pd Jadi Ketua PDPM Kuningan untuk Periode 2025 – 2029

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan kini memiliki nahkoda baru, yang dimana nahkoda tersebut dipilih baru-baru ini pada bulan ramadhan 1446 H. Diketahui bersama bahwa Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kab. Kuningan periode tahun 2024-2028 di pimpin oleh Saudara Moh. Agung Tri Sutrisno, SH. Yang dimana pada masanya ia banyak memberikan inovasi-inovasi baru […]

  • Tradisi Gangsing Desa Gesing Diangkat Jadi Atraksi Budaya, Gede Harja Beri Dukungan Penuh

    Tradisi Gangsing Desa Gesing Diangkat Jadi Atraksi Budaya, Gede Harja Beri Dukungan Penuh

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com |Pelestarian permainan tradisional Bali kembali mendapat perhatian setelah Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa, menghadiri pembukaan pertandingan gangsing di Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Buleleng. Tradisi yang telah diwariskan turun-temurun ini kini mulai dikembangkan menjadi kegiatan budaya yang lebih terorganisir. Acara yang berlangsung pukul 11.00 WITA tersebut dihadiri oleh Perbekel Munduk, […]

  • DPR RI Tekan Pemerintah Percepat Proyek Strategis Bali, Dari Tol hingga Penanganan Sampah

    DPR RI Tekan Pemerintah Percepat Proyek Strategis Bali, Dari Tol hingga Penanganan Sampah

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Komisi V DPR RI menegaskan sikap tegas terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di Bali melalui sejumlah keputusan strategis dalam Rapat Kerja bersama pemerintah, Rabu (8/4/2026). Dipimpin Lasarus, rapat tersebut tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga menetapkan kewajiban bagi pemerintah pusat dan daerah untuk segera merealisasikan berbagai proyek prioritas. Sejumlah agenda krusial menjadi sorotan, […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Dalami Legalitas BTID Soroti KKPR dan Izin Pesisir 

    Pansus TRAP DPRD Bali Dalami Legalitas BTID Soroti KKPR dan Izin Pesisir 

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Tim Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Bali, Senin, 23 Pebruari 2026. RDP ini difokuskan pada pendalaman dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan dalam pengelolaan kawasan […]

  • Gubernur Koster Tinjau Progres Turyapada Tower, Target Operasi Akhir 2026

    Gubernur Koster Tinjau Progres Turyapada Tower, Target Operasi Akhir 2026

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster meninjau langsung progres pembangunan fasilitas pendukung kawasan Taman Teknologi Turyapada Tower Komunikasi Bali Smart 6.0 Kerthi Bali di Desa Amerta Sari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Sabtu, 7 Pebruari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis daerah tersebut berjalan sesuai target penyelesaian. Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Koster menegaskan […]

  • Dispora Bengkulu Dukung Penuh Pengembangan Gulat untuk Prestasi Nasional

    Dispora Bengkulu Dukung Penuh Pengembangan Gulat untuk Prestasi Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu terus berkomitmen mengembangkan cabang olahraga gulat sebagai salah satu unggulan daerah. Dengan pencapaian medali perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) sebelumnya, Dispora optimis bahwa gulat memiliki potensi besar untuk membawa Bengkulu semakin bersinar di tingkat nasional. Sekretaris Dispora Bengkulu, Mike Van Hope, menyampaikan bahwa prestasi […]

expand_less