Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mahasiswi Kesurupan Saat Audiensi Pansus TRAP DPRD Bali, Menguatkan Seruan Menjaga Bali dari Kerusakan Tata Ruang

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Suasana audiensi antara Forum Pemerhati Pembangunan Bali (FOR HATI Bali) dengan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali di Wantilan DPRD Bali, Rabu (3/6/2026), berlangsung tidak seperti biasanya. Pertemuan yang dihadiri ratusan tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, aktivis lingkungan, hingga pemuka agama itu diwarnai peristiwa yang mengundang perhatian seluruh peserta.

Di tengah jalannya audiensi, seorang mahasiswi Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS) mendadak mengalami kesurupan. Kejadian tersebut membuat suasana forum sejenak terhenti. Sejumlah peserta kemudian memberikan pertolongan dan pendampingan hingga kondisi mahasiswi tersebut kembali tenang.

Peristiwa itu langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan peserta. Dalam perspektif spiritual masyarakat Bali, tidak sedikit yang mengaitkan kejadian tersebut sebagai bentuk pengingat agar perjuangan menjaga Bali dilakukan dengan kesungguhan. Bahkan muncul keyakinan bahwa “Sesuunan Ida Bhatara Turun Kabeh” turut mengawal gerakan penyelamatan Pulau Dewata dari berbagai ancaman kerusakan lingkungan, tata ruang, dan degradasi budaya.

Audiensi tersebut digelar sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap langkah Pansus TRAP DPRD Bali yang saat ini tengah melakukan pendalaman terhadap berbagai persoalan tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang berkembang di Bali. Berbagai isu strategis menjadi perhatian, mulai dari alih fungsi lahan produktif, pembangunan yang diduga tidak sesuai tata ruang, hingga persoalan investasi yang dinilai berpotensi mengancam keberlanjutan lingkungan dan budaya Bali.

Ketua dan anggota Pansus TRAP menerima langsung aspirasi yang disampaikan FOR HATI Bali. Dalam forum tersebut, masyarakat meminta agar seluruh dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan di Bali diusut secara objektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Bali.

Dukungan terhadap langkah Pansus TRAP juga disampaikan tokoh agama Hindu, Ida Shri Bhagawan Yogananda. Menurutnya, Bali saat ini sedang menghadapi tantangan besar yang tidak hanya menyangkut persoalan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut masa depan budaya, adat, dan spiritualitas Bali.

Ia menilai semakin masifnya alih fungsi lahan, tekanan investasi yang tidak terkendali, serta berbagai pembangunan yang mengabaikan keseimbangan alam dapat mengancam identitas Bali sebagai pulau yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

“Bali sedang menghadapi pilihan besar. Apakah kita membangkitkan Bali dan menjaga warisan leluhur, atau membiarkannya mengalami kerusakan secara perlahan,” ungkapnya.

Menurut Bhagawan Yogananda, perjuangan yang dilakukan Pansus TRAP harus dipandang sebagai gerakan moral untuk menyelamatkan Bali. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak tinggal diam terhadap berbagai persoalan yang berpotensi merusak alam, kawasan suci, dan tatanan kehidupan masyarakat Bali.

Fenomena kesurupan yang terjadi saat audiensi bahkan oleh sebagian peserta dimaknai sebagai simbol peringatan bagi pihak-pihak yang selama ini mengabaikan keseimbangan alam Bali. Tidak sedikit yang menilai kejadian tersebut sebagai pengingat agar para investor maupun pelaku pembangunan mematuhi aturan tata ruang serta menghormati nilai-nilai budaya dan spiritual yang hidup di tengah masyarakat Bali.

Semangat menjaga Bali yang mengemuka dalam audiensi FOR HATI Bali dan Pansus TRAP tersebut sejalan dengan pesan yang pernah disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam kegiatan Paiketan Krama Bali bertajuk “Bali Mau Dibawa Kemana” yang berlangsung di Kampus IPB Internasional, Jalan Kecak Nomor 12A, Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Jumat, 10 Januari 2025.

Dalam kesempatan itu, Koster mengingatkan masyarakat Bali tentang amanat leluhur yang tertuang dalam Lontar Bhisama Batur Kalawasan. Ia menegaskan bahwa menjaga gunung, laut, dan alam Bali bukan sekadar kewajiban ekologis, melainkan juga kewajiban spiritual yang menentukan masa depan generasi Bali.

“Ingatlah pesanku, wahai anak-anakku sekalian, di kemudian hari jagalah kelestarian gunung dan laut. Gunung adalah sumber kesucian, laut tempat menghilangkan kekotoran, di tengah daratan melaksanakan kehidupan. Kalau melanggar, akan terkena kutukan, kekurangan pangan, umur pendek, dan kerusakan hubungan sosial,” ujar Koster saat itu.

Koster menjelaskan bahwa pesan dalam lontar tersebut menjadi dasar filosofi pembangunan Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Konsep tersebut menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia, alam, budaya, dan spiritualitas melalui enam pilar Sad Kerthi, yakni Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

Karena itu, berbagai upaya pengawasan terhadap tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang saat ini dilakukan Pansus TRAP DPRD Bali dinilai memiliki relevansi kuat dengan semangat menjaga kesucian dan kelestarian Bali sebagaimana diwariskan leluhur.

Audiensi FOR HATI Bali bersama Pansus TRAP DPRD Bali akhirnya tidak hanya menjadi ruang penyampaian aspirasi publik, tetapi juga menjadi simbol kuat menguatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga Pulau Dewata. Di tengah dinamika pembangunan dan derasnya arus investasi, pesan yang muncul dalam forum tersebut tetap sama, yakni bahwa Bali harus dibangun dengan menghormati alam, budaya, hukum, dan nilai-nilai spiritual yang menjadi jati diri pulau ini sejak dahulu kala.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Musprov INKINDO, Gubernur Koster Libatkan Konsultan dan Kontraktor Lokal dalam Pembangunan Bali

    Buka Musprov INKINDO, Gubernur Koster Libatkan Konsultan dan Kontraktor Lokal dalam Pembangunan Bali

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan Pemprov Bali saat ini tengah fokus membangun dan membenahi infrastruktur di Pulau Dewata. Pemprov memprioritaskan sumber daya lokal yang berintegritas, berkualitas dan teruji kinerjanya. Hal itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Provinsi XII INKINDO Bali di Hotel Prama Sanur, Rabu (6/5). Yang terdekat kata Koster, pembangunan jalan nasional […]

  • Korupsi Impor dan Ekspor Minyak Tersangkanya Malah Penyewa Storage. Penyidikan Paling Brutal dan Kacau

    Korupsi Impor dan Ekspor Minyak Tersangkanya Malah Penyewa Storage. Penyidikan Paling Brutal dan Kacau

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.907
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi yang dituangkan dalam Asta Cita, selain melakukan pengawasan terhadap aparatur Kejaksaan untuk bekerja profesional. “Kejaksaan Agung tidak boleh tebang pilih dan dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah dan Produk Kilang pada PT. Pertamina (Persero), Sub Holding dan […]

  • Sudaji Peace Trail Fun Run 2026: 500 Langkah, 500 Pohon, Satu Pesan untuk Ibu Pertiwi

    Sudaji Peace Trail Fun Run 2026: 500 Langkah, 500 Pohon, Satu Pesan untuk Ibu Pertiwi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR — Sebuah gerakan berbasis lingkungan, budaya, spiritualitas, dan pemberdayaan masyarakat desa akan lahir dari Desa Wisata Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali. Gerakan tersebut dikemas melalui “Sudaji Peace Trail Fun Run 2026”, yang mengusung tema “Lari di Sawah, Damai di Bumi: Ritual 1.000 Langkah untuk Ibu Pertiwi.” Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September […]

  • Ketua LKKS Kuningan Hj. Ela Helayati Resmi Dilantik

    Ketua LKKS Kuningan Hj. Ela Helayati Resmi Dilantik

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 681
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – LKKS memiliki peran sebagai mitra dalam pembangunan kesejahteraan sosial menuju Kuningan Melesat. Hal ini diutarakan Hj. Ela Helayati, S.Sos usai resmi dilantik sebagai Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan masa bakti 2025-2030 diikuti seluruh pengurus LKKS, oleh Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si di Pendopo Kuningan, Rabu (12/3/2025). Dalam […]

  • Ogoh-Ogoh “Maguru Satua” Kembali Menghantar ST. Tunas Remaja, Penarungan Juara

    Ogoh-Ogoh “Maguru Satua” Kembali Menghantar ST. Tunas Remaja, Penarungan Juara

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    MANGUPURA, Matakompas.com | Kegiatan Lomba Ogoh-Ogoh yang mengusung Tema Badung Saka Fest 2026 telah digelar areal Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung selama tiga hari, mulai tanggal 6 hingga 8 Maret 2026. Dari dua puluh satu ogoh-ogoh yang masuk final, dalam pengumuman yang diumumkan secara live pada Rabu (11/3/2026)pada pukul 11.00 Wita akhirnya ogoh-ogoh […]

  • Terbukti Transparan dan Tak Ada Celah Penyelewengan, Koster: Diaduit BPK dan Diawasi Kejaksaan

    Terbukti Transparan dan Tak Ada Celah Penyelewengan, Koster: Diaduit BPK dan Diawasi Kejaksaan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa kebijakan Pungutan Wisatawan Asing (PWA) di Bali berjalan transparan dan bebas dari praktik penyelewengan. Seluruh proses pemungutan hingga penggunaan dana disebut telah diawasi ketat dan diaudit oleh lembaga negara. Dalam keterangan pers di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha Rumah Jabatan Gubernur Bali di Denpasar, Sabtu (16/5/2026), […]

expand_less