Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polemik BTID Serangan Kian Memanas, For HATI Bali Desak Pemprov Segera Jalankan Rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Polemik pembangunan mega proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Pulau Serangan kembali menghangat. Kali ini sorotan mengarah kepada Pemerintah Provinsi Bali yang dinilai belum menindaklanjuti sembilan rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, meski rekomendasi tersebut telah resmi diserahkan kepada pihak eksekutif hampir tiga pekan lalu.

Rekomendasi Pansus TRAP itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-41 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan III Tahun 2026 pada 19 Juni 2026 dan diterima oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, sebagai bentuk pengawasan DPRD terhadap berbagai persoalan tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang ditemukan selama rangkaian penyelidikan Pansus di kawasan proyek Pulau Serangan.

Hingga awal Juli 2026, belum terlihat tindak lanjut yang konkret terhadap rekomendasi tersebut. Kondisi ini memunculkan kritik dari berbagai kalangan, salah satunya Forum Pemerhati Pembangunan Bali (For HATI Bali).

Penasehat For HATI Bali, Jro Gede Sudibya, yang juga mantan anggota MPR RI Utusan Bali, menegaskan bahwa rekomendasi DPRD bukan sekadar dokumen administratif ataupun produk politik semata. Menurutnya, rekomendasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme konstitusional yang harus dihormati dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menilai pemerintah memiliki kewajiban untuk menelaah seluruh temuan Pansus secara objektif, khususnya apabila terdapat dugaan pelanggaran terhadap ketentuan hukum, tata ruang maupun perizinan yang berpotensi merugikan kepentingan masyarakat.

Jro Gede Sudibya juga mengingatkan bahwa dalam negara hukum, setiap izin yang diterbitkan melalui proses yang diduga bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dapat dievaluasi sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Karena itu, menurutnya, tindak lanjut terhadap rekomendasi DPRD menjadi bagian penting dalam menjaga kepastian hukum sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Ia turut menyinggung sejarah panjang proyek Pulau Serangan yang sejak awal telah memunculkan berbagai kontroversi, mulai dari proses pembebasan lahan pada dekade 1990-an, reklamasi kawasan pesisir, hingga munculnya perdebatan mengenai aspek sosial, budaya, dan lingkungan.

Menurutnya, kawasan tersebut juga bersinggungan dengan nilai-nilai kesucian Pura Sakenan yang selama ini diatur melalui Bhisama Kesucian Pura, sehingga setiap kebijakan pembangunan semestinya mempertimbangkan aspek budaya dan spiritual masyarakat Bali.

Selain persoalan hukum dan budaya, For HATI Bali juga menyoroti belum optimalnya keterhubungan kawasan investasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat lokal di Pulau Serangan maupun Kota Denpasar. Mereka menilai pembangunan kawasan investasi seharusnya mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat sekitar, bukan berkembang sebagai kawasan eksklusif yang terpisah dari kehidupan sosial masyarakat.

Dalam pernyataannya, For HATI Bali juga mengingatkan agar nama Presiden Prabowo Subianto tidak dikaitkan dengan proyek yang masih menjadi polemik hukum maupun sosial. Menurut mereka, penyelesaian persoalan investasi harus tetap mengedepankan prinsip transparansi, kepastian hukum, serta kepentingan publik.

Karena itu, For HATI Bali mendesak Gubernur Bali bersama Pemerintah Kota Denpasar segera menindaklanjuti sembilan rekomendasi Pansus TRAP DPRD Bali sebagai bentuk penghormatan terhadap fungsi pengawasan legislatif dan pelaksanaan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik.

Menurut organisasi tersebut, pelaksanaan rekomendasi DPRD akan menjadi indikator komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum, menjaga tata kelola pemerintahan yang akuntabel, sekaligus memastikan setiap investasi berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Seiring belum adanya tindak lanjut yang terlihat hingga saat ini, perhatian publik pun semakin tertuju kepada langkah Pemerintah Provinsi Bali. Respons pemerintah terhadap rekomendasi Pansus TRAP dinilai akan menjadi penentu arah penyelesaian polemik proyek Pulau Serangan yang hingga kini masih menjadi salah satu isu strategis di Bali. Di sisi lain, pemerintah maupun pihak pengembang diharapkan dapat memberikan penjelasan resmi terkait perkembangan tindak lanjut rekomendasi tersebut agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang dan transparan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Cirebon Persiapkan Verifikasi ODF oleh Tim Provinsi Jawa Barat

    Pemkab Cirebon Persiapkan Verifikasi ODF oleh Tim Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Sosialisasi Verifikasi Open Defecation Free (ODF) secara hybrid di Ruang Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Jumat (21/2/2025). Kegiatan ini merupakan langkah persiapan sebelum Verifikasi ODF oleh tim dari Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan berlangsung pada tanggal 24-26 Februari 2025. Dalam Berbagai Bupati Cirebon […]

  • BEM Persatuan Indonesia: Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Jabatan

    BEM Persatuan Indonesia: Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Jabatan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Di tengah berjalannya proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara periode 2018–2026 dan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diperkirakan merugikan negara sekitar Rp5 triliun, kalangan mahasiswa menegaskan posisi tegas demi menjaga keutuhan negara hukum. Hal ini disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Universitas Jayabaya sekaligus Koordinator Pusat BEM PERSATUAN INDONESIA Maulana […]

  • “Pansus TRAP DPRD Bali Sepakat Tutup BTID, Data Tukar Guling Disebut ‘Kamuflase’”

    “Pansus TRAP DPRD Bali Sepakat Tutup BTID, Data Tukar Guling Disebut ‘Kamuflase’”

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    KARANGASEM — Polemik tukar guling lahan mangrove di Bali kian memanas. Setelah sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT BTID pada 2 Februari 2026, Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali turun langsung ke lokasi yang disebut sebagai lahan pengganti di Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Rabu (15/4/2026). […]

  • Atasi Masalah Sampah dan Infrastruktur, DPRD Bali Jajaki Potensi Model Investasi PandAI

    Atasi Masalah Sampah dan Infrastruktur, DPRD Bali Jajaki Potensi Model Investasi PandAI

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Ketua DPRD Provinsi Bali, I Dewa Made Mahayadnya, menerima kunjungan kerja kurator model investasi PandAI, Dmytro Tsykaliuk, di Kantor DPRD Bali pada Senin, 19 Januari 2026. Pertemuan strategis ini fokus membahas solusi inovatif dalam menangani tantangan lingkungan, keamanan investasi, serta percepatan pembangunan infrastruktur di Pulau Dewata. Sinergi Atasi Krisis Lingkungan Salah satu […]

  • Fun Run dan Fun Walk Semarakkan Hari BPR-BPRS Nasional, Tabanan Jadi Titik Kumpul BPR se-Bali

    Fun Run dan Fun Walk Semarakkan Hari BPR-BPRS Nasional, Tabanan Jadi Titik Kumpul BPR se-Bali

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    TABANAN – Ribuan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Bali memadati kawasan Garuda Wisnu Singasana (GWS), Tabanan, Minggu (31/5/2026), dalam puncak peringatan Hari BPR-BPRS Nasional 2026 yang digelar oleh DPD Perbarindo Bali. Beragam kegiatan mulai dari Fun Run, Fun Walk, bazaar UMKM, lomba menggambar dan mewarnai anak-anak, hiburan rakyat hingga pembagian doorprize sukses menyemarakkan […]

  • Ribuan Siswa Kota Bengkulu Terima PIP 2026, Dr. Sugiarto dan Dodi Sukardi Lakukan Pengawalan

    Ribuan Siswa Kota Bengkulu Terima PIP 2026, Dr. Sugiarto dan Dodi Sukardi Lakukan Pengawalan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bengkulu
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BENGKULU, Matakompas.com – Ribuan siswa di Kota Bengkulu kembali memperoleh manfaat dari Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2026. Program bantuan pendidikan tersebut mendapat perhatian khusus dari Koordinator Wilayah Kota Bengkulu DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu, Dr. Sugiarto, SH, MH, yang bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bengkulu Dodi Sukardi turun langsung mengawal proses penyalurannya. Menurut […]

expand_less