Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dr. Somvir Dorong Masterplan Keamanan Bali, Minta Polisi, Imigrasi, Pecalang hingga Desa Adat Bergerak dalam Satu Komando

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali sekaligus Ketua Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali, Dr. Somvir, mendorong Pemerintah Provinsi Bali bersama seluruh pemangku kepentingan segera menyusun masterplan keamanan Bali yang terintegrasi sebagai langkah strategis menghadapi meningkatnya berbagai persoalan kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Somvir saat Rapat Koordinasi Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat terkait Aksi Kriminalitas di Bali yang digelar Komisi I DPRD Provinsi Bali di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Bali bersama perwakilan Polda Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Kota Denpasar, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Badan Intelijen Daerah (Binda) Bali, Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, jajaran Kapolres se-Bali, Satpol PP Provinsi Bali, Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Pecalang Bali, serta kelompok pakar dan tim ahli Komisi I DPRD Bali.

Dalam forum tersebut, Somvir menilai Bali hingga kini belum memiliki arah kebijakan keamanan jangka panjang yang terukur. Menurutnya, penanganan persoalan keamanan masih bersifat sektoral sehingga diperlukan sebuah peta jalan yang mampu menyatukan seluruh instansi dalam satu sistem kerja.

“Yang dibutuhkan Bali adalah masterplan keamanan yang jelas. Kita harus mengetahui persoalan utama yang dihadapi, menentukan target yang ingin dicapai dalam lima tahun ke depan, kemudian menyusun strategi yang terukur agar angka kriminalitas dapat ditekan secara signifikan,” tegasnya.

Menurut Somvir, masterplan tersebut harus memuat sasaran, indikator keberhasilan, pembagian tugas antarinstansi hingga kebutuhan anggaran yang jelas. Dengan demikian, seluruh lembaga mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, imigrasi, Satpol PP hingga desa adat dapat bekerja dalam satu arah yang sama.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung keamanan, seperti penambahan jaringan CCTV, penerangan jalan umum serta sistem pemantauan kawasan wisata maupun permukiman. Somvir mencontohkan masih banyak wilayah di Bali yang minim penerangan sehingga berpotensi memicu tindak kriminalitas pada malam hari.

“Kalau konsepnya sudah jelas, maka kebutuhan anggaran juga akan jelas. Komisi I DPRD Bali siap memperjuangkan penganggaran apabila seluruh kebutuhan keamanan disusun melalui proposal yang komprehensif,” ujarnya.

Selain memperkuat aparat keamanan formal, Somvir memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan pecalang sebagai garda terdepan keamanan berbasis adat di Bali. Menurutnya, selama ini pecalang telah bekerja dengan penuh pengabdian, namun belum memperoleh perhatian maupun dukungan yang memadai.

Ia menilai pecalang memiliki posisi strategis karena berada langsung di tengah masyarakat dan mengetahui kondisi wilayah adat masing-masing.

“Desa adat memiliki pecalang yang setiap hari mengetahui siapa yang datang, siapa yang tinggal, serta dinamika di wilayahnya. Potensi ini harus diintegrasikan dengan kepolisian sehingga sistem deteksi dini dapat berjalan lebih efektif,” katanya.

Somvir mengusulkan agar dibangun mekanisme koordinasi yang melibatkan kepala desa, kepala dusun, pecalang, pengelola homestay, aparat kepolisian hingga instansi terkait lainnya dalam satu jaringan komunikasi yang aktif.

Menurutnya, persoalan pendataan penduduk pendatang maupun wisatawan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama melalui kolaborasi pemerintah, desa adat dan masyarakat.

Ia juga mengusulkan agar forum koordinasi keamanan dilaksanakan secara berkala, minimal setiap tiga bulan sekali, sehingga seluruh perkembangan situasi keamanan dapat dievaluasi bersama.

Tidak hanya itu, Somvir mendorong jajaran Polda Bali lebih aktif turun langsung ke tengah masyarakat melalui dialog rutin di tingkat kecamatan maupun desa. Menurutnya, komunikasi langsung akan mempercepat penyampaian informasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

“Polisi jangan hanya hadir ketika ada persoalan. Kehadiran rutin di tengah masyarakat akan membangun kedekatan sekaligus memudahkan memperoleh informasi sejak dini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Somvir juga menekankan bahwa pendekatan keamanan di Bali tidak boleh semata-mata mengandalkan kekuatan aparat. Ia mengajak seluruh pihak mengedepankan pendekatan humanis yang berlandaskan nilai-nilai kasih sayang, dialog dan pelibatan masyarakat.

Menurutnya, Bali sebagai destinasi pariwisata internasional membutuhkan model pengamanan yang mampu merangkul seluruh elemen, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas warga negara asing hingga perwakilan konsulat negara sahabat yang memiliki komunitas besar di Bali.

“Kita harus membangun keamanan dengan pendekatan cinta kasih. Jangan semua persoalan diselesaikan dengan pendekatan kekuatan. Libatkan tokoh masyarakat, tokoh komunitas internasional, konsulat, sehingga persoalan bisa diselesaikan melalui komunikasi dan kolaborasi,” tegas Somvir.

Ia optimistis apabila seluruh unsur pemerintah, aparat penegak hukum, desa adat serta masyarakat mampu bergerak dalam satu sistem yang terintegrasi, maka Bali akan tetap menjadi daerah yang aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Harapan kita semua sama, Bali tetap aman. Untuk mewujudkannya dibutuhkan kerja bersama, koordinasi yang kuat, serta komitmen seluruh pihak dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat KLHK Terseret Dugaan Kasus Korupsi Sawit

    Pejabat KLHK Terseret Dugaan Kasus Korupsi Sawit

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 962
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan bahwa seorang pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024. Penyidikan kasus ini terus berlanjut, dengan Kejaksaan Agung telah memeriksa 114 saksi untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait. Meskipun identitas tersangka belum diumumkan secara resmi, […]

  • Ketua Forum Guru NTT Sebut Perekrutan Guru di SMK Negeri 2 Kota Kupang Merupakan Langkah Strategis

    Ketua Forum Guru NTT Sebut Perekrutan Guru di SMK Negeri 2 Kota Kupang Merupakan Langkah Strategis

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.770
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com- Persoalan terkait perekrutan tenaga honorer di SMKN 2 Kupang mendapat respon langsung dari Ketua Umum Forum Guru Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketua Umum Forum Guru NTT, Jusuf Koe Hoea bersama Sekretaris Umum mamantau langsung ke SMK Negeri 2 Kota Kupang untuk mendapatkan informasi yang lengkap. Dikatakan Jusuf, kegiatan KBM berjalan aman dan kondusif. […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • Berkat Pelatihan dan Pembinaan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Siswa SMP N 1 Nunukan Raih Juara Umum PBB

    Berkat Pelatihan dan Pembinaan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Siswa SMP N 1 Nunukan Raih Juara Umum PBB

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti Perlombaan Peraturan Baris Berbaris (PBB) Volume 3 Sekabupaten Nunukan Open Tahun 2025, personel Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Kotis memberikan pelatihan intensif kepada siswa-siswi SMPN 1 Nunukan. Perlombaan yang mengusung tema “Dari Perbatasan untuk Indonesia Emas” ini digelar di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan. Berkat pelatihan […]

  • Said Iqbal Hadiri Musda–Muscab V Partai Buruh Bali, Optimistis Duet Suyanta Parikesit Perkuat Basis Pekerja

    Said Iqbal Hadiri Musda–Muscab V Partai Buruh Bali, Optimistis Duet Suyanta Parikesit Perkuat Basis Pekerja

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal, menghadiri langsung Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Partai Buruh Provinsi Bali yang digelar di Hotel Sindu, Sanur, Denpasar, Selasa (24/2/2026). Dalam kesempatan itu, Said Iqbal menyampaikan sejumlah harapan strategis terhadap kepemimpinan I Made Suyanta di Bali. Ia menegaskan bahwa Partai Buruh menargetkan penguatan […]

  • Wabup I Made Dirga dan Co-Founder Eka Nurcahyadi Resmikan Balai Tat Twam Asi, Dorong Gerakan Sosial Berbasis Nilai Kebersamaan di Tabanan

    Wabup I Made Dirga dan Co-Founder Eka Nurcahyadi Resmikan Balai Tat Twam Asi, Dorong Gerakan Sosial Berbasis Nilai Kebersamaan di Tabanan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menemukan ruang barunya di Kabupaten Tabanan. Balai Tat Twam Asi yang dibangun oleh Yayasan Cahya Purna Dika di Banjar Umadiwang, Desa Batan Nyuh, Kecamatan Marga, resmi difungsikan sebagai pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan, Jumat (10/4/2026). Peresmian balai ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made […]

expand_less