Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dr. Somvir Usulkan Universitas Udayana Abadikan Nama Prof. Gusti Ngurah Bagus, Warisan Intelektual Bali Diminta Terus Hidup

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Fraksi Demokrat NasDem DPRD Provinsi Bali, Dr. Somvir, mendorong Universitas Udayana (Unud) memberikan penghargaan yang layak kepada almarhum Prof. Dr. I Gusti Ngurah Bagus, tokoh yang dikenal luas sebagai salah satu peletak dasar kajian kebudayaan Bali di tingkat internasional dan dijuluki “The Father of Balinese Studies”.

Dorongan tersebut disampaikan Dr. Somvir usai mengikuti rapat Komisi I DPRD Provinsi Bali di Gedung DPRD Bali, Senin (13/7/2026). Menurutnya, jasa Prof. Gusti Ngurah Bagus terhadap perkembangan Universitas Udayana, dunia akademik, pelestarian kebudayaan Bali, hingga penguatan ajaran Hindu sangat besar dan layak dikenang melalui penghormatan resmi dari almamaternya.

Dr. Somvir mengaku memiliki kedekatan emosional dengan almarhum. Ia mengenang Prof. Gusti Ngurah Bagus sebagai sosok senior ketika dirinya pertama kali datang ke Bali sebagai dosen tamu di Fakultas Sastra Universitas Udayana. Baginya, Prof. Bagus merupakan akademisi visioner yang berperan penting dalam membangun fondasi intelektual Universitas Udayana sejak awal berdirinya.

“Universitas Udayana berawal dari Fakultas Sastra. Beliau merupakan salah satu tokoh utama yang membangun fondasi akademik dan intelektual kampus ini. Pemikirannya melampaui zamannya dan hingga kini masih relevan bagi pembangunan Bali,” ujar Dr. Somvir.

Ia menilai kontribusi Prof. Gusti Ngurah Bagus tidak hanya berhenti pada dunia pendidikan. Berbagai gagasan yang diperjuangkan almarhum juga memberi pengaruh besar terhadap penguatan kelembagaan adat dan kehidupan keagamaan di Bali. Bahkan menurutnya, sejumlah konsep yang berkembang saat ini, termasuk penguatan Majelis Desa Adat (MDA), tidak dapat dilepaskan dari pemikiran besar Prof. Bagus.

Selain dikenal sebagai antropolog dan budayawan, Prof. Gusti Ngurah Bagus juga memiliki jejaring akademik internasional yang sangat luas. Banyak murid dan koleganya kini menjadi profesor di berbagai universitas di Indonesia maupun luar negeri. Kiprah tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu ilmuwan Bali yang berhasil memperkenalkan kebudayaan dan kajian Hindu Indonesia ke panggung dunia.

Dr. Somvir mengungkapkan bahwa kontribusi Prof. Bagus dalam memperkuat hubungan akademik internasional Universitas Udayana juga sangat signifikan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Seminar Internasional Ramayana dan Mahabharata yang menghadirkan berbagai tokoh nasional, termasuk Megawati Soekarnoputri saat masih menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, momentum seminar internasional tersebut turut mendorong percepatan penyelesaian pembangunan auditorium Universitas Udayana di Kampus Bukit Jimbaran, sekaligus memperluas jejaring kerja sama akademik dengan berbagai institusi luar negeri.

“Kontribusi beliau bukan hanya pada bidang akademik, tetapi juga terhadap pembangunan fasilitas kampus serta penguatan kerja sama internasional Universitas Udayana,” katanya.

Di mata Dr. Somvir, Prof. Gusti Ngurah Bagus juga merupakan teladan sejati bagi dunia pendidikan. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang tidak pernah berhenti membaca, belajar, dan menulis. Semangat intelektual tersebut dinilai patut diwariskan kepada generasi akademisi muda di Bali.

Atas dasar itu, Dr. Somvir mengusulkan agar Universitas Udayana memberikan penghormatan yang lebih konkret kepada Prof. Gusti Ngurah Bagus. Salah satunya dengan mengabadikan nama almarhum sebagai nama salah satu gedung di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar seluruh karya ilmiah, buku, manuskrip, serta hasil penelitian Prof. Gusti Ngurah Bagus dihimpun dan dilestarikan dalam perpustakaan Universitas Udayana sebagai pusat dokumentasi pemikiran tokoh besar Bali tersebut.

Tidak hanya itu, Dr. Somvir berharap Universitas Udayana dapat menyelenggarakan seminar kebudayaan secara rutin setiap tahun untuk mengkaji kembali gagasan-gagasan Prof. Gusti Ngurah Bagus. Menurutnya, kegiatan akademik semacam itu penting sebagai upaya menjaga keberlanjutan pemikiran almarhum sekaligus mendukung pembangunan Bali yang tetap berlandaskan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

“Beliau mencintai budaya dan agama Hindu Bali dengan sepenuh hati. Pemikiran dan keteladanannya harus terus hidup melalui kegiatan akademik, penelitian, dan pelestarian karya-karyanya agar dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” tegasnya.

Dr. Somvir juga mengingat peran besar Prof. Gusti Ngurah Bagus dalam memperkenalkan kajian Hindu Indonesia kepada dunia internasional, termasuk keterlibatannya dalam penyusunan buku Hinduism in Modern Indonesia yang diterbitkan oleh Leiden University. Kiprah tersebut menunjukkan bahwa pemikiran Prof. Bagus telah memperoleh pengakuan dari kalangan akademisi dunia.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya perguruan tinggi, untuk tidak melupakan jasa para tokoh besar Bali yang telah mengabdikan hidupnya bagi kemajuan ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan pendidikan.

“Kita memiliki banyak putra terbaik Bali yang telah memberikan kontribusi luar biasa. Sudah sepatutnya jasa-jasa mereka dikenang dan diberikan penghargaan yang layak agar menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” pungkasnya.

Sebelumnya, sosok Prof. I Gusti Ngurah Bagus kembali dikenang melalui diskusi bertajuk “93 Tahun Prof. IGN. Bagus: Sebuah Catatan Pinggir Antara Kiprah dan Kaprah Perjuangannya” yang digelar di Mahalo Cafe, Renon, Denpasar, Minggu (12/7/2026). Forum yang diprakarsai I Ketut Ngastawa tersebut menghadirkan Putu Suasta dan Prof. Dr. I Gede Mudana, M.Si., sebagai narasumber, dengan moderator Nyoman Baskara.

Diskusi itu dihadiri sejumlah akademisi, tokoh masyarakat, dan keluarga Prof. Gusti Ngurah Bagus, di antaranya Prof. Dr. I Gede Sutarya, ST., Par., M.Ag., Prof. Dr. Ir. Nitya Santhiarsa, M.T., Drs. Nyoman Sutiawan, Ir. IGA Aryasa Susantya, Drs. Nyoman Wiratmaja, M.Si., Agus Maha Usadha, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, JM Made Sulasa Jaya, serta Dr. IGA Alit Sosiawati, M.Si.

Melalui forum tersebut, berbagai pihak menegaskan bahwa pemikiran dan perjuangan Prof. Gusti Ngurah Bagus tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Universitas Udayana, tetapi juga merupakan warisan intelektual Bali yang perlu terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispora Bengkulu Dukung Transformasi PPLP Menjadi SPOBNAS, Perkuat Pembinaan Atlet Muda

    Dispora Bengkulu Dukung Transformasi PPLP Menjadi SPOBNAS, Perkuat Pembinaan Atlet Muda

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 820
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) bertransformasi menjadi Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Nasional (SPOBNAS), seiring dengan perubahan regulasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Transformasi ini didasarkan pada Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) No. 11 Tahun 2024, yang bertujuan memperjelas arah pembinaan atlet muda berbakat secara lebih terstruktur dan terarah. Kasi […]

  • Penyelundupan 8 CPMI Ilegal Tujuan Tawau,Malaysia Berhasil Digagalkan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

    Penyelundupan 8 CPMI Ilegal Tujuan Tawau,Malaysia Berhasil Digagalkan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pengamanan Perbatasan Yonarmed 11 Kostrad bersama tim gabungan TNI berhasil menggagalkan penyelundupan delapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal yang hendak diberangkatkan ke Tawau, Malaysia. Kejadian ini bermula dari laporan masyarakat yang memberikan informasi mengenai adanya mobil Avanza warna merah hati yang membawa CPMI ilegal menuju Tawau. Kamis,(9/1/2025). Menindaklanjuti informasi tersebut, personel […]

  • Tim Basket Nedusi Gagal Kawin Gelar, Tapi ini Kado Terindah Pada Milad Nedusi ke 64Tahun” Nedusi Terbang Tinggi, Prestasi Tiada Henti!!!

    Tim Basket Nedusi Gagal Kawin Gelar, Tapi ini Kado Terindah Pada Milad Nedusi ke 64Tahun” Nedusi Terbang Tinggi, Prestasi Tiada Henti!!!

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 898
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Kejuaraan bola Basket Perbasi Cup Season 1 telah berakhir gelar juara mulai dari tingkat SD, SMP sederajat dan SMA sederajat telah mengalami perubahan hal ini menunjukkan telah meratanya perkembangan bola basket di Indramayu. SMPN 2 Sindang (Nedusi) sebagai sekolah yang selalu mendominasi gelar juara dan selalu masuk ke final baik itu di bagian […]

  • Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Saluran Irigasi Subak di Jembrana Serentak Diperbaiki, Petani Terbantu

    Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Saluran Irigasi Subak di Jembrana Serentak Diperbaiki, Petani Terbantu

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com ! Sejumlah pengurus subak basah di Kabupaten Jembrana, Bali, mengaku sangat bersyukur dengan turunnya bantuan inpres berupa perbaikan infrastruktur saluran irigasi subak tahun 2025. Pasalnya, bantuan yang turun di hampir semua Subak yang ada di Kabupaten Jembrana dinilai sangat membantu petani dibidang pengairan, sehingga petani tidak kesulitan lagi mengairi sawah-sawah mereka disaat musim […]

  • Kementerian HAM, Hapus SKCK

    Kementerian HAM, Hapus SKCK

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Ketua Komisi III DPR Habiburokhman sepakat dengan usul Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) untuk menghapus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). “Kalau saya pribadi (setuju), tapi kan saya Ketua Komisi III, tentu pendapat pribadi saya ngaruh banget ya kan. Menurut saya sih sepakat, enggak usah (ada) SKCK,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (27/3). Habiburokhman […]

  • Dalam Satu Jam 46.675 Dokumen, Berhasil Diselesaikan Disdukcapil Kuningan

    Dalam Satu Jam 46.675 Dokumen, Berhasil Diselesaikan Disdukcapil Kuningan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengunjungi layanan administrasi kependudukan “Satu Jam Saja” yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bekerjasama dengan Toserba Griya Yogya di HUT ke 19 di Car Free Day bekerjasama dengan Griya Yogya, Minggu (27/4/2025). Layanan cepat ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja […]

expand_less