Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dr. Somvir Dorong Masterplan Keamanan Bali, Minta Polisi, Imigrasi, Pecalang hingga Desa Adat Bergerak dalam Satu Komando

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali sekaligus Ketua Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali, Dr. Somvir, mendorong Pemerintah Provinsi Bali bersama seluruh pemangku kepentingan segera menyusun masterplan keamanan Bali yang terintegrasi sebagai langkah strategis menghadapi meningkatnya berbagai persoalan kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Somvir saat Rapat Koordinasi Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat terkait Aksi Kriminalitas di Bali yang digelar Komisi I DPRD Provinsi Bali di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Bali bersama perwakilan Polda Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Kota Denpasar, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Badan Intelijen Daerah (Binda) Bali, Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, jajaran Kapolres se-Bali, Satpol PP Provinsi Bali, Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Pecalang Bali, serta kelompok pakar dan tim ahli Komisi I DPRD Bali.

Dalam forum tersebut, Somvir menilai Bali hingga kini belum memiliki arah kebijakan keamanan jangka panjang yang terukur. Menurutnya, penanganan persoalan keamanan masih bersifat sektoral sehingga diperlukan sebuah peta jalan yang mampu menyatukan seluruh instansi dalam satu sistem kerja.

“Yang dibutuhkan Bali adalah masterplan keamanan yang jelas. Kita harus mengetahui persoalan utama yang dihadapi, menentukan target yang ingin dicapai dalam lima tahun ke depan, kemudian menyusun strategi yang terukur agar angka kriminalitas dapat ditekan secara signifikan,” tegasnya.

Menurut Somvir, masterplan tersebut harus memuat sasaran, indikator keberhasilan, pembagian tugas antarinstansi hingga kebutuhan anggaran yang jelas. Dengan demikian, seluruh lembaga mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, imigrasi, Satpol PP hingga desa adat dapat bekerja dalam satu arah yang sama.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung keamanan, seperti penambahan jaringan CCTV, penerangan jalan umum serta sistem pemantauan kawasan wisata maupun permukiman. Somvir mencontohkan masih banyak wilayah di Bali yang minim penerangan sehingga berpotensi memicu tindak kriminalitas pada malam hari.

“Kalau konsepnya sudah jelas, maka kebutuhan anggaran juga akan jelas. Komisi I DPRD Bali siap memperjuangkan penganggaran apabila seluruh kebutuhan keamanan disusun melalui proposal yang komprehensif,” ujarnya.

Selain memperkuat aparat keamanan formal, Somvir memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan pecalang sebagai garda terdepan keamanan berbasis adat di Bali. Menurutnya, selama ini pecalang telah bekerja dengan penuh pengabdian, namun belum memperoleh perhatian maupun dukungan yang memadai.

Ia menilai pecalang memiliki posisi strategis karena berada langsung di tengah masyarakat dan mengetahui kondisi wilayah adat masing-masing.

“Desa adat memiliki pecalang yang setiap hari mengetahui siapa yang datang, siapa yang tinggal, serta dinamika di wilayahnya. Potensi ini harus diintegrasikan dengan kepolisian sehingga sistem deteksi dini dapat berjalan lebih efektif,” katanya.

Somvir mengusulkan agar dibangun mekanisme koordinasi yang melibatkan kepala desa, kepala dusun, pecalang, pengelola homestay, aparat kepolisian hingga instansi terkait lainnya dalam satu jaringan komunikasi yang aktif.

Menurutnya, persoalan pendataan penduduk pendatang maupun wisatawan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama melalui kolaborasi pemerintah, desa adat dan masyarakat.

Ia juga mengusulkan agar forum koordinasi keamanan dilaksanakan secara berkala, minimal setiap tiga bulan sekali, sehingga seluruh perkembangan situasi keamanan dapat dievaluasi bersama.

Tidak hanya itu, Somvir mendorong jajaran Polda Bali lebih aktif turun langsung ke tengah masyarakat melalui dialog rutin di tingkat kecamatan maupun desa. Menurutnya, komunikasi langsung akan mempercepat penyampaian informasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

“Polisi jangan hanya hadir ketika ada persoalan. Kehadiran rutin di tengah masyarakat akan membangun kedekatan sekaligus memudahkan memperoleh informasi sejak dini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Somvir juga menekankan bahwa pendekatan keamanan di Bali tidak boleh semata-mata mengandalkan kekuatan aparat. Ia mengajak seluruh pihak mengedepankan pendekatan humanis yang berlandaskan nilai-nilai kasih sayang, dialog dan pelibatan masyarakat.

Menurutnya, Bali sebagai destinasi pariwisata internasional membutuhkan model pengamanan yang mampu merangkul seluruh elemen, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas warga negara asing hingga perwakilan konsulat negara sahabat yang memiliki komunitas besar di Bali.

“Kita harus membangun keamanan dengan pendekatan cinta kasih. Jangan semua persoalan diselesaikan dengan pendekatan kekuatan. Libatkan tokoh masyarakat, tokoh komunitas internasional, konsulat, sehingga persoalan bisa diselesaikan melalui komunikasi dan kolaborasi,” tegas Somvir.

Ia optimistis apabila seluruh unsur pemerintah, aparat penegak hukum, desa adat serta masyarakat mampu bergerak dalam satu sistem yang terintegrasi, maka Bali akan tetap menjadi daerah yang aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Harapan kita semua sama, Bali tetap aman. Untuk mewujudkannya dibutuhkan kerja bersama, koordinasi yang kuat, serta komitmen seluruh pihak dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Pelayanan Prima, RSUD Indramayu Siap Menerima Kritik dan Saran.

    Menuju Pelayanan Prima, RSUD Indramayu Siap Menerima Kritik dan Saran.

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 875
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Pelayanan Kesehatan merupakan satu dari kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini, diperlukan pelayanan kesehatan yang prima serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai demi memenuhi kebutuhan tersebut. RSUD Indramayu merupakan pusat pelayanan kesehatan yang ada di Indramayu dibawah direktur . H. Deden Bonni Koswara, MM. bersama para stafnya terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi […]

  • Akibat Curah Hujan Deras Desa Jambak kecamatan Cikedung Terendam Banjir, BPBD Indramayu memberikan Bantuan.

    Akibat Curah Hujan Deras Desa Jambak kecamatan Cikedung Terendam Banjir, BPBD Indramayu memberikan Bantuan.

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Hujan yang turun deras menerjang wilayah Indramayu dan sekitarnya berdampak luas pada kehidupan masyarakat, dengan adanya normalisasi saluran primer dan tersier yang di lakukan oleh BWWS Cisanggarung yang belum selesai berdampak pada tersendatnya aliran pembuangan dari dan penuju ke pemukiman penduduk. Pasca hujan deras hari Senin mulai dari jam 17.00 wib sampai 22.00 […]

  • Ny. Putri Koster Tutup Bina Posyandu 2026, Tekankan Kader Jadi Ujung Tombak Layanan Masyarakat

    Ny. Putri Koster Tutup Bina Posyandu 2026, Tekankan Kader Jadi Ujung Tombak Layanan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menutup kegiatan Bina Posyandu Tahun 2026 yang berlangsung di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Denpasar, pada Rabu (12/3). Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa kader posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas […]

  • DPRD Bali Terima Hasil Audit BPK, Pengendalian Internal dan Hibah Perlu Diperkuat

    DPRD Bali Terima Hasil Audit BPK, Pengendalian Internal dan Hibah Perlu Diperkuat

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR | DPRD Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-39 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025, Senin, 8 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, yang akrab disapa […]

  • Barang Bukti Periode Maret- Juni 2026 Di Musnahkan Oleh Kejaksaan Negeri Dumai

    Barang Bukti Periode Maret- Juni 2026 Di Musnahkan Oleh Kejaksaan Negeri Dumai

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 15
    • 0Komentar

      ‎ ‎Dumai, Matakompas.com – Kejaksaan Negeri Dumai hari ini, Kamis, melaksanakan pemusnahan barang bukti periode Maret hingga Juni 2026 di halaman kantornya. Kegiatan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dan berjalan lancar serta aman.20/08/2026 ‎Pemusnahan dihadiri oleh perwakilan sejumlah instansi penegak hukum dan lembaga terkait: ‎- Pengadilan Negeri Dumai (diwakili Syamsir Sihombing) ‎- Kepolisian Resor […]

  • Demam Piala Dunia 2026 Dongkrak Ekonomi Rakyat, TNI AD Gelar Nobar di 25 Ribu Titik, Tabanan Ikut Bergeliat

    Demam Piala Dunia 2026 Dongkrak Ekonomi Rakyat, TNI AD Gelar Nobar di 25 Ribu Titik, Tabanan Ikut Bergeliat

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR – Euforia Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menyatukan jutaan pecinta sepak bola di Indonesia, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Nonton bareng (nobar) yang digelar secara masif oleh TNI Angkatan Darat bersama TVRI terbukti mampu menghadirkan hiburan sekaligus mendorong aktivitas usaha mikro di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Tabanan, Bali. Berdasarkan rekapitulasi pelaksanaan […]

expand_less