Breaking News
light_mode
Trending Tags

Posyandu di Bali Akan Diberi Nama Sesuai Banjar untuk Permudah Pemetaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengusulkan agar seluruh Posyandu di Bali diberi nama sesuai banjar masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempermudah pemetaan, pendataan, pembinaan, dan pengembangan Posyandu secara lebih terstruktur di seluruh Bali.

Usulan tersebut disampaikan saat menghadiri rangkaian Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali bertajuk “Membina dan Berbagi” ke-14 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Badung, Selasa (4/8). Kegiatan tersebut menyasar kader Posyandu di Desa Adat Tangeb, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, serta Desa Selat, Kecamatan Abiansemal.

“Untuk ke depan, mengingat jumlah Posyandu di Bali sangat banyak, saya ingin seluruh Posyandu di masing-masing banjar diberi nama sesuai nama banjarnya sendiri, lengkap dengan nama desa atau kelurahan serta kecamatannya. Hal ini akan memudahkan pemetaan dan penataan Posyandu di seluruh Bali,” tegas Ny. Putri Koster.

Menurutnya, penamaan Posyandu berdasarkan nama banjar akan menciptakan identitas yang lebih jelas bagi setiap Posyandu sekaligus memudahkan proses pendataan di seluruh Bali. Dengan sistem penamaan yang seragam, pemerintah akan lebih mudah mengintegrasikan data Posyandu, memantau cakupan pelayanan, mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan pendampingan, serta menyusun kebijakan dan program pembinaan secara lebih tepat sasaran.

Selain itu, identitas Posyandu yang terhubung langsung dengan wilayah banjar, desa atau kelurahan, hingga kecamatan akan memperkuat koordinasi antarjenjang pemerintahan. Monitoring, evaluasi, maupun penyaluran program diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif, cepat, dan akurat.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster juga mengajak seluruh kader Posyandu agar tidak hanya berperan memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun wilayahnya masing-masing. Kader diharapkan aktif menyerap aspirasi masyarakat, mencatat berbagai persoalan yang dihadapi warga, kemudian menyampaikannya kepada pemerintah desa maupun kepala wilayah untuk ditindaklanjuti.

Menurutnya, mekanisme tersebut akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat karena informasi dari tingkat paling bawah dapat diterima pemerintah secara lebih cepat, terstruktur, dan tepat sasaran. Dengan demikian, Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan masyarakat, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan desa.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali beserta jajaran yang hadir memberikan pembinaan secara langsung kepada para kader Posyandu.

Ia menilai kehadiran TP Posyandu Provinsi Bali merupakan wujud nyata dalam memperkuat kelembagaan Posyandu. Posyandu menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan kini semakin berperan sebagai penghubung antara warga dengan pemerintah sehingga berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani lebih cepat.

Sementara itu, Pengarah Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putu Anom Agustina, memaparkan implementasi Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu. Melalui regulasi tersebut, pelayanan Posyandu yang sebelumnya berfokus pada bidang kesehatan kini berkembang menjadi enam bidang pelayanan, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial.

Pelayanan Posyandu juga diberikan berdasarkan siklus hidup, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lanjut usia. Para kader diharapkan semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan wilayah melalui penanganan berbagai persoalan masyarakat yang responsif dan berbasis data.

Pada kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan kader Posyandu Kelurahan Abianbase. Setiap kader menerima bantuan berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.

Di Kelurahan Abianbase, bantuan disalurkan kepada 78 kader Posyandu yang berasal dari 13 Posyandu, dengan total bantuan mencapai 2.340 kilogram beras, 156 krat atau 4.680 butir telur, serta 156 kotak susu.

Sementara itu, di Desa Selat bantuan diberikan kepada 60 kader Posyandu yang berasal dari empat Posyandu. Masing-masing kader menerima 30 kilogram beras, dua krat atau 60 butir telur, dan dua kotak susu, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 1.800 kilogram beras, 120 krat atau 3.600 butir telur, serta 120 kotak susu.

Secara keseluruhan, dalam rangkaian Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” di dua lokasi tersebut, TP Posyandu Provinsi Bali menyalurkan bantuan kepada 138 kader Posyandu dari 17 Posyandu, dengan total bantuan mencapai 4.140 kilogram beras, 276 krat atau 8.280 butir telur, serta 276 kotak susu.

Rangkaian Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” ini menjadi wujud komitmen TP Posyandu Provinsi Bali dalam memperkuat kelembagaan Posyandu, meningkatkan kapasitas kader, sekaligus membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat guna mewujudkan pelayanan yang semakin terpadu, responsif, dan berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP DPRD Bali Panggil Manajemen Hotel Mulia Diduga Langgar Ketinggian Bangunan dan Sempadan Pantai

    Pansus TRAP DPRD Bali Panggil Manajemen Hotel Mulia Diduga Langgar Ketinggian Bangunan dan Sempadan Pantai

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya mengawal pembangunan agar tetap sejalan dengan regulasi tata ruang, perlindungan lingkungan, ruang publik, serta nilai-nilai budaya Bali. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Pansus TRAP DPRD Bali untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran tata ruang […]

  • Warga Kubangkarang, dan APH Gerebek Rumah yang Diduga Tempat Praktik Prostitusi

    Warga Kubangkarang, dan APH Gerebek Rumah yang Diduga Tempat Praktik Prostitusi

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Warga Desa Kubangkarang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dan aparat penegak hukum, dari Polsek dan Koramil Karangsembung, menggerebek rumah yang diduga digunakan sebagai tempat praktik prostitusi. Penggerebekan ini dilakukan karena warga merasa jengkel, sebab rumah tersebut sudah lama menjadi lokasi aktivitas yang tidak terpuji. Kejadian penggerebekan ini berlangsung pada […]

  • Kinerja Pansus TRAP DPRD Bali Diapresiasi, Komitmen Jaga Ajeg Bali Dipertegas

    Kinerja Pansus TRAP DPRD Bali Diapresiasi, Komitmen Jaga Ajeg Bali Dipertegas

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mendapat pengakuan resmi dari Pemerintah Provinsi Bali.  Dalam Rapat Paripurna DPRD Bali ke-18, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi tinggi atas keseriusan dan tanggung jawab Pansus TRAP dalam mengawal isu strategis daerah. Apresiasi tersebut disampaikan langsung Gubernur Wayan Koster […]

  • GibranHolic Solo Raya Soroti Pengaturan Tempat Duduk Wapres Gibran dalam Rapat Kabinet: Harus Tetap Menjaga Kewibawaan Jabatan Wakil Presiden.

    GibranHolic Solo Raya Soroti Pengaturan Tempat Duduk Wapres Gibran dalam Rapat Kabinet: Harus Tetap Menjaga Kewibawaan Jabatan Wakil Presiden.

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SOLO, Matakompas.com – Kejadian saat rapat kabinet yang digelar dua hari lalu di Istana Negara kembali menjadi sorotan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terlihat tidak duduk berdampingan dengan Presiden, melainkan menempati posisi sejajar bersama jajaran para menteri. Hal ini pun memancing tanggapan dari komunitas pendukung GibranHolic Solo Raya. Tokoh penggiat GibranHolic Solo […]

  • PS Malaka vs Bintang Timur Atambua: Derbi Satu Rahim dari Ujung Timor

    PS Malaka vs Bintang Timur Atambua: Derbi Satu Rahim dari Ujung Timor

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh: Eky Luan, Wartawan Mata Kompas NTT, Matakompas.com- Ada sesuatu yang berbeda dari pertemuan antara PS Malaka dan Bintang Timur Atambua (BTA) di ajang ETMC 2025 kali ini. Ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, ini adalah pertemuan dua saudara tua dari rahim yang sama, tanah Timor bagian barat, yang kini saling menguji diri di panggung […]

  • Terdakwa Kasus Narkoba Asal Jerman Dibebaskan ,Tidak Cukup Barang Bukti

    Terdakwa Kasus Narkoba Asal Jerman Dibebaskan ,Tidak Cukup Barang Bukti

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    MANGUPURA, Matakompas.com – Daniel Domalski alias Zbysek Ciompa (41) seorang warga Jerman yang terjerat kasus narkoba berupa 594 butir pil ekstasi akhirnya dibebaskan. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Denpasar pada Selasa,(16/12/2026) yang diketuai Majelis Hakim Ida Bagus Bamadewa Patiputra mempertimbangkan pasal demi pasal yang didakwakan kepada Daniel (terdakwa) menurutnya tidak ada cukup barang bukti.Dan […]

expand_less