Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengusaha Bali Setuju UMP 2027 Naik, Ajus Linggih Ingatkan: Jangan Sampai Berujung PHK dan Harga Melambung

  • account_circle admin
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Kalangan pengusaha di Bali menyatakan tidak keberatan dengan rencana kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2027. Namun, kenaikan upah diminta dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kemampuan dunia usaha agar kebijakan tersebut tidak justru memicu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun kenaikan harga barang dan jasa.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat Komisi II DPRD Provinsi Bali bersama sejumlah asosiasi dunia usaha dalam rangka menyerap aspirasi terkait rencana penetapan UMP dan Upah Minimum Sektoral Pariwisata Bali 2027, Selasa (15/9/2026).

Ketua Komisi II DPRD Bali, Ajus Sumarjaya Linggih, mengatakan secara umum pelaku usaha yang hadir dalam rapat menyetujui adanya kenaikan UMP. Kendati demikian, besaran kenaikan harus dihitung secara realistis agar tidak membebani keberlangsungan usaha maupun pekerja.

“Secara menyeluruh, hadirin rapat menyetujui terjadinya kenaikan UMP. Namun, harus terukur karena yang namanya UMP itu adalah sifatnya net untuk fresh graduate single,” kata Ajus.

Menurut Ajus, penetapan UMP bukan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah. Besaran upah nantinya mengikuti formula yang telah ditentukan pemerintah pusat. Sementara pemerintah provinsi memiliki ruang dalam menentukan nilai alfa yang digunakan dalam formula tersebut.

“Saat ini alfa 0,8, maksimal 0,9,” ujarnya.

Ajus menilai pembahasan kenaikan upah tidak cukup hanya melihat angka persentase. Ia mencontohkan kenaikan UMP Bali pada 2026 yang mencapai lebih dari 7 persen. Sementara dalam empat tahun terakhir, rata-rata kenaikan upah berada di kisaran 6-7 persen, dengan inflasi sekitar 2-3 persen.

Secara teori, kondisi tersebut semestinya memberikan tambahan daya beli bagi pekerja. Namun, realitas di lapangan menunjukkan daya beli masyarakat masih menghadapi tekanan akibat meningkatnya berbagai kebutuhan hidup.

“Artinya, ada faktor-faktor lain yang menyebabkan biaya hidup meningkat. Jadi, bukan semata-mata hanya terjadi dari UMP,” jelasnya.

Karena itu, Ajus menekankan pentingnya melihat persoalan upah secara lebih komprehensif. Kenaikan UMP, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan pengendalian biaya hidup dan kemampuan perusahaan dalam menanggung tambahan beban tenaga kerja.

Ia mengingatkan, kenaikan upah yang terlalu tinggi tanpa memperhitungkan kemampuan dunia usaha berpotensi menimbulkan konsekuensi terhadap lapangan kerja.

“Kalau misalnya UMP naik Rp5,2 juta, terus kemampuan pengusaha untuk membiayai itu tidak mampu, terjadi PHK,” kata Ajus.

Di sisi lain, perusahaan juga dapat mengambil langkah menaikkan harga barang maupun jasa untuk menutup peningkatan biaya operasional akibat kenaikan upah. Jika hal itu terjadi, peningkatan pendapatan pekerja berpotensi kembali tergerus oleh meningkatnya biaya hidup.

“Ketika harga-harga naik, akhirnya kenaikan UMP hanya kenikmatan sesaat,” ujarnya.

Komisi II DPRD Bali selanjutnya berencana berkoordinasi dengan Komisi IV DPRD Bali untuk mempertemukan perwakilan pengusaha dan pekerja. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang dialog untuk menemukan titik keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan pekerja dan keberlangsungan dunia usaha.

Pembahasan tersebut menjadi penting mengingat sektor pariwisata merupakan salah satu penopang utama perekonomian Bali. Kebijakan upah yang ditetapkan nantinya diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pekerja, tetapi juga menjaga daya saing usaha serta keberlanjutan lapangan kerja di Pulau Dewata.

Rapat Komisi II DPRD Bali turut melibatkan sejumlah asosiasi dunia usaha, di antaranya APINDO Bali, KADIN Bali, HIPMI Bali, PHRI Bali, GIPI Bali, BTB, ASITA Bali, BVRMA, dan PUTRI Bali.

Dengan demikian, pembahasan UMP Bali 2027 tidak semata-mata menjadi persoalan mengenai seberapa besar angka kenaikan upah, tetapi juga bagaimana menjaga keseimbangan antara kesejahteraan pekerja, kemampuan pengusaha, stabilitas harga, dan keberlangsungan lapangan kerja.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Syaefudin Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap 3 RAPERDA.

    Wabup Syaefudin Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap 3 RAPERDA.

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com– Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin menyampaikan jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Indramayu terhadap 3 Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA). Adapun jawaban tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu pada Selasa (22/4/2025). Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kiki Zakiyah. *Raperda Tentang […]

  • Temui Gubernur Koster, World Bank Sampaikan 5 Tantangan Utama agar Bali Berkelanjutan dan Tetap jadi Primadona

    Temui Gubernur Koster, World Bank Sampaikan 5 Tantangan Utama agar Bali Berkelanjutan dan Tetap jadi Primadona

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menerima berbagai masukan strategis dari World Bank terkait pembangunan dan keberlanjutan Bali di masa depan. Masukan tersebut disampaikan Carolyn Turk, World Bank Country Director untuk Indonesia dalam pertemuan bersama Gubernur Bali, Wayan Koster pada Jumat (22/5) di Jaya Sabha, Denpasar. Dalam pertemuan itu, Carolyn mengungkapkan terdapat lima kesenjangan utama yang […]

  • Gubernur Koster Percepat Penanganan Sampah Bali, Libatkan Letjen Nyoman Cantiasa dan Danantara

    Gubernur Koster Percepat Penanganan Sampah Bali, Libatkan Letjen Nyoman Cantiasa dan Danantara

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DENPASAR | Gubernur Bali, Wayan Koster, mempercepat langkah penanganan krisis sampah yang semakin mengkhawatirkan di Pulau Dewata. Bersama pemerintah pusat, Koster menggandeng Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr(Han) yang mendapat mandat langsung dari Presiden Republik Indonesia dan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) untuk membantu mempercepat penyelesaian persoalan sampah di Bali. Kolaborasi tersebut menjadi bagian […]

  • Agung Gempa Nahkodai Dekopinwil Bali 2025-2030, Nyoman Suwirta Dukung Penuh 

    Agung Gempa Nahkodai Dekopinwil Bali 2025-2030, Nyoman Suwirta Dukung Penuh 

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Bali memasuki babak baru yang krusial. Dinamika suksesi kepemimpinan periode 2025-2030 mengerucut setelah salah satu kandidat, I Nyoman Suwirta, secara terbuka dan komunikatif menyatakan mundur dari pencalonan. Keputusan ini diambil Suwirta, yang kini mengemban amanat baru sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali dari […]

  • Akselerasi Infrastruktur Bali: Dari Sampah hingga Konektivitas Global demi Pariwisata Berkelas Dunia

    Akselerasi Infrastruktur Bali: Dari Sampah hingga Konektivitas Global demi Pariwisata Berkelas Dunia

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com — Komitmen besar untuk menjaga posisi Bali sebagai etalase pariwisata Indonesia kembali ditegaskan dalam Rapat Kerja pada Rabu, (8/4) di Gedung DPR RI. Dalam forum strategis tersebut, Gubernur Bali, Wayan Koster, memaparkan arah pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana yang tidak hanya ambisius, tetapi juga berlandaskan nilai budaya, keberlanjutan, dan daya saing global. Di […]

  • Bagikan 200 Nasi Dus untuk Masyarakat, Polres Magelang Kota saat Saur On The Road

    Bagikan 200 Nasi Dus untuk Masyarakat, Polres Magelang Kota saat Saur On The Road

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 965
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota menggelar kegiatan “Saur On The Road” yang dilaksanakan di Simpang Shoping, Kota Magelang, pada Sabtu pagi (23/3). Kegiatan ini melibatkan pengusaha makanan lokal dan membagikan 200 nasi dus untuk sahur kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Polres Magelang Kota pada bulan […]

expand_less