Hari Kesaktian Pancasila 2026, I Wayan Tagel Winarta: Teguhkan Ideologi, Rawat Persatuan Bangsa
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
GIANYAR – Momentum Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi kesempatan untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Peringatan 1 Oktober 2026 juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa serta menghormati jasa para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam rangkaian peristiwa politik dan kekerasan pada akhir September hingga awal Oktober 1965.
Anggota DPRD Provinsi Bali Daerah Pemilihan (Dapil) Gianyar dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Tagel Winarta, mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Pancasila memiliki peran penting sebagai landasan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai tantangan dan perubahan zaman.
> “Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Nilai-nilai Pancasila harus terus kita jaga, hayati, dan amalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar I Wayan Tagel Winarta.
Ia menekankan, semangat Pancasila harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, memperkuat gotong royong serta menghargai keberagaman yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Bagi masyarakat Bali, semangat tersebut juga dapat diwujudkan melalui pelestarian nilai-nilai kebersamaan, gotong royong dan keharmonisan sosial yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
I Wayan Tagel Winarta juga mengajak generasi muda untuk memahami sejarah bangsa secara utuh. Pemahaman sejarah dinilai penting agar generasi penerus tidak melupakan perjalanan panjang bangsa dalam mempertahankan persatuan dan kehidupan bernegara berdasarkan Pancasila.
“Generasi muda harus memahami sejarah dan mengambil nilai-nilai perjuangan dari para pendahulu bangsa. Jangan sampai perkembangan teknologi dan perubahan zaman membuat kita kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” katanya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada tahun ini diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa menjaga Pancasila bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun lembaga negara, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat tersebut, momentum 1 Oktober 2026 diharapkan dapat memperkuat tekad untuk menjaga persatuan, menghormati sejarah, memperkokoh kebinekaan dan terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga keutuhan NKRI dan bersama-sama meneruskan cita-cita para pendiri bangsa,” tutup I Wayan Tagel Winarta.
- Penulis: admin









Saat ini belum ada komentar