Made Supartha Ajak Generasi Muda Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Bersatu dan Bergerak untuk Indonesia
- account_circle admin
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026 menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, perjuangan, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda Indonesia.
Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, peringatan tahun ini mengajak seluruh pemuda untuk tidak sekadar mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga meneruskan nilai-nilai Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dr. C. I Made Supartha, S.H., M.H., mengajak generasi muda untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan dalam membangun Indonesia yang lebih maju, adil, bersatu, dan berkepribadian.
Menurut pesan yang disampaikan melalui ucapan peringatan Hari Sumpah Pemuda, pemuda memiliki peran strategis sebagai generasi penerus sekaligus pemimpin masa depan bangsa. Karena itu, semangat kebangsaan harus terus dipelihara dan diwujudkan melalui kontribusi positif di berbagai bidang.
Menjaga Persatuan di Tengah Perbedaan
Semangat Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak sejarah penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Melalui ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, para pemuda kala itu menunjukkan bahwa perbedaan suku, agama, budaya, dan daerah bukanlah penghalang untuk bersatu memperjuangkan cita-cita kemerdekaan.
Nilai persatuan tersebut tetap relevan hingga saat ini. Di tengah perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, serta berbagai tantangan sosial, generasi muda dituntut untuk mampu menjaga persaudaraan dan tidak mudah terpecah oleh provokasi maupun perbedaan pandangan.
Semangat kebangsaan juga perlu diwujudkan dengan menghargai keberagaman, memperkuat toleransi, serta membangun komunikasi yang sehat di tengah masyarakat.
Bagi bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan budaya dan latar belakang masyarakat yang beragam, persatuan menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Patriotik dan Gigih Menghadapi Tantangan Zaman
Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” mengandung pesan mendalam mengenai karakter yang perlu dimiliki generasi muda.
Patriotik berarti memiliki kecintaan terhadap tanah air yang diwujudkan melalui sikap bertanggung jawab, menjaga persatuan, menghormati simbol dan nilai kebangsaan, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Sementara itu, kegigihan menjadi modal penting bagi pemuda untuk menghadapi persaingan global. Generasi muda perlu terus meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan keterampilan, menguasai teknologi, serta berani menciptakan inovasi dan peluang usaha.
Pemuda juga diharapkan tidak mudah menyerah menghadapi kesulitan. Sebaliknya, berbagai tantangan harus dijadikan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan daya saing Indonesia. Karena itu, pemuda perlu mempersiapkan diri agar mampu mengambil peran dalam pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Membangun Indonesia dengan Kepedulian dan Empati
Selain nasionalisme dan kegigihan, kepedulian terhadap sesama merupakan nilai penting yang harus tumbuh dalam diri generasi muda.
Empati mengajarkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari kemampuan untuk memahami kesulitan orang lain dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Pemuda diharapkan hadir sebagai bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan sosial, mulai dari pendidikan, kemiskinan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial, gerakan lingkungan, pengembangan ekonomi kreatif, serta pemanfaatan teknologi untuk kepentingan publik, generasi muda dapat mengambil peran nyata dalam mendorong perubahan positif.
Semangat gotong royong juga perlu terus dirawat sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Dengan kepedulian dan kebersamaan, berbagai persoalan dapat dihadapi secara lebih kuat dan berkelanjutan.
Pemuda Bali sebagai Penggerak Kemajuan Daerah
Di Bali, semangat Sumpah Pemuda juga memiliki arti penting bagi generasi muda dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan zaman, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan.
Generasi muda Bali diharapkan mampu menjaga warisan adat dan budaya leluhur sekaligus meningkatkan kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kecintaan terhadap daerah tidak cukup hanya diwujudkan melalui kebanggaan terhadap tradisi, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam menjaga lingkungan, memperkuat ekonomi masyarakat, mengembangkan kreativitas, serta mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal.
Pemuda Bali memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, teknologi, dan kewirausahaan. Dengan bekal kompetensi, integritas, serta kepedulian sosial, generasi muda dapat menjadi kekuatan penting dalam membangun Bali yang berdaya saing tanpa kehilangan identitas budayanya.
Momentum Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan keterlibatan semua generasi. Kolaborasi antara pemuda, masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen bangsa diperlukan agar cita-cita Indonesia yang maju dan sejahtera dapat diwujudkan bersama.
Bersatu, Bergerak, dan Peduli untuk Masa Depan Indonesia
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan untuk merefleksikan kembali peran dan tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan bangsa.
Semangat para pemuda yang mengikrarkan persatuan pada 1928 harus terus hidup dalam tindakan nyata generasi masa kini. Perbedaan harus menjadi kekuatan, tantangan harus dihadapi dengan kegigihan, dan keberhasilan harus diiringi kepedulian terhadap sesama.
Pesan yang diusung dalam ucapan Made Supartha menegaskan pentingnya generasi muda untuk terus bersatu, bergerak, dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Bersatu, bergerak, dan peduli untuk Indonesia yang lebih baik.”
Dengan semangat patriotisme, kegigihan, dan empati, generasi muda diharapkan mampu melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui karya, prestasi, pengabdian, dan tindakan nyata demi terwujudnya Indonesia yang semakin maju, berdaulat, dan bermartabat.
- Penulis: admin










Saat ini belum ada komentar