Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dua Kasus Pencabulan Berhasil Diungkap Polresta Magelang, Pelaku Diancam Hukuman 12 Tahun Penjara

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
  • visibility 309
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Dua kasus pencabulan berhasil diungkap Polresta Magelang Polda Jawa Tengah. Keberhasilan tersebut dibeberkan dalam Konferensi Pers Ungkap Kasus di Ruang Media Center Mapolresta setempat pada Senin (03/02/2025) siang.

Konferensi Pers dipimpin oleh Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, S.I.K., S.H. diwakili Kasatreskrim Kompol Muhammad Fachrur Rozi, S.H., S.I.K., M.H. Turut mendampingi kegiatan PS. Kasihumas Iptu Lilik Purwaka, S.Psi. dan Direktur Sahabat Perempuan, Putri Andhani Prabasasi, S.E.

Dua kasus pencabulan yang diungkap terjadi di dua tempat berbeda dan dengan pelaku yang berbeda pula. Pertama, terjadi di wilayah Muntilan pada Kamis 19 Desember 2024 dengan Pelaku SH (32 tahun) warga Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Kedua, terjadi di wilayah Dukun pada Minggu 19 Januari 2025 dengan Pelaku EJP (38 tahun) warga Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang.

Dalam kasus pertama, modus Tersangka yaitu mencari kesempatan pada saat rumah dalam keadaan sepi, kemudian melakukan pencabulan dan juga persetubuhan. Pelaku ini merupakan ayah kandung Korban.

“Jadi, Tersangka di dalam rumah Tersangka sendiri dalam kamar dan saat istrinya sedang tidur. Tersangka juga sering melakukan perbuatan bejatnya pada siang hari ketika istri Tersangka sedang keluar menjemput anak yang kecil pulang sekolah,” terang Kasatreskrim.

Rozi juga menjelaskan bahwa perbuatan Tersangka SH ini sudah dilakukan sebanyak 6 (enam) kali dalam kurun waktu bulan Juli 2024 hingga bulan November 2024.

Pada kasus kedua, dengan Tersangka EJP dan Korban adalah perempuan penyandang disabilitas.

“Modus Tersangka ini melakukan bujuk rayu dengan cara memberikan sejumlah uang kepada Korban,” tutur Rozi.

Dibeberkan Kasatreskrim, pada hari Sabtu tanggal 18 Januari 2025 sekira pukul 18.00 WIB, Tersangka dan Korban saling berkenalan melalui aplikasi Pop Up, kemudian saling bertukar nomor Handphone dan saling komunikasi aktif. Sehari setelah itu Tersangka mengajak Korban untuk ketemuan melalui WhatsApp karena ingin diajak menonton pentas kesenian di wilayah Kota Magelang, dan janjian bertemu di Pasar Muntilan.

“Namun ketika Tersangka bertemu dengan Korban di Pasar Muntilan, Korban bukannya diajak nonton pentas seni di Kota Magelang, tapi Tersangka malah mengajak Korban dengan menggunakan motor ke proyek pembangunan rumah di mana Tersangka bekerja,” terangnya.

Di tempat itulah, Tersangka menyetubuhi Korban tiduran hingga malam. Tersangka juga mengatakan kepada Korban agar jangan bilang kepada siapa-siapa.

“Sekira pukul 19.30 WIB, Tersangka mengantar Korban pulang ke rumahnya dan memberikan uang Rp 100.000,” kata Kompol Fachrur.
Kasatreskrim menyebutkan, atas perbuatan mereka, kepada Tersangka SH dan Tersangka EJP disangkakan Pasal 6c UURI Nomor 12 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Dok.jarrakpos/fri

Sementara itu, Direktur Sahabat Perempuan, Putri Andhani Prabasasi mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor ke kepolisian atau kepada pihaknya apabila mendapati tindak kekerasan seksual.

”Jangan takut untuk melapor apabila mengetahui kejadian atau menjadi korban tindak kekerasan seksual. Kami akan mendampingi dari awal hingga selesai,” imbaunya.

Kasatreskrim menambahkan, Polresta Magelang mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada. Agar diri dan keluarga terhindar dari perbuatan melanggar hukum termasuk tindak kekerasan seksual, baik sebagai pelaku maupun menjadi korbannya.

 

 

Editor : Feri

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP dan Pangdam IX/Udayana Sepakat Jaga Tata Ruang Bali untuk Generasi Mendatang

    Pansus TRAP dan Pangdam IX/Udayana Sepakat Jaga Tata Ruang Bali untuk Generasi Mendatang

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Komitmen menjaga masa depan Bali kian diperkuat melalui sinergi strategis antara Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali dengan jajaran Komando Daerah Militer IX/Udayana. Dalam audiensi yang digelar Senin (13/4/2026) di Makodam IX/Udayana, Denpasar, kedua pihak menegaskan kesepahaman untuk menjaga tata ruang Bali sebagai warisan bagi generasi […]

  • 81 Tahun Indonesia Merdeka: Harapan Generasi Muda di Tengah Zaman yang Terfragmentasi

    81 Tahun Indonesia Merdeka: Harapan Generasi Muda di Tengah Zaman yang Terfragmentasi

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Putu Wahyu Widiartana, S,H., M.H (Dosen Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Nasional) DENPASAR – Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka. Dalam sebuah diskusi kebangsaan pada peringatan kemerdekaan tahun ini, muncul satu kegelisahan: apakah generasi muda Indonesia sedang kehilangan harapan? Pertanyaan itu tidak dapat dijawab secara tergesa-gesa. Generasi muda hari ini hidup dalam lanskap sosial yang berbeda […]

  • Gubernur Koster Perpanjang Ganjil-Genap BBM hingga 23 Oktober, Klaim Antrean SPBU di Bali Mulai Normal

    Gubernur Koster Perpanjang Ganjil-Genap BBM hingga 23 Oktober, Klaim Antrean SPBU di Bali Mulai Normal

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Gubernur Bali Wayan Koster memutuskan memperpanjang kebijakan pengaturan kendaraan dengan sistem ganjil-genap untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) hingga Jumat, 23 Oktober 2026. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kelancaran distribusi BBM sekaligus memastikan kondisi antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali tetap terkendali. Koster menyampaikan hal tersebut dalam konferensi […]

  • Bali Mulai Persiapkan Pembangunan PSEL, Gubernur Koster Tinjau Langsung Pematangan Lahan

    Bali Mulai Persiapkan Pembangunan PSEL, Gubernur Koster Tinjau Langsung Pematangan Lahan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak meninjau Kick Off pematangan lahan lokasi Pengelohan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di lahan milik PT. Pelindo di Pesanggaran, Pedungan – Denpasar pada Jumat (22/5/2026) siang. Tampak juga hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Badung, Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Pangdam IX […]

  • Angin Kencang Disertai Hujan Es Terjadi di Yogya dan Sekitarnya

    Angin Kencang Disertai Hujan Es Terjadi di Yogya dan Sekitarnya

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 800
    • 0Komentar

    YOGYA,JARRAKPOS.COM — Hujan deras disertai butiran batu es melanda Kota Jogya, Selasa (11/3/2025) sore. Tak hanya itu angin juga bertiup sangat kencang. Sejumlah warga di Kota Jogja mengabadikan fenomena ini. Butiran es yang cukup besar jatuh di antara hujan air yang turun dengan deras, terjadi di pusat Kota Jogya di kawasan Tugu Pal Putih dan […]

  • Beredar Laporan Surat Permitaan Agar Jaksa Agung Lakukan Audit Bantuan Benih Padi di Jawa Barat

    Beredar Laporan Surat Permitaan Agar Jaksa Agung Lakukan Audit Bantuan Benih Padi di Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Beredar sebuah surat penting mengaku sekelompok petani yang berasal dari Jawa Barat melaporkan tentang adanya dugaan pengurangan tonase dalam penyaluran benih padi pada tahun 2020 sampai dengan 2025 kepada Jaksa Agung. Dalam isi surat tersebut, mereka meminta agar Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta jajaranya untuk memeriksa dan memanggil pihak yang terlibat dalam […]

expand_less