Breaking News
light_mode
Trending Tags

KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Jakarta – Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) resmi melaporkan ke Kortas Tipidkor Polri atas dugaan korupsi bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun Anggaran 2020-2022 untuk pengembangan tanaman Porang di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, yang merugikan keuangan negara Rp26 miliar, yang diduga melibatkan eks-Bupati Sidrap, Rusdi Masse, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, Hj. Haslinda Hasan SPD dan Andre Ade Alrif, dan Bupati Kabupaten Sidrap periode 2018-2023, Dollah Mando.

“KOSMAK optimis Kortas Tipidkor Polri bakal segera turun bertindak untuk mengusut dugaan korupsi ini. Karena, korupsi di sektor ketahanan pangan, merupakan prioritas utama Kortas Tipidkor dalam memberantas korupsi,” ujar Ronald Loblobly, Koordinator KOSMAK kepada wartawan yang menunggunya sejak pagi di Gedung Bareskrim Polri, Jumat 11 September 2026, usai menyerahkan laporan ke Kortas Tipidkor Polri.

Dugaan korupsi tersebut terindikasi seperti sudah direncanakan dengan matang. Sebagai tahap persiapan, diketahui pada tanggal 15 Mei 2020, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif diduga telah menyuruh istrinya bernama Hj. Haslinda Hasan SPD dan adik kandungnya, Andre Ade Alrif untuk mendirikan perusahaan PT Al Fatih Porang Indonesia, yang bergerak dalam bidang pertanian khusus pemilihan benih tanaman untuk pengembangbiakan, jasa pasca panen, penumpukan bibit/benih, pengendalian hama dan gulma.

Ronald menilai, gagasan pendirian PT Al Fatih Porang Indonesia diduga kuat merupakan hasil “permufakatan jahat” antara Menteri Pertanian (Mentan) kala itu Syahrul Yasin Limpo dan Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif yang membutuhkan “wadah” yang akan dipersiapan sebagai pelaksana program pengembangan tanaman Porang di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, dengan memakai anggaran bantuan dari Kementerian Pertanian sebesar Rp26 miliar.

“Berdasarkan Akta Nomor 3 yang dikeluarkan Notaris Andi Hariany, SH, M.Kn di Kota Pare-Pare, yang telah mendapatkan pengesahan sesuai SK AHU-0030586.AH.01.01. Tahun 2020, tanggal 02 Juli 2020, duduk sebagai Direktur PT Al Fatih Porang Indonesia, Andre Ade Alrif, sekaligus pemegang saham sebanyak 50% (100 lembar), dan Hj. Haslinda Hasan SPD selaku Komisaris dan pemegang saham 50% (100 lembar).Dalam perkembangan selanjutnya, tak butuh waktu lama, pada tanggal 28 Juli 2020, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan pertanian dengan total nilai Rp26 miliar kepada Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Prov. Sulawesi Selatan, guna membeli benih padi, jagung, pupuk, alat mesin pertanian (alsintan), pengembangan komoditas hortikultura dan pengembangan tanaman porang, yang dananya bersumber dari APBN,” jelasnya.

Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Prov. Sulawesi Selatan pada periode 2018-2023 dijabat oleh Dollah Mando. Sebelumnya ia menjadi Wakil saat Rusdi Masse Mappasessu menjadi Bupati. Kemudian, sesuai dengan skenario yang telah direncanakan, Bupati Dollah Mando menunjuk PT Al Fatih Porang Indonesia selaku pengelola dana bantuan pertanian Rp26 miliar tersebut.

Dalam pelaksanaannya bantuan dana tersebut, ternyata tidak disalurkan sepenuhnya kepada petani – tidak sesuai peruntukan. Melainkan diberikan dalam bentuk sarana produksi (saprodi) porang dengan mekanisme pinjaman atau pembayaran setelah panen (pay after harvest).

“Dalam praktiknya, petani diwajibkan untuk membayar kembali nilai sarana produksi yang diterima setelah memproleh hasil panen,” paparnya.

Berawal 2022

Pada 4 Januari 2022, PT Al Fatih Porang Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama Bagi Hasil dengan Kelompok Tani yang diwakili Lababa, alamat Bulu Tompo, dan Pengolah yang diwakili H. Yasin Ali (ayah kandung Syaharuddin Alrif), alamat Desa Tellumae, Watang Sidenreng, Kab. Sidrap.

Ronald menyebut, nilai sarana produksi yang diterima petani jauh lebih kecil dibandingkan dengan nilai dana bantuan yang dialokasi untuk program itu, yakni Rp26 miliar.

Terjadi dugaan korupsi atas bantuan pemerintah yang bersumber dari APBN itu, yang seharusnya menjadi hak penerima manfaat justru malah diperjualbelikan kepada petani melalui mekanisme pembayaran setelah panen. Sehingga mengakibatkan terjadi gagal panen termasuk dalam pengembangan tanaman porang hingga mencapai angka 95%.

Setelah bantuan senilai Rp26 miliar menguap, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif yang merupakan loyalis RMS itu dengan lihai kemudian bersiasat mencari perlindungan politik. Ia berhasil menjerat sejumlah orang di dekat lingkaran Ketua Umum DPP Nasdem, Surya Paloh (SP) yang dijerumuskan masuk ke dalam jajaran pemegang saham PT Al Fatih Porang Indonesia. Sehingga pada 20 Oktober 2023, susunan pengurus dan pemegang saham PT Al Fatih Porang Indonesia mengalami perubahan.

Berdasarkan Akta No. 08 yang dikeluarkan Notaris Zamrah Puspa Dewi, SH, M.Kn di Kota Kab. Sidrap, 20 Oktober 2023 tersebut, tercatat PT Javanesia Prestama Indonesia masuk sebagai pemegang 870 lembar saham. Pemegang saham lain tercatat nama Hj. Haslindah Hasan sebanyak 830 lembar saham, dan Lukman Hakim 300 lembar saham.

Korporasi PT Javanesia Prestama Indonesia, berdasarkan Akta No. 21 yang dikeluarkan Notaris Dede Tresnawati, M.Kn, tanggal 20 September 2022 di Kab. Karawang, tercatat nama-nama tokoh yang dikenal dekat dengan SP itu, yakni Andri Boenjamin (Komisaris Utama), Andiranto Kosaso Kho (135 saham), Martin Minar Widjaja (Direktur) (135 lembar saham), PT Sentra Agro Raharja (1260 lembar saham), Ruddy Samuel (Direktur Utama), Steven Santoso (135 lembar saham), Suriawikarta (Komisaris) (135 lembar saham). Tokoh-tokoh itu tidak pernah menyadari bahwa PT Al Fatih Porang Indonesia potential suspect menjadi tersangka korporasi.

Seorang pengamat politik di Makassar memprediksi, apabila dugaan korupsi bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun Anggaran 2020-2022 untuk pengembangan tanaman Porang di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, yang merugikan keuangan negara Rp26 miliar itu berlanjut hingga ada penetapan tersangka, maka kasusnya akan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap Partai Nasdem di Sulawesi Selatan.

“Kalau sudah begitu, sebagai politisi yang dikenal loyalis RMS, sangat mungkin Syaharuddin Alrif tak lama lagi akan ikut loncat ke Partai PSI. Itu hanya soal waktu saja,” tukasnya.

Terdapat Perbuatan Melawan Hukum yang Berakibat Terjadi Kerugian Keuangan Negara

Berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tanggal 1 April 2013, Bupati Kabupaten Sidrap, Dollah Mando wajib melaksanakan sendiri kegiatan penyaluran pupuk bersubsidi hanya kepada kelompok tani/petani sebagai konsumen akhir sesuai lingkup wilayah tanggung jawabnya. Dengan berdasarkan prinsip 6 (enam) tepat, yaitu: tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu dan tepat mutu di lini IV kepada petani dan/atau tani berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Namun faktanya PT Al Fatih Porang Indonesia malah ditunjuk sebagai pelaksana penyaluran bantuan Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2020-2022 yang berujung terjadinya kegagalan hingga mencapai angka 90%.

“Para pelaku dapat dipandang telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, yang merugikan keuangan negara sebanyak Rp 26 miliar. Serta merugikan petani kecil yang tidak mendapatkan hak atas penyaluran bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun Anggaran 2020-2022 untuk pengembangan tanaman Porang di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Bantuan itu diberikan dalam bentuk sarana produksi (saprodi) porang dengan mekanisme pinjaman atau pembayaran setelah panen (pay after harvest). Ironisnya petani malah diwajibkan membayar kembali nilai sarana produksi yang diterima setelah memeproleh hasil panen,” pungkas Ronald.

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Buronan Interpol Asal Rumania Terkait Kasus Pembunuhan

    Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Buronan Interpol Asal Rumania Terkait Kasus Pembunuhan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai melakukan deportasi terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rumania berinisial CCZ, Selasa malam, 20 Januari 2026.  WNA tersebut merupakan buronan Interpol Red Notice dan termasuk dalam daftar orang paling dicari di negara asalnya. CCZ diketahui terlibat dalam kasus perampokan yang disertai pembunuhan di […]

  • Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Gung Cok Minta Himbauan Jarak Penjor Tidak Singgung Tradisi Bali, Soroti Kabel PLN di Depan Rumah

    Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Gung Cok Minta Himbauan Jarak Penjor Tidak Singgung Tradisi Bali, Soroti Kabel PLN di Depan Rumah

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka SE (Gung Cok), memberikan tanggapan terkait polemik himbauan PLN mengenai jarak aman pemasangan penjor dari kabel listrik. Ia menilai himbauan tersebut sah secara teknis, namun berpotensi menimbulkan masalah baru jika tidak mempertimbangkan aspek adat dan tradisi masyarakat Bali. Menurut Gung Cok, edukasi […]

  • Kapolres Willy Pimpin Langsung Sertijab Kasatlantas Kuningan

    Kapolres Willy Pimpin Langsung Sertijab Kasatlantas Kuningan

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Jabatan Kasat Lantas Polres Kuningan berganti, dari AKP Sigit Suhartanto digantikan oleh AKP Yudha Satyo R dalam upacara sertijab. Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian memimpin langsung sertijab yang berlangsung di lapangan upacara Mapolres Kuningan, Jum’at (17/01/2025). “Serah terima jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi, bahkan semua personel Polri pasti pernah mengalaminya. […]

  • Salah satu Ponpes Di Cirebon Terbakar Hebat.

    Salah satu Ponpes Di Cirebon Terbakar Hebat.

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com.id – Telah terjadi kebakaran hebat di sebuah bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Sirijussuadai di Dusun 04 Rt 001, Rw 007, Gedongan yang ada di  Desa Ender Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Selasa 1/4/25 Menurut informasi Saksi mata bernama Abdurarrohim, kebakaran terjadi kurang lebih sekitar jam 02: 00 wib yang sedang membakar ruangan asrama santri. Melihat […]

  • Demam Piala Dunia 2026 Dongkrak Ekonomi Rakyat, TNI AD Gelar Nobar di 25 Ribu Titik, Tabanan Ikut Bergeliat

    Demam Piala Dunia 2026 Dongkrak Ekonomi Rakyat, TNI AD Gelar Nobar di 25 Ribu Titik, Tabanan Ikut Bergeliat

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR – Euforia Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menyatukan jutaan pecinta sepak bola di Indonesia, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Nonton bareng (nobar) yang digelar secara masif oleh TNI Angkatan Darat bersama TVRI terbukti mampu menghadirkan hiburan sekaligus mendorong aktivitas usaha mikro di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Tabanan, Bali. Berdasarkan rekapitulasi pelaksanaan […]

  • Sinergi Kuat Polda Bali–Pansus TRAP DPRD Bali, Tata Ruang dan Aset Jadi Fokus Pengawalan

    Sinergi Kuat Polda Bali–Pansus TRAP DPRD Bali, Tata Ruang dan Aset Jadi Fokus Pengawalan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali, Selasa (14/4/2026), di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran. Audiensi dipimpin Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha, S.H., M.H bersama […]

expand_less