Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Komitmen Usman Husin Perbanyak Sumur Bor di NTT Optimis Tingkatkan Produksi Pertanian Menuju Swasembada Pangan

Komitmen Usman Husin Perbanyak Sumur Bor di NTT Optimis Tingkatkan Produksi Pertanian Menuju Swasembada Pangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • visibility 363
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NTT, Jarrakpos.com- Ketulusan hati melayani masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi spirit pengabdian dari Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin.

Komitmen melayani masyarakat bukan semata-mata hanya habis dijanji, namun sebagai anggota DPR RI dapil NTT, Usman Husin mewujudkan itu lewat berbagai hal yang bermanfaat untuk masyarakat.

Salah satunya yang sedang gencar dilakukannya saat ini yakni perbanyak sumur bor diwilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, mengatakan, salah satu solusi dalam mengatasi masalah ketersediaan air yang cukup untuk lahan pertanian adalah dengan memanfaatkan sumber air tanah.

Caranya adalah, memperbanyak sumur bor di lokasi dekat lahan pertanian atau persawahan.

Dengan kondisi curah hujan yang rendah, maka ketersediaan air untuk kebutuhan usaha pertanian di wilayah Provinsi NTT, terutama wilayah Pulau Timor, Pulau Sumba, serta Sabu-Raijua dan Rote Ndao, menjadi sulit terpenuhi.

“Embung-embung dan bahkan bendungan yang kita miliki cenderung berkurang debit airnya saat musim kemarau tiba. Selain karena kemungkinan air ada yang meresap ke dalam tanah, juga penguapan akibat suhu panas atau teriknya matahari,” jelas Usman Husin, (8/2/2025).

Selain itu, kata Usman Husin, bisa juga karena air meresap dan atau menguap akibat panas matahari ketika melewati saluran irigasi.

“Karena itu, salah satu Solusi mengatasi masalah suplai air atau ketersediaan air untuk lahan pertanian adalah dengan memperbanyak sumur bor. Dicari titik-titik di sekitar lahan pertanian yang memiliki sumber air tanah, lalu dibor dan disedot air tanahnya,” kata Usman Husin.

Karena menurut usman Husin, ketersediaan air menjadi masalah utama usaha pertanian di wilayah Provinsi NTT selama ini, terutama wilayah Pulau Timor, Sumba, Rote Ndao dan juga Sabu Raijua. Kalau air tersedia cukup, lalu ditunjang dengan penggunaan peralatan atau mesin pertanian, menggunakan bibit tanaman yang unggul, ketersediaan pupuk yang cukup, obat pembasmihan hama yang tersedia, dan tenaga kerja yang cukup, hasilnya pasti berhasil.

“Karena itulah kami akan mendorong upaya memperbanyak sumur bor sebagai sumber air baru untuk lahan pertanian, demi mendukung suksesnya swasembada panggan sesuai Program Pemerintahan Presiden Prabowo. Tentunya dengan tetap memantau ketersediaan pupuk subsidi bagi petani, penggunaan bibit tanaman yang unggul, obat pembasmi hama dan penggunaan alata tau mesin pertanian,” pungkas Usman Husin.***

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Jakarta Pusat Gelar Tausiyah

    Kejari Jakarta Pusat Gelar Tausiyah

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat mengadakan acara tausiyah yang bertujuan untuk mempersiapkan diri secara spiritual. Acara yang bertemakan “Hidup dan Sejahtera dengan Memaknai Bulan Ramadhan” ini berlangsung di Aula HM. Prasetyo, Lantai V, Gedung Kejari Jakarta Pusat, Jalan Merpati Blok B-XII No. 5, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada […]

  • Lewat Syair Qasidah Lasqi NJ Susun Direktori Tokoh-tokoh Islam di Jawa Barat

    Lewat Syair Qasidah Lasqi NJ Susun Direktori Tokoh-tokoh Islam di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com SUMEDANG – Lembaga Seni Qosidah Indonesia (Lasqi) Nusantara Jaya Jawa Barat gerak cepat (Gercep) umumkan inisiatif terbarunya untuk menyusun direktori tokoh-tokoh Islam berpengaruh di Jawa Barat melalui medium syair qasidah. Proyek ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya dan sejarah Islam di wilayah Jawa Barat, sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan seni qasidah kepada generasi muda. Hal itu […]

  • Kisruh Tanah 15 Hektare di Badung, Pansus TRAP DPRD Bali Minta Transparansi dan Aksi Nyata

    Kisruh Tanah 15 Hektare di Badung, Pansus TRAP DPRD Bali Minta Transparansi dan Aksi Nyata

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus Tata Ruang Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menyoroti polemik pensertifikatan tanah di Desa Pecatu dan Desa Sempidi, Kabupaten Badung, yang hingga kini dinilai berlarut-larut tanpa kepastian. Turut hadir, Ketua Pansus TRAP Dr (c) I Made Supartha SH MH., Wakil Ketua Pansus Anak Agung Bagus Tri Candra […]

  • Langgar Tata Ruang, Puluhan Villa di Babakan Canggu Dihentikan Sementara

    Langgar Tata Ruang, Puluhan Villa di Babakan Canggu Dihentikan Sementara

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Tim Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali menghentikan sementara operasional serta pembangunan sekitar 30 unit vila di kawasan Babakan Canggu, Kabupaten Badung, Selasa, 30 Desember 2025. Penghentian dilakukan saat inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tersebut. Langkah tegas ini diambil, karena bangunan vila tersebut diketahui berdiri […]

  • Gawat, Kabel dan Jaringan Wifi di Bonongleles Cibadak Ancam Warga

    Gawat, Kabel dan Jaringan Wifi di Bonongleles Cibadak Ancam Warga

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Banten soroti keberadaan kabel internet yang Semrawut di Kampung Pancur, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Diduga Milik Perusahaan JIE NET. Hal tersebut terlihat selama ini kabel internet yang ada di lokasi dipasang sembarang tanpa mengindahkan unsur estetika keindahan tata ruang. Pemasangan kabel wifi di Kampung Pancur disinyalir […]

  • Universitas Pertama di Kuningan “UNIKU” Resmi Miliki Lembaga Sertifikat Profesi (LSP)

    Universitas Pertama di Kuningan “UNIKU” Resmi Miliki Lembaga Sertifikat Profesi (LSP)

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Universitas Kuningan (Uniku) secara resmi miliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Proses resminya lembaga sertifikasi kampus pertama di Kabupaten Kuningan itu, ditandai dengan hadirnya perwakilan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pusat Arifatun Nurjannah di kampus tersebut. Kehadiran perwakilan BNSP ke kampus kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan itu, untuk melakukan Witness atau Penyaksian Uji […]

expand_less