Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pansus TRAP DPRD Bali Pastikan Kavling Pinggir Tebing Nusa Penida Masih Disegel, Retakan Serius Ditemukan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Proyek kavling yang berada persis di tepi jurang dekat kawasan Pantai Kelingking, Nusa Penida, kembali menjadi sorotan serius DPRD Bali. Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP), Dr (c) I Made Supartha S.H M.H., mengungkapkan bahwa area tersebut sudah disegel dan hingga Kamis, 4 Desember 2025 statusnya masih belum dibuka kembali.

Selain kaget dengan isu proyek lift kaca di lokasi wisata tersebut, Pansus mendapati belasan kavling yang posisinya berada di bibir jurang dengan kondisi lahan menunjukkan tanda bahaya. Selama inspeksi mendadak, ditemukan keretakan dan tanah mengalami ambles yang berpotensi menimbulkan risiko longsor.

“Sedikitnya 13 unit kavling yang sudah terjual kepada masyarakat berada di area berisiko tinggi longsor. Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, tanah di beberapa titik terlihat ambles dan retak memanjang di tepi jurang sedalam belasan meter,” ungkap Made Supartha politisi asal Partai bermoncong putih ini.

Menurutnya, kondisi tersebut telah melanggar aturan tata ruang dan mengancam keselamatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa praktik pembangunan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap regulasi lingkungan dan permukiman.

“Selain melanggar larangan membangun di bibir jurang, proyek ini juga menyalahi ketentuan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman,” tegas Made Supartha politisi asal Dajan Peken Tabanan ini.

Pansus TRAP DPRD Bali juga menengarai bahwa proses perizinan kavling diduga cacat administrasi karena tidak melalui kajian lingkungan seperti AMDAL yang seharusnya menjadi syarat mutlak. Pemerintah Provinsi Bali pun diminta membekukan izin pengembang yang terkait.

Temuan pelanggaran serupa juga ditemukan di Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Pada 2 Desember 2025, Pansus menjumpai sedikitnya 13 bangunan yang berdiri tanpa mengikuti aturan dan dinilai dapat merusak keaslian kawasan warisan dunia UNESCO tersebut.

“Temuan ini sangat mengejutkan. Kami menemukan ada 13 pelanggaran yang berpotensi merusak kawasan Jatiluwih. Sebagai kawasan yang diakui dunia, sudah seharusnya Jatiluwih dilindungi dari segala bentuk kegiatan yang dapat mengancam kelestariannya,” kata Made Supartha.

Dengan temuan beruntun ini, Pansus TRAP DPRD Bali meminta seluruh pihak patuh terhadap aturan dan ikut menjaga kawasan wisata yang memiliki nilai budaya dan lingkungan internasional. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bagikan Takjil Gratis di Pos Kotis Perbatasan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bagikan Takjil Gratis di Pos Kotis Perbatasan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 751
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonarmed 11 Kostrad, Pos Kotis, melaksanakan aksi sosial dengan membagikan ratusan takjil gratis kepada masyarakat yang berada di wilayah perbatasan. Kegiatan ini berlangsung di depan Pos Komando Taktis (Kotis) dan di sekitar Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara. Kamis(27/3/2025). Komandan Satgas Pamtas […]

  • Skandal Wantilan Tukadaya: Dana Rp630 Juta Diduga Dipangkas, Nama Oknum Anggota DPRD Jembrana Terseret

    Skandal Wantilan Tukadaya: Dana Rp630 Juta Diduga Dipangkas, Nama Oknum Anggota DPRD Jembrana Terseret

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Bali – Kasus dugaan korupsi pembangunan Wantilan Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, mulai membuka tabir baru. Proyek yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2023 senilai Rp630 juta itu hingga kini tak kunjung rampung dan justru menyeret nama seorang oknum anggota DPRD Jembrana. Bangunan wantilan yang sejatinya menjadi fasilitas […]

  • Insiden Kejurda Silat, Ketua IPSI Sumut Dilaporkan ke Polisi

    Insiden Kejurda Silat, Ketua IPSI Sumut Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    Medan – Insiden yang menewaskan pesilat dari perguruan Tapak Suci Said Ali Rabbani asal Tapteng di GOR Lubuk Pakam, 12-16 Pebruari 2025 berbuntut. Aliansi Masyarakat Peduli Pencak Silat Sumatera Utara melaporkan ketua umum IPSI Sumut 2020-204 Dahliana ke Poldasu. Ini terlihat dari laporan Aliansi Masyarakat Pencak silat tanggal 22 Pebruari 2025 dan diterima sekretariat staf […]

  • Dispora Ucapkan Selamat Kepada Irwan Alwi Jabat Ketum PP PBFI

    Dispora Ucapkan Selamat Kepada Irwan Alwi Jabat Ketum PP PBFI

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar
  • Dipimpin Langsung Dandim, Kodim 1611/Badung Gelar Upacara Militer Pelepasan Jenazah Almarhum Peltu A. Agung Gede Putra Wirata.

    Dipimpin Langsung Dandim, Kodim 1611/Badung Gelar Upacara Militer Pelepasan Jenazah Almarhum Peltu A. Agung Gede Putra Wirata.

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 41
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com – Suasana duka dan kekhusyukan menyelimuti Rumah Duka di Jalan Lettu Wayan Sutha, Sukawati, Gianyar, pada Kamis, 30 Juli 2026. Kodim 1611/Badung melaksanakan upacara militer pemberangkatan dan perabuan jenazah Almarhum Peltu Anak Agung Gede Putra Wirata, personel Kodim 1611/Badung yang telah berpulang ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Almarhum meninggal dunia di […]

  • Dede Yusuf Persilahkan APH Telusuri Polemik Pager Laut di Tangerang

    Dede Yusuf Persilahkan APH Telusuri Polemik Pager Laut di Tangerang

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf mengomentari polemik pagar laut yang berbuntut pemecatan kepada oknum pejabat di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Menurut Dede, pihaknya menyerahkan tindakan di ranah pidana kasus sertifikat pagar laut ini kepada aparat penegak hukum. “Apakah bisa ATR BPN memberikan tindakan hukum kepada […]

expand_less