TMMD Sekardadi Ditutup, I Komang Carles Dorong Percepatan Pembangunan Desa yang Merata
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANGLI – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2026 di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, resmi ditutup, Kamis (13/8/2026). Momentum penutupan yang dipusatkan di Kotis TMMD 129 tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Komang Carles, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Ketua Pengadilan Negeri Bangli, Kapolres Bangli, Kepala Kejaksaan Negeri Bangli, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Kintamani, serta Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa.
Program TMMD menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah perdesaan. Tidak hanya menyasar pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan TMMD di Desa Sekardadi. Menurutnya, pembangunan desa secara berkelanjutan tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kolaborasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan TMMD ini. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat mempercepat pembangunan secara merata dan berkeadilan, sehingga masyarakat benar-benar dapat merasakan hasil pembangunan tersebut,” ujar I Komang Carles usai menghadiri acara penutupan.
Ia menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan. Dukungan berbagai pihak dibutuhkan agar pembangunan dapat menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga peningkatan aktivitas ekonomi.
Salah satu hasil pembangunan yang mendapat perhatian I Komang Carles adalah pembuatan rabat beton dalam rangkaian program TMMD. Infrastruktur tersebut dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membuka dan memperlancar akses transportasi.
Menurutnya, keberadaan jalan yang lebih baik akan memudahkan mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi barang dan hasil pertanian. Dengan akses transportasi yang semakin mudah, diharapkan biaya angkut dapat ditekan dan nilai ekonomis produk pertanian masyarakat ikut meningkat.
“Pembangunan rabat beton ini tentu sangat positif karena dapat memudahkan akses masyarakat, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun mengangkut hasil pertanian. Dengan akses yang semakin lancar, diharapkan perekonomian masyarakat juga semakin berkembang,” katanya.
I Komang Carles berharap semangat gotong royong yang terbangun melalui TMMD dapat terus dilanjutkan setelah program berakhir. Menurutnya, pembangunan desa membutuhkan kesinambungan, sehingga hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama dapat dipelihara dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Penutupan TMMD di Desa Sekardadi sekaligus menjadi gambaran pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah. Dengan sinergi antara TNI, pemerintah, DPRD dan masyarakat, percepatan pembangunan di desa diharapkan mampu berjalan lebih efektif, merata dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangli.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar