Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Ini Penjelasan Bu Guru Terkait Vidio yang Beredar

Ini Penjelasan Bu Guru Terkait Vidio yang Beredar

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
  • visibility 293
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SRAGEN,JARRAKPOS.COM – Gara-gara sebuah video yang beredar tanpa keterangan apapun, Anggrek Anggarayani, seorang guru SMA swasta di Sukodono, Sragen, dihakimi dan dihujat netizen di media sosial.

Video itu menampilkan momen saat Anggrek menggunting kemeja seorang siswanya.

Netizen pun menghujat Anggrek sebagai guru yang tak menghargai perjuangan orangtua murid membelikan anaknya seragam sekolah.

Padahal, ada cerita yang tak diketahui netizen.

Dihubungi Media, Anggrek mengatakan, aksinya itu ternyata melakukan permintaan orangtua si murid.

Ia mengatakan, murid di dalam video itu adalah siswa pindahan.

Ia ngotot memakai seragam dari sekolah lama yang sudah dicoret-coret serta tak sesuai ketentuan.

Apalagi, ada tulisan di kemeja siswanya itu yang tak pantas dibaca atau ditulis seorang siswa sekolah.

Anggrek sudah menegur baik-baik ke siswa tersebut, tapi tak diindahkan.

Ia kemudian menanyakan hal ini ke orangtua murid.

Ternyata, siswa itu sudah dibelikan seragam baru, tapi memang bocah itu membangkang tak mau memakainya.

Orangtua dari murid itu pun minta ke Bu Guru Anggrek, agar menggunting saja seragam anaknya.

Tujuannya, bila sudah sobek-sobek, tentu tak akan dipakai lagi.

Meski demikian, Anggrek tetap minta maaf bila aksinya itu jadi viral dan membuat dunia pendidikan Sragen ikut kena getah yang tak enak.

“Sebelumnya saya minta maaf atas kecerobohan, keteledoran, dan kelalaian saya, seharusnya itu tidak saya unggah. Tapi itu saya dokumentasi atas permintaan orang tua anak,” katanya kepada media.

“Itu sebagai bukti untuk, memang benar sudah saya potong (seragam), karena yang menyuruh memotong (seragam) itu adalah ibu dari siswa di dalam video. Rabu,(23/4/2025).

 

 

 

Editor : Feri

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arisan Online Twins_SJ Disorot, Puluhan Korban Rugi hingga Rp10 Miliar

    Arisan Online Twins_SJ Disorot, Puluhan Korban Rugi hingga Rp10 Miliar

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Praktik arisan online yang disertai dugaan investasi bodong kembali memicu keresahan masyarakat. Kali ini, grup WhatsApp bernama Twins_SJ menjadi sorotan setelah puluhan anggotanya mengaku mengalami kerugian dalam jumlah besar. Arisan tersebut diduga dikelola oleh seorang perempuan berinisial NNS (31), yang dikenal dengan nama Saska J. Ia disebut berasal dari Banjar Tegal Saat […]

  • Pansus TRAP Ungkap Risiko Besar Proyek JW Marriott Payangan, Dr. Somvir Sebut Nama Bali yang Dipertaruhkan

    Pansus TRAP Ungkap Risiko Besar Proyek JW Marriott Payangan, Dr. Somvir Sebut Nama Bali yang Dipertaruhkan

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com – Sikap tegas Pansus TRAP DPRD Bali kembali mencuat setelah penghentian sementara proyek JW Marriott Hotel, Restoran, dan Spa di Desa Puhu, Payangan, memunculkan perhatian publik. Wakil Sekretaris Pansus TRAP, Dr. Somvir, menilai bahwa persoalan utama bukan hanya pada aspek administrasi, melainkan risiko besar terhadap keselamatan lingkungan dan nama baik Bali. Menurutnya, proyek […]

  • Payudara Diraba- Raba saat Sedang USG, Dokter Kandungan Lecehkan Pasien

    Payudara Diraba- Raba saat Sedang USG, Dokter Kandungan Lecehkan Pasien

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    GARUT,JARRAKPOS.COM  – Jagat media sosial kembali digegerkan dengan dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter spesialis kandungan (obgyn) terhadap pasiennya. Kali ini, publik menyorot pada dr. Muhammad Syafril Firdaus, dokter spesialis obgyn yang praktik di salah satu klinik di Garut, Jawa Barat. Kasus ini pertama kali mencuat setelah dibagikan oleh seorang dokter gigi, […]

  • Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Gagalkan Tawuran

    Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Gagalkan Tawuran

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 680
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil menggagalkan aksi tawuran di Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Sabtu (11/1/2025) dinihari kira-kira pukul 03.40 WIB. Petugas juga mengamankan 4 orang yang diduga hendak tawuran, dan kedapatan membawa senjata tajam. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, jajarannya juga turut mengamankan berbagai […]

  • IARMI Sumut Tegas Dukung RUU TNI

    IARMI Sumut Tegas Dukung RUU TNI

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Medan -IARMI Sumatera Utara menilai pengesahan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) menjadi UU sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan nasional. Revisi ini merupakan upaya penting untuk memastikan pertahanan Indonesia tetap adaptif dan profesional di tengah tantangan geopolitik yang semakin kompleks. “Kami sebagai IARMI Sumut mendukung penuh pengesahan RUU TNI. Revisi UU TNI merupakan […]

  • Kajati DKJ Gerak Cepat Cegah Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola Pendapatan Daerah

    Kajati DKJ Gerak Cepat Cegah Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola Pendapatan Daerah

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Patris Yusrian Jaya menginisiasi terbentuknya Tim Terpadu Optimalisasi dan Perbaikan Tata Kelola Pendapatan Daerah Jakarta. Tujuannya, untuk melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana Korupsi terkait tata Kelola Pendapatan Daerah Khusus Jakarta. “Tujuannya untuk mencegah serta memperbaiki tata kelola agar penyimpangan tersebut tidak terjadi lagi, apabila masih terjadi […]

expand_less