Breaking News
light_mode
Trending Tags

Golkar Soroti Tata Kelola Pariwisata Bali, Gung Cok Dorong Moratorium Hotel dan Transparansi Pajak Wisatawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali memberikan sejumlah catatan strategis terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang tengah dibahas, yakni tentang Tata Kelola Usaha Pariwisata Bali Berkualitas serta perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Pandangan umum fraksi disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Bali, Selasa (14/4/2026), yang dibacakan oleh I Nyoman Wirya mewakili Ketua Fraksi Golkar, Agung Bagus Tricandra Arka yang akrab disapa Gung Cok.

Dalam pandangannya, Fraksi Golkar menyambut baik penyusunan Raperda Tata Kelola Usaha Pariwisata Bali Berkualitas sebagai langkah strategis dalam menjawab berbagai persoalan yang muncul akibat pesatnya perkembangan pariwisata di Pulau Dewata.

Fraksi menilai, regulasi ini penting untuk memperkuat penerapan konsep Tri Hita Karana dan Sad Kerthi dalam satu sistem tata kelola pariwisata yang terintegrasi berbasis wilayah, daya dukung lingkungan, serta perencanaan tata ruang yang jelas.

“Raperda ini menjadi momentum untuk menata kembali pariwisata Bali agar lebih berkualitas, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat lokal,” tegas Wirya saat membacakan pandangan fraksi.

Namun demikian, Golkar juga menyoroti sejumlah hal krusial. Di antaranya belum dimasukkannya sektor wisata spiritual dalam klasifikasi usaha pariwisata, serta potensi ketimpangan kebijakan pada sektor transportasi wisata yang dinilai belum mengakomodasi kendaraan roda dua.

Selain itu, kewajiban penggunaan biro perjalanan resmi bagi wisatawan juga menjadi perhatian. Fraksi mempertanyakan konsekuensi bagi wisatawan yang tidak mengikuti ketentuan tersebut, serta dampaknya terhadap fleksibilitas wisata.

Dalam aspek lingkungan, Fraksi Golkar menyoroti ketidakkonsistenan pengaturan larangan penggunaan plastik sekali pakai yang dinilai belum diterapkan secara menyeluruh di semua sektor pariwisata.

Ketua Fraksi Golkar, Gung Cok, melalui pandangan tersebut juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap pelaku lokal, termasuk kewajiban penggunaan produk dalam negeri, pemberdayaan SDM lokal minimal 70 persen di destinasi wisata, serta dorongan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai sebagai bagian dari pariwisata ramah lingkungan.

Tak hanya itu, Golkar secara tegas mengusulkan moratorium pembangunan hotel dan vila di Bali Selatan. Langkah ini dinilai penting untuk mengatasi over-supply, menekan alih fungsi lahan produktif, serta mengurangi tekanan terhadap lingkungan dan infrastruktur.

“Penataan pariwisata harus berorientasi kualitas, bukan sekadar kuantitas. Kita tidak bisa terus membiarkan pembangunan terkonsentrasi di satu wilayah,” menjadi penegasan sikap fraksi.

Sementara itu, terkait Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Fraksi Golkar mengapresiasi langkah pemerintah dalam melakukan penyesuaian tarif retribusi guna menciptakan sistem yang lebih adil, proporsional, dan sesuai dengan kondisi terkini.

Namun, fraksi juga menyoroti belum dilampirkannya rincian perubahan tarif dalam dokumen Raperda, sehingga dinilai menyulitkan dalam proses pembahasan.

Selain itu, Golkar mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana Pungutan Wisatawan Asing (PWA), termasuk melalui portal publik. Bahkan, fraksi mengusulkan pemberian souvenir kepada wisatawan yang telah membayar pungutan sebagai bagian dari peningkatan pengalaman wisata.

Fraksi juga menekankan pentingnya pembenahan layanan pariwisata secara menyeluruh, mulai dari pelayanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai pintu masuk utama wisatawan, hingga kebersihan dan kualitas destinasi wisata.

Di sisi lain, Golkar mengingatkan pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap wisatawan, termasuk etika berpakaian saat mengunjungi pura, guna menjaga kesucian tempat suci dan menghormati adat Bali.

Mengakhiri pandangannya, Fraksi Golkar menyatakan dukungan terhadap pembahasan lanjutan kedua Raperda tersebut dengan harapan dapat melahirkan regulasi yang implementatif, adil, serta mampu menjawab tantangan nyata di lapangan.

Sikap ini menegaskan komitmen Golkar dalam mendorong kebijakan yang tidak hanya memperkuat ekonomi daerah, tetapi juga menjaga keseimbangan antara pariwisata, budaya, dan kelestarian lingkungan Bali. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor UPMI Bali Nilai Sistem SPMB Sudah Tepat, Soroti Celah Jalur Domisili dan Apresiasi Implementasi Kadisdik Baru

    Rektor UPMI Bali Nilai Sistem SPMB Sudah Tepat, Soroti Celah Jalur Domisili dan Apresiasi Implementasi Kadisdik Baru

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DENPASAR – Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum, menilai sistem Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang diterapkan pemerintah pada dasarnya sudah berada di jalur yang benar. Menurutnya, konsep empat jalur penerimaan mampu menciptakan pemerataan kesempatan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan apabila dijalankan secara konsisten sesuai aturan. Hal […]

  • Ketua LKKS Kuningan Hj. Ela Helayati Resmi Dilantik

    Ketua LKKS Kuningan Hj. Ela Helayati Resmi Dilantik

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 680
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – LKKS memiliki peran sebagai mitra dalam pembangunan kesejahteraan sosial menuju Kuningan Melesat. Hal ini diutarakan Hj. Ela Helayati, S.Sos usai resmi dilantik sebagai Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan masa bakti 2025-2030 diikuti seluruh pengurus LKKS, oleh Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si di Pendopo Kuningan, Rabu (12/3/2025). Dalam […]

  • Serah terima Ketua PPK Indramayu: Semangat Baru untuk Kesejahteraan Keluarga.

    Serah terima Ketua PPK Indramayu: Semangat Baru untuk Kesejahteraan Keluarga.

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 878
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Indramayu di Gedung Aula PKK Indramayu pada Rabu (19/3/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Iim Nurahim. Prosesi ini menandai peralihan kepemimpinan dari […]

  • Polres Madina di Ramadan 1446 H: Baksos, Salat Tarawih dan Tadarus Bersama Masyarakat

    Polres Madina di Ramadan 1446 H: Baksos, Salat Tarawih dan Tadarus Bersama Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 744
    • 0Komentar

    MADINA – JarrakPos- Polres Mandailing Natal (Madina) dan pengurus Bhayangkari cabang Madina terus menggaungkan kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan lingkungan masyarakat pada bulan suci Ramadan 1446 Hijriyah. Dimulai pada hari ketiga Ramadan, Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh, SH SIK, para Pejabat Utama, Polsek jajaran, dan Bhayangkari memulai kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di Kelurahan […]

  • “Satyam Eva Jayate”: Pementasan Kolosal Bung Karno di Bali Jadi Ruang Edukasi Sejarah untuk Generasi Muda

    “Satyam Eva Jayate”: Pementasan Kolosal Bung Karno di Bali Jadi Ruang Edukasi Sejarah untuk Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR – DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali akan menggelar puncak Perayaan Bulan Bung Karno Tahun 2026 pada 6 Juni mendatang melalui pagelaran seni musik dan teater kolosal yang mengangkat perjalanan hidup Sang Proklamator, Soekarno. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Dharma Negara Alaya ini dirancang sebagai ruang edukasi sejarah kebangsaan sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai perjuangan Bung […]

  • “Kenapa Tidak Gunung Sampah Saja yang Ditukar Guling?” — Somvir Sentil BTID di Tengah Polemik Mangrove Bali

    “Kenapa Tidak Gunung Sampah Saja yang Ditukar Guling?” — Somvir Sentil BTID di Tengah Polemik Mangrove Bali

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Polemik tukar guling lahan mangrove yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (11/5). Namun di tengah pembahasan serius soal kawasan lindung, satu pernyataan tajam dari Wakil Sekretaris Pansus TRAP, Dr Somvir, […]

expand_less