Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tokoh Puri Grenceng Melaporkan Dugaan Bangunan Gedung Pancasila Melanggar

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Bangunan sebuah gedung yang menamakan diri sebagai “Gedung Pancasila” di Kota Denpasar menuai sorotan tajam. Mantan Anggota DPRD Kota Denpasar tiga periode, Ir. Anak Agung Susruta Ngurah Putra, melaporkan adanya dugaan pelanggaran serius terkait penyerobotan badan jalan publik dalam proses pembangunan gedung tersebut.

Susruta menyayangkan ironi yang terjadi, di mana gedung yang menyandang nama dasar negara justru diduga menabrak aturan hukum yang berlaku.

Kronologi Dugaan Penyerobotan Lahan
Berdasarkan data yang dihimpun, Susruta menjelaskan bahwa berdasarkan sertifikat dan Peta Land Consolidation (LC) yang memiliki kekuatan hukum tetap, lahan milik pengembang gedung tersebut seharusnya hanya memiliki lebar 4 meter. Namun, pada kenyataannya, bangunan berdiri dengan lebar mencapai 9 meter.

“Pertanyaan saya sederhana, apakah seseorang dibolehkan membangun di luar batas kepemilikan? Dia hanya punya tanah 4 meter, tapi membangun 9 meter. Masak tanah bisa tumbuh? Jelas ini mengambil 5 meter badan jalan,” ujar Susruta saat ditemui di Denpasar pada Selasa, 20 Januari 2026.

Akibat pembangunan tersebut, akses jalan yang seharusnya memiliki lebar 8 meter sesuai peta LC, kini hanya tersisa 3 meter. Kondisi ini sangat merugikan warga sekitar, termasuk keluarga Susruta yang memiliki lahan di area belakang gedung tersebut.

Menagih Komitmen Pansus TRAP DPRD Bali

Susruta mengaku telah menyerahkan seluruh dokumen dan bukti-bukti pendukung kepada Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali pada awal Januari lalu. Ia kini menagih janji Pansus yang sempat menyatakan akan menindak tegas pelanggar tata ruang tanpa pandang bulu.

“Saya menunggu komitmen Pansus TRAP yang menyatakan ‘siapapun bekingnya akan kita lawan’. Kami sudah masukkan data, dan saya siap dipanggil kapan saja untuk membuka permasalahan ini secara transparan agar masyarakat tahu,” tegasnya.

Ia berharap Pansus TRAP berani mengambil tindakan tegas sebagaimana yang pernah dilakukan pada kasus di Pantai Bingin.

“Jika terbukti salah, ambil tindakan. Mulai dari penyegelan hingga pembongkaran. Sebesar dan semewah apapun bangunannya, jika melanggar harus ditindak,” tambahnya.

Kritik Terhadap Pemerintah Kota Denpasar

Selain melaporkan ke pihak provinsi, Susruta juga mengkritik sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar yang terkesan lepas tangan. Menurutnya, pihak Pemkot seolah-olah menganggap lahan jalan tersebut bukan sebagai aset daerah.

Padahal, Susruta menekankan bahwa program LC adalah kerja sama antara Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan Pemerintah Daerah.

“Saya punya rekaman rapat di DPRD dulu, BPN menyatakan peta LC itu sudah berkekuatan hukum. Jadi Pemkot seharusnya tahu itu adalah akses jalan publik, bukan malah membiarkan,” pungkasnya.

Disisi lain pemilik Gedung Pancasila yang di kenal dengan Gus Marhaen saat di konfrimasi mengatakan dirinya siap akan menjelaskan dan membeberkan pada saat di panggil nanti oleh tim Pansus TRAP DPRD Bali.

” Ya nanti jika saya di panggil oleh tim pansus, saya akan jelaskan semuanya sejelas”a pada saat di panggil oleh pansus” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak instansi terkait di Pemkot Denpasar belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan penyerobotan badan jalan tersebut. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Rotasi dan Promosi Enam Pimpinan OPD Tekankan Kerja Cepat dan Lurus

    Gubernur Koster Rotasi dan Promosi Enam Pimpinan OPD Tekankan Kerja Cepat dan Lurus

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Pelantikan berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa, 3 Pebruari 2026. Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Gubernur Bali Nomor 175/04-C/HK/2026. Sejumlah pejabat yang dilantik merupakan hasil rotasi jabatan serta promosi dari pejabat administrator di […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Kawal Deportasi 121 PMI dari DTI Tawau, Malaysia

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Kawal Deportasi 121 PMI dari DTI Tawau, Malaysia

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 722
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Sebanyak 121 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari DTI Tawau, Malaysia, tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan. Pemulangan ini dikawal oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad untuk memastikan proses berjalan lancar dan aman. Proses deportasi dilakukan menggunakan kapal motor (KM), yakni KM Francis Express. Dari total PMI […]

  • Selama Desember 2024, Jumlah Penumpang Angkutan Laut di NTT Sebanyak 1.054.428 Orang

    Selama Desember 2024, Jumlah Penumpang Angkutan Laut di NTT Sebanyak 1.054.428 Orang

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat Jumlah penumpang angkutan laut pada Desember 2024 sebanyak 1.054.428 orang. Jumlah pelayaran angkutan laut pada Desember 2024 naik 2,08 persen jika dibandingkan dengan November 2024 dan naik 7,34 persen dari Desember 2023. Jumlah tersebut naik 70,40 persen jika dibanding November 2024 dan naik […]

  • Gedung Wakil Rakyat, Dikepung Tenaga Honorer

    Gedung Wakil Rakyat, Dikepung Tenaga Honorer

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Gedung DPRD Kabupaten Kuningan Jawabarat Kamis siang (16/01/2025) dikepung ratusan tenaga honorer yang tergabung dalam Forum Honorer R2 dan R3. Tenaga honorer ini menyuarakan tuntutan atas ketidakpastian status kepegawaian mereka. Ratusan peserta aksi ini mewakili ribuan tenaga honorer yang ada di Kuningan, mereka berasal dari berbagai profesi diantaranya guru, tenaga kesehatan, administrasi […]

  • Minyakita Palsu Beredar di Pasaran, Masyarakat Harus Waspada

    Minyakita Palsu Beredar di Pasaran, Masyarakat Harus Waspada

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.950
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Sejumlah pedagang di Pasar Cipete, Jakarta Selatan resah dengan beredarnya Minyakita palsu. Munculnya Minyakita palsu disebabkan karena stok langka dan harga yang sudah melambung tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan oleh pemerintah. Minyak goreng yang dikeluarkan pemerintah yakni Minyakita mulai langka. Di Pasar Cipete, para pedagang justru lebih sering mendapatkan […]

  • Aset UT Rp4,89 Miliar Masuk Pemprov Bali, Gubernur Koster Bidik Peningkatan APK Perguruan Tinggi.

    Aset UT Rp4,89 Miliar Masuk Pemprov Bali, Gubernur Koster Bidik Peningkatan APK Perguruan Tinggi.

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Universitas Terbuka (UT) Denpasar resmi mengembalikan lahan milik Pemerintah Provinsi Bali seluas 1.975 meter persegi yang berada di Jalan Gurita, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan. Pengembalian lahan tersebut sekaligus dibarengi dengan hibah gedung beserta berbagai peralatan dan mesin milik UT yang berada di atas lahan tersebut. Total nilai perolehan aset yang dihibahkan […]

expand_less