Breaking News
light_mode
Trending Tags

 Bali Butuh UMP Tertinggi, ARUN: “Harga Kamar Sama, Upah Jangan Jomplang”

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Sekretaris ARUN Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST., menegaskan bahwa Bali sebagai daerah pariwisata berbasis budaya membuat kebutuhan hidup masyarakat jauh lebih tinggi dibanding daerah lain. Ia menyebut, banyak kebutuhan pokok upacara dan adat justru bergantung pada pasokan luar daerah.

Menurutnya, barang-barang di pasaran kini banyak mengikuti harga internasional. “Mulai dari buah dan daging import termasuk janur yang datang dari luar Bali, “ujarnya.

Berkurangnya lahan pertanian yang dialihfungsikan menjadi hotel, villa, dan restoran membuat bahan upacara adat semakin terbatas dan mahal.

Harga bahan baku yang semakin tinggi tersebut, kata Agung Aryawan, tidak diimbangi dengan upah layak untuk masyarakat Bali, terutama para pekerja hotel dan sektor pariwisata. Kondisi ini bahkan disebut berdampak pada meningkatnya angka bunuh diri akibat tekanan ekonomi.

Ia menilai kepala daerah, baik Gubernur, Bupati dan Walikota seharusnya lebih memihak masyarakat kecil, khususnya buruh sektor pariwisata. Ia memberikan contoh hotel di Singapura yang mampu membayar upah minimal Rp 65 juta per bulan, sementara hotel yang sama membuka cabang di Bali dengan harga kamar serupa namun memberi upah jauh lebih rendah.

“Lucu dan tidak masuk akal jika harga kamar Hotel Singapura dan Bali yang sama, tapi membayar upah karyawan jauh jomplang,” tegasnya.

ARUN Bali juga menilai bahwa jika pemerintah daerah benar-benar berpihak pada rakyat, maka UMP Bali semestinya menjadi yang tertinggi di Indonesia. Ia merujuk laporan pemerintah daerah yang sering menonjolkan pertumbuhan ekonomi tinggi dan operasi pasar untuk menekan inflasi, yang menurutnya tidak efektif.

Bantuan-bantuan sementara seperti uang hari raya Rp 2 juta dari Badung juga dianggap tidak menyelesaikan akar masalah. “Slogan Badung sebagai Gumi Sugih/Kaya harusnya masyarakat mendapat Upah tertinggi Se Indonesia di Angka Rp 5,6 Juta Per Bulan bukan malahan hanya Rp 3,5 juta perbulan,” jelasnya. Ia bahkan menyebut Bogor sudah mencapai Rp 5,1 juta per bulan padahal sama-sama kawasan wisata.

Agung Aryawan menegaskan bahwa yang paling mendesak saat ini adalah menaikkan UMP atau UMK Bali dengan batas atas, berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi tertinggi. Menurutnya, himbauan pemerintah terkait beban biaya ajegkan adat dan budaya justru tidak diiringi dengan penyesuaian upah yang realistis untuk menutupi kebutuhan sebenarnya.

Ia menegaskan berbagai pengeluaran wajib seperti biaya les tari, pakaian endek, hingga program-program budaya seperti wana kerthi dan danu kerthi harus masuk dalam perhitungan kebutuhan hidup layak masyarakat Bali. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KRB Poros Bumi Ayu dan Yayasan Bumi Alam Hijau Gelar Seminar Lingkungan, Dorong Sinergi Industri dan Permukiman Sehat

    KRB Poros Bumi Ayu dan Yayasan Bumi Alam Hijau Gelar Seminar Lingkungan, Dorong Sinergi Industri dan Permukiman Sehat

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 20
    • 0Komentar

      DUMAI.Matakompas.com– Mendorong terwujudnya lingkungan permukiman yang sehat di tengah perkembangan kawasan industri menjadi perhatian serius berbagai pemangku kepentingan di Kota Dumai. Melalui kolaborasi insan pers dan pegiat lingkungan, Kantor Redaksi Bersama (KRB) Poros Bumi Ayu bersama Yayasan Bumi Alam Hijau menggelar Seminar Lingkungan bertema “Mewujudkan Lingkungan Permukiman yang Sehat di Sekitar Kawasan Industri”, Kamis […]

  • Bulan Bung Karno 2026, Alit Kelakan dan Made Supartha Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Perjuangan Sang Proklamator

    Bulan Bung Karno 2026, Alit Kelakan dan Made Supartha Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Perjuangan Sang Proklamator

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR – Semangat nasionalisme dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kembali digaungkan dalam Perayaan Bulan Bung Karno 2026 yang digelar di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Kota Denpasar, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang dihadiri kader PDI Perjuangan, tokoh masyarakat, seniman, mahasiswa, pelajar, komunitas budaya, hingga generasi muda Bali tersebut menjadi momentum memperkuat kembali semangat kebangsaan […]

  • Gubernur Koster Dorong Penguatan Perlindungan Masyarakat Adat, Baleg DPR RI Optimis RUU Tuntas 2026

    Gubernur Koster Dorong Penguatan Perlindungan Masyarakat Adat, Baleg DPR RI Optimis RUU Tuntas 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan masukan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Hukum Adat dalam Kunjungan Kerja Badan Legislatif DPR RI di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali pada Kamis (7/5). Usut punya usut RUU tentang Masyarakat Hukum Adat telah dirancang sejak 20 tahun silam namun masih belum bisa terselesaikan karena […]

  • Kolaborasi Untuk Ketahanan Pangan, Polres Kuningan dan Diskatan Gelar Panen Jagung

    Kolaborasi Untuk Ketahanan Pangan, Polres Kuningan dan Diskatan Gelar Panen Jagung

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Kepolisian Resort (Polres) Kuningan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, KPH Kuningan dan kelompok Tani Hutan Desa Cimulya menggelar kegiatan panen jagung di Lokasi Petak 88B-2 RPH Margamukti BKPH Ciledug Desa Cimulya Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan, Rabu (5/2/2025). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta […]

  • Dorong Kerajinan Bali Tembus Pasar Global, Putri Koster Bawa 23 IKM Bali ke Kriyanusa 2026 di Jakarta

    Dorong Kerajinan Bali Tembus Pasar Global, Putri Koster Bawa 23 IKM Bali ke Kriyanusa 2026 di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matacompas.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) Bali untuk terus memperkuat pasar lokal dan nasional sebagai pijakan menuju pasar internasional. Dorongan tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan 23 IKM binaan Dekranasda Bali dalam Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta International Convention […]

  • Berusia 14 Bulan Punya Anak: Notaris Lily Ditahan, IPW Minta Tahanan Kota

    Berusia 14 Bulan Punya Anak: Notaris Lily Ditahan, IPW Minta Tahanan Kota

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Matacompas.com Ternate – Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendatangi Polres Ternate, mengunjungi Notaris Lily Tomosoa yang ditahan menjadi korban praktik hukum penyidik Subdit III Dirtipideksus Bareskrim Polri yang menangani Laporan Polisi Nomor: LP/B/173/IV/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI, 11 April 2025 (“LP 173”). “Saya minta Kapolri memerintahkan penyidik untuk mengalihkan menjadi tahanan kota. Notaris Lily itu tidak […]

expand_less